Clark Vision. Diakses pada Oktober 2026. The True Color of the Pleiades Nebulosity
Royal Museums Greenwich. Diakses pada Oktober 2026. Stellar jewels: the Pleiades
Sky and Telescope. Diakses pada Oktober 2026. Meet the Pleiades, The Seven Sisters
Syfy. Diakses pada Oktober 2026. The pleiades Like You've Never Seen Them Before
Kenapa Pleiades Bisa Terlihat Berwarna Kebiruan? Ini Penjelasan Ilmiah

Pleiades atau Seven Sisters adalah gugusan bintang muda di rasi Taurus; beberapa bintang terangnya bertipe B, bersuhu tinggi, dan memancarkan cahaya biru hingga putih kebiruan.
Kabut biru di sekitar Pleiades merupakan nebula refleksi: debu antarbintang menghamburkan cahaya dari bintang-bintang panas, dengan cahaya berpanjang gelombang pendek tampak lebih dominan.
Mata telanjang umumnya hanya melihat titik-titik putih kebiruan, sedangkan teleskop dan astrofotografi pencahayaan panjang dapat menampilkan struktur debu serta kabut biru lebih jelas.
Saat melihat langit malam, kamu mungkin pernah memperhatikan sekumpulan bintang yang tampak berdekatan dan memiliki cahaya putih kebiruan. Gugusan ini dikenal sebagai Pleiades atau Seven Sisters. Berbeda dari banyak bintang yang terlihat putih atau kekuningan, bintang-bintang paling terang di Pleiades memiliki warna yang cenderung biru. Penampilannya semakin menarik ketika diamati melalui teleskop atau dalam foto astronomi yang memperlihatkan kabut kebiruan di sekelilingnya.
Warna tersebut bukan sekadar efek kamera atau ilusi mata. Ada penjelasan ilmiah di balik penampilan Pleiades, mulai dari suhu permukaan bintang hingga interaksi cahaya dengan debu antarbintang. Kedua faktor ini berperan dalam menciptakan tampilan khas gugusan bintang tersebut. Lantas, kenapa Pleiades bisa terlihat berwarna kebiruan, dan dari mana asal kabut biru yang menyelimutinya?
1. Pleiades merupakan gugusan bintang muda dan panas
Pleiades, yang juga dikenal sebagai Messier 45 atau Seven Sisters, merupakan gugusan bintang terbuka di rasi Taurus. Gugusan ini terdiri atas ratusan bintang yang terikat oleh gravitasi, meskipun hanya beberapa di antaranya yang mudah dilihat dengan mata telanjang. Usianya diperkirakan sekitar 100 juta tahun, tergolong muda jika dibandingkan dengan Matahari yang berusia sekitar 4,6 miliar tahun.
Sebagian bintang paling terang di Pleiades termasuk dalam tipe spektral B. Bintang-bintang ini memiliki suhu permukaan yang tinggi sehingga memancarkan cahaya dengan dominasi warna biru hingga putih kebiruan. Karakteristik tersebut menjadi salah satu alasan utama Pleiades terlihat berbeda dari gugusan bintang yang didominasi bintang-bintang lebih dingin.
2. Suhu permukaan bintang memengaruhi warnanya
Warna bintang berkaitan erat dengan suhu permukaannya. Bintang yang lebih panas cenderung memancarkan lebih banyak energi pada panjang gelombang yang lebih pendek, termasuk wilayah biru dalam spektrum cahaya tampak. Sebaliknya, bintang yang lebih dingin cenderung terlihat kuning, jingga, atau merah.
Prinsip ini juga menjelaskan penampilan bintang-bintang di Pleiades. Karena beberapa anggota paling terang memiliki suhu permukaan yang tinggi, cahaya yang sampai ke Bumi tampak biru keputihan. Warna tersebut bukan berarti bintangnya benar-benar mengandung pigmen biru, melainkan hasil dari karakteristik radiasi yang dipancarkannya.
Selain panas, bintang-bintang terang di Pleiades juga memiliki luminositas tinggi, yaitu kemampuan memancarkan energi dalam bentuk cahaya. Kombinasi suhu tinggi dan kecerahan ini membuat gugusan tersebut mudah dikenali di langit malam yang cukup gelap. Dengan bantuan teropong atau teleskop kecil, beberapa bintang utamanya dapat terlihat lebih jelas.
3. Debu antarbintang membuat Pleiades tampak seperti diselimuti kabut biru

ilustrasi gugus bintang Pleiades (pexels.com/Luis Felipe Alburquerque Briganti) Warna kebiruan Pleiades tidak hanya berasal dari bintang-bintangnya. Di sekitar gugusan ini terdapat material antarbintang berupa gas dan debu yang tampak ketika diterangi cahaya bintang. Material tersebut bukan sumber cahaya utama, tetapi dapat membuat wilayah di sekitar bintang terlihat seperti memiliki selubung bercahaya.
Fenomena ini dikenal sebagai nebula refleksi. Berbeda dari nebula emisi yang memancarkan cahaya melalui proses fisik pada gasnya, nebula refleksi terlihat karena partikel debu menghamburkan cahaya dari bintang-bintang di sekitarnya. Pada Pleiades, cahaya dari bintang-bintang panas berinteraksi dengan debu tersebut sehingga menghasilkan tampilan kebiruan.
Debu yang terlihat di sekitar Pleiades juga tidak selalu merupakan sisa langsung dari proses pembentukan gugusan itu. Pleiades diketahui sedang melintasi wilayah ruang antarbintang yang mengandung debu. Ketika material tersebut diterangi oleh bintang-bintang terang, keberadaannya menjadi lebih mudah diamati.
4. Hamburan cahaya biru mirip dengan proses yang membuat langit Bumi berwarna biru
Lalu, mengapa debu antarbintang membuat Pleiades terlihat biru, bukan merah atau jingga? Jawabannya berkaitan dengan proses yang disebut hamburan cahaya. Dalam kondisi tertentu, partikel-partikel kecil menghamburkan cahaya dengan panjang gelombang pendek secara lebih efektif daripada cahaya dengan panjang gelombang lebih panjang.
Prinsip serupa terjadi di atmosfer Bumi. Molekul udara menghamburkan cahaya biru dari Matahari lebih kuat daripada cahaya merah, sehingga langit pada siang hari tampak biru. Namun, mekanisme fisiknya tidak sepenuhnya sama. Di atmosfer Bumi, hamburan Rayleigh oleh molekul udara menjadi faktor utama, sedangkan pada nebula refleksi seperti di Pleiades, hamburan oleh partikel debu antarbintang berperan penting.
Ketika cahaya dari bintang-bintang panas mengenai debu tersebut, sebagian cahaya dihamburkan ke berbagai arah, termasuk menuju Bumi. Karena cahaya biru lebih dominan dalam cahaya yang dihamburkan pada kondisi ini, wilayah di sekitar bintang tampak memiliki kabut biru. Efek tersebut membuat Pleiades terlihat semakin menarik ketika dipotret menggunakan teknik astrofotografi.
5. Mengapa warnanya lebih terlihat dalam foto astronomi?
Meskipun sering digambarkan berwarna biru terang, Pleiades yang dilihat langsung dengan mata telanjang biasanya tampak sebagai kumpulan titik cahaya putih kebiruan. Kabut di sekeliling bintang-bintangnya juga sulit terlihat tanpa kondisi pengamatan yang mendukung. Hal ini berkaitan dengan keterbatasan mata manusia dalam menangkap warna objek yang redup di langit malam.
Fotografi astronomi dapat memperlihatkan detail yang tidak mudah ditangkap mata secara langsung. Kamera dapat mengumpulkan cahaya selama beberapa menit atau lebih melalui teknik pencahayaan panjang. Dengan pengolahan gambar yang tepat, cahaya redup dari debu antarbintang pun dapat terlihat lebih jelas sebagai struktur kebiruan di sekitar bintang.
Dalam foto dengan detail tinggi, beberapa wilayah nebula refleksi Pleiades tampak lebih biru daripada wilayah lainnya. Di sekitar bintang Merope, misalnya, terdapat struktur nebula yang cukup menonjol. Beberapa foto juga dapat memperlihatkan emisi hidrogen yang redup dengan warna kemerahan di wilayah tertentu, meskipun tampilannya bergantung pada kondisi pengamatan dan teknik pemotretan.
6. Warna bintang dan warna nebula berasal dari proses yang berbeda

ilustrasi gugus bintang Pleiades (unsplash.com/Shlomo Shalev) Ada hal penting yang perlu dibedakan ketika membahas warna Pleiades. Bintang-bintang utamanya tampak biru keputihan karena suhu permukaannya yang tinggi, sedangkan kabut di sekelilingnya terlihat biru karena cahaya bintang dihamburkan oleh debu antarbintang.
Dengan kata lain, kedua warna tersebut berkaitan dengan cahaya, tetapi proses fisik yang menghasilkannya tidak sama. Warna bintang mencerminkan karakteristik radiasi yang dipancarkannya, sementara warna nebula refleksi menunjukkan bagaimana cahaya itu berinteraksi dengan material di sekitarnya.
Perbedaan ini juga menjelaskan mengapa penampilan Pleiades dapat berubah bergantung pada cara pengamat melihatnya. Di bawah langit gelap, bintang-bintangnya mungkin tampak sebagai titik-titik putih kebiruan. Sementara itu, melalui teleskop atau kamera astronomi, struktur debu di sekitarnya dapat terlihat sebagai kabut biru yang lebih luas.
7. Penampilan Pleiades dapat berubah seiring waktu
Pleiades tidak akan selalu memiliki tampilan yang sama seperti sekarang. Gugusan ini terus bergerak melalui ruang angkasa, begitu pula debu antarbintang di sekitarnya. Dalam rentang waktu yang sangat panjang, perubahan posisi relatif antara gugusan dan material tersebut dapat memengaruhi pola debu yang diterangi cahaya bintang.
Namun, perubahan itu berlangsung dalam skala waktu astronomis, bukan sesuatu yang dapat diamati secara langsung dari malam ke malam. Warna kebiruan yang terlihat saat ini merupakan hasil dari karakteristik bintang-bintang panas dan kondisi material antarbintang di wilayah tersebut.
Pada akhirnya, alasan Pleiades terlihat berwarna kebiruan dapat dipahami melalui dua proses utama. Bintang-bintang terangnya memancarkan cahaya yang didominasi warna biru keputihan karena suhu permukaannya yang tinggi, sedangkan debu antarbintang menghamburkan cahaya tersebut sehingga membentuk nebula refleksi berwarna biru. Perpaduan keduanya membuat Pleiades menjadi salah satu gugusan bintang yang mudah dikenali sekaligus menarik untuk dipelajari dalam astronomi.
Referensi





![[QUIZ] Pilih Karakter Upin & Ipin Ini, Kamu Dominan Otak Kanan atau Kiri?](https://image.idntimes.com/post/20250526/img-20250524-171040-59d926335e45a3f62b89089b95e5200f.jpg)



![[QUIZ] Apa Kamu Tahu Hal Nyata dari Karakter Spongebob Squarepants?](https://image.idntimes.com/post/20250604/magen-43da29a867d49c1f351ac6b665d26419-30326102e311e355aaa73a429bac93e5.jpg)




![[QUIZ] Pilih Lukisan Ini, Kami Tebak Mentalmu Sekuat Baja atau Sebaliknya](https://image.idntimes.com/post/20250601/1000322455-d970b9a19a754cc9ecd9f9b6f7df74c6-21376d6b3c0ef32294f5bbfd3cbfacef.jpg)




![[QUIZ] Seberapa Tahu Kamu tentang Planet Venus? Cek di Sini](https://image.idntimes.com/post/20250130/quiz-seberapa-tahu-kamu-tentang-planet-venus-2-69abf027475f4cd55635c381de909543.jpg)

![[QUIZ] Kamu Anak Gunung atau Anak Pantai? Cari Tahu dari Kuis Ini](https://image.idntimes.com/post/20250226/quiz-kamu-anak-gunung-atau-anak-pantai-cek-berdasar-karaktermu-2-f3e3c491e4e213b376987f9e254be8a2.jpg)


