Comscore Tracker

Bikin Pemanjat Tebing Gigit Jari, Ini 6 Fakta Unik Kambing Gunung 

Namanya kambing gunung, tapi bukan kambing?  

Di suatu wilayah bebatuan terjal di Amerika Utara, ratusan meter di atas permukaan tanah, ada satu spesies mamalia yang melintasi medan ekstrem dengan begitu ahlinya. Kakinya kokoh berdiri di atas bebatuan terjal yang licin. Ini membuatnya mudah melompat-lompat untuk mencari rerumputan atau meloloskan diri dari terkaman predator.

Namanya kambing gunung (Oreamnos americanus). Mereka mamalia berbulu tebal asli pegunungan Rocky, Amerika Utara. Nama mereka memang kambing. Fisik mereka juga seperti kambing. Namun, sejatinya kambing gunung bukanlah kambing. Bingung? Simak enam fakta unik dari si kambing gunung yang bikin para pemanjat tebing pada gigit jari berikut ini!

1. Namanya kambing, tapi bukan kambing

Bikin Pemanjat Tebing Gigit Jari, Ini 6 Fakta Unik Kambing Gunung commons.wikimedia.org/Eric Johnson

Biarpun namanya kambing gunung atau disebut mountain goat dalam bahasa Inggris, mamalia satu ini bukanlah kambing. Mereka ini satu-satunya spesies di genus Oreamnos. Hewan yang kita sebut kambing, seperti kambing liar dan kambing domestik, masuk dalam genus Capra.

Jadi, kambing gunung bukanlah kambing yang kita kenal, tapi merupakan mamalia yang berkerabat dekat dengan kambing karena keduanya masuk dalam subkeluarga yang sama, yakni Caprinae

2. Mamalia terbesar di ketinggian ribuan meter

Bikin Pemanjat Tebing Gigit Jari, Ini 6 Fakta Unik Kambing Gunung commons.wikimedia.org/Darklich14

Kalau kamu pergi ke Amerika Utara, tepatnya ke daerah pegunungan dan berbatu terjal, kamu perlu sering-sering mendongak untuk bisa menyaksikan sendiri mamalia satu ini.

Mengutip laman Animal Diversity Web, keberadaan kambing gunung ada di rata-rata ketinggian 2.300 meter atau 1.000--5.000 meter. Mereka jadi salah satu mamalia terbesar di ketinggian tersebut dengan bobot antara 56,8--81,8 kilogram.

3. Ahli panjat tebing

Bikin Pemanjat Tebing Gigit Jari, Ini 6 Fakta Unik Kambing Gunung commons.wikimedia.org/Diane Renkin (Yellowstone National Park, USA)

Kalau kamu bertanya-tanya bagaimana mereka bisa begitu ahli menelusuri daerah terjal berbatuan, kuncinya ada di bawah kaki mereka. Tapak kaki kambing gunung didesain khusus memiliki alas elastis seperti karet yang bertindak seperti pengisap kalau tertekan oleh beban, tutur laman Science Trek. Jari kaki mereka akan menyebar kalau menapak, jadi mereka bisa “mencengkeram” kuat pada permukaan yang terjal. 

Kaki yang pendek dan kuat juga tubuhnya yang kekar pun jadi kunci dari kelincahan dan keseimbangan kambing gunung. Mereka bisa lompat dari satu tebing ke tebing lain, bergelantungan di pinggir tebing, dan menarik tubuh hanya dengan dua kaki depannya. Hal ini bakal bikin pencinta adrenalin, khususnya pemanjat tebing, gigit jari. 

Baca Juga: 7 Hewan Ini Berkerabat dengan Hewan yang Gak Disangka, Bisa Tebak?

4. Bisa tebak umur lewat tanduk mereka!

Bikin Pemanjat Tebing Gigit Jari, Ini 6 Fakta Unik Kambing Gunung commons.wikimedia.org/Xocolatl

Kamu bisa memperkirakan umur kambing gunung melihat dari tanduknya. Laman National Forests mengungkapkan kalau setelah umurnya lewat 2 tahun, kamu bisa menebak umur kambing gunung dari lingkaran atau cincin yang ada pada tanduk mereka. Satu lingkaran atau cincin artinya satu tahun. Rata-rata, masa hidup kambing gunung antara 9--12 tahun. 

5. Dilapisi dua lapis bulu supaya gak kedinginan

Bikin Pemanjat Tebing Gigit Jari, Ini 6 Fakta Unik Kambing Gunung commons.wikimedia.org/Gillfoto

Tempat tinggal kambing gunung di ketinggian tentu saja bikin siapa pun menggigil. Namun, si ahli panjat tebing ini gak khawatir kalau musim dingin tiba. Pasalnya, mereka punya dua lapis bulu super tebal dan nyaman untuk melindungi tubuh dari hawa dingin.

Bulu lapisan dalam punya tekstur lebih lembut yang bertugas menyekat kehangatan tubuh supaya gak lolos. Sementara, bulu lapisan luar lebih tebal dan panjang untuk melindungi tubuh dari terpaan angin, hujan, dan salju. Kalau musim dingin berakhir, lapisan bulu luar inilah yang rontok.

6. Gak punya banyak predator

Bikin Pemanjat Tebing Gigit Jari, Ini 6 Fakta Unik Kambing Gunung commons.wikimedia.org/USDA NRCS

Gak mengherankan kalau kambing gunung gak punya banyak predator karena tempat tinggalnya bikin predator ganas ciut duluan.

Mengutip laman Animal Diversity Web, predator utama mereka yaitu singa gunung. Kucing liar besar satu ini bisa bergerak lincah melintasi medan terjal dan ukurannya cukup besar untuk bisa memangsa kambing gunung. Salah satu alasan kenapa kambing gunung lebih suka di ketinggian karena berada di dataran rendah sama saja memaparkan diri mereka pada lebih banyak predator. Ada beruang dan kawanan serigala yang menanti.

Di antara enam fakta unik di atas, mana nih yang paling menarik buatmu?

Baca Juga: 6 Fakta Tentang Hewan Menguap, Apakah Semua Hewan Melakukannya?

Ina Suraga Photo Verified Writer Ina Suraga

Business inquiries: suraga.ina@gmail.com

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Yudha

Berita Terkini Lainnya