Coastal Georgia Botanical Gardens. Diakses pada Oktober 2026. Puddling: A Butterfly’s Secret Garden of Delight
Dungeness River Nature Center. Diakses pada Oktober 2026. Butterfly Behaviors
Learning Library. Diakses pada Oktober 2026. Butterfly Basking and Puddling
Thought Co. Diakses pada Oktober 2026. Why Do Butterflies Gather Around Puddles?
Kenapa Kupu-kupu Sering Berkumpul di Tempat Basah?

Kupu-kupu melakukan mud puddling dengan mengisap air dan mineral dari tanah lembap memakai proboscis, karena nektar terutama menyediakan energi dan kurang natrium.
Natrium mendukung fungsi saraf serta otot; pada beberapa spesies, kupu-kupu jantan menyalurkan mineral kepada betina melalui spermatophore untuk membantu reproduksi.
Kupu-kupu dapat berkumpul di lokasi basah kaya mineral, seperti tepian sungai atau jalan setelah hujan, serta memanfaatkan pasir, keringat, kotoran hewan, dan buah membusuk.
Kupu-kupu biasanya identik dengan bunga karena serangga ini mengandalkan nektar sebagai salah satu sumber makanannya. Namun, kupu-kupu juga sering terlihat berkumpul di tanah berlumpur, tepian sungai, atau jalanan yang masih basah setelah hujan. Bahkan, puluhan kupu-kupu dari berbagai jenis terkadang berkumpul di satu lokasi yang sama.
Perilaku tersebut ternyata bukan sekadar kebiasaan mencari air atau beristirahat. Dalam dunia biologi, fenomena ini dikenal sebagai mud puddling, yaitu perilaku kupu-kupu menyerap air dan mineral dari permukaan yang lembap. Ada beberapa alasan menarik mengapa kupu-kupu melakukan hal ini, termasuk untuk mendukung proses reproduksi.
1. Kupu-kupu membutuhkan mineral yang tidak tersedia cukup dalam nektar
Nektar bunga merupakan sumber energi utama bagi banyak spesies kupu-kupu karena mengandung gula. Meski demikian, nektar tidak selalu menyediakan seluruh nutrisi yang dibutuhkan tubuh kupu-kupu. Salah satu mineral yang jumlahnya relatif sedikit dalam nektar adalah natrium.
Ketika air hujan meresap ke dalam tanah, sebagian garam dan mineral akan larut di dalamnya. Mineral tersebut kemudian dapat terkumpul di genangan air, pasir basah, atau permukaan tanah berlumpur. Inilah yang membuat tempat-tempat lembap menjadi sumber nutrisi tambahan bagi kupu-kupu.
Untuk mendapatkan mineral tersebut, kupu-kupu menggunakan proboscis, yaitu alat mulut panjang menyerupai sedotan. Alat ini memungkinkan kupu-kupu mengisap cairan dari tanah basah sekaligus memperoleh mineral dan zat terlarut lainnya.
2. Natrium berperan penting dalam fungsi tubuh kupu-kupu
Salah satu alasan utama kupu-kupu melakukan mud puddling adalah untuk mendapatkan natrium. Mineral ini dibutuhkan dalam berbagai proses fisiologis, termasuk fungsi saraf dan aktivitas otot.
Menariknya, kupu-kupu jantan lebih sering terlihat melakukan mud puddling dibandingkan betina pada banyak spesies. Mereka bahkan dapat menghabiskan waktu cukup lama di tanah basah untuk memperoleh mineral yang dibutuhkan.
Kupu-kupu juga dapat mengeluarkan kelebihan air selama proses tersebut berlangsung. Dengan begitu, mereka bisa terus mengambil cairan yang mengandung mineral tanpa harus mempertahankan seluruh air yang diminum.
3. Mineral dari tanah basah juga membantu proses reproduksi

ilustrasi kupu-kupu berkumpul di atas tanah yang basah (pexels.com/Quang Nguyen Vinh) Kebiasaan kupu-kupu jantan mengunjungi tanah berlumpur ternyata berkaitan dengan reproduksi. Pada beberapa spesies, natrium yang diperoleh melalui mud puddling dapat dipindahkan kepada kupu-kupu betina saat perkawinan.
Transfer mineral tersebut biasanya terjadi melalui spermatophore, yaitu paket yang mengandung sperma dan zat lain yang diberikan jantan kepada betina. Tambahan nutrisi ini berpotensi membantu proses reproduksi, termasuk mendukung perkembangan telur.
Selain itu, mineral atau nutrisi yang diperoleh dari lingkungan dapat berperan dalam pembentukan feromon pada spesies tertentu. Feromon merupakan senyawa kimia yang digunakan serangga untuk berkomunikasi, termasuk dalam menarik pasangan.
4. Kenapa kupu-kupu sering berkumpul dalam kelompok besar?
Fenomena mud puddling tidak selalu dilakukan secara individu. Di beberapa kawasan tropis, termasuk Asia Tenggara dan Amazon, kupu-kupu dapat berkumpul dalam kelompok yang terdiri atas puluhan hingga ratusan individu, bahkan lebih banyak pada kondisi tertentu.
Salah satu penjelasannya adalah ketersediaan mineral yang tidak merata. Tidak semua tanah basah mengandung mineral dalam jumlah yang sama. Ketika terdapat lokasi dengan kandungan mineral yang sesuai, banyak kupu-kupu dapat memanfaatkannya secara bersamaan.
Selain itu, berkumpul dalam kelompok dipercaya dapat memberikan keuntungan dalam menghadapi predator. Namun, alasan kupu-kupu membentuk kelompok besar masih terus diteliti dan kemungkinan berbeda antarspesies.
5. Tanah lembap memudahkan kupu-kupu menyerap nutrisi
Kupu-kupu tidak bisa memperoleh mineral dari tanah kering dengan cara yang sama seperti ketika mineral tersebut sudah terlarut dalam air. Oleh karena itu, kelembapan menjadi faktor penting dalam perilaku mud puddling.
Tempat seperti tepian sungai, jalan tanah setelah hujan, pasir basah, dan genangan dangkal menjadi lokasi yang sering dikunjungi. Kondisi tanah yang lembap memungkinkan kupu-kupu mengisap cairan yang mengandung mineral menggunakan proboscis.
Aktivitas ini juga dapat terlihat ketika cuaca cukup hangat untuk mendukung penerbangan kupu-kupu. Sebagai serangga ektoterm, kupu-kupu bergantung pada suhu lingkungan untuk membantu mengatur aktivitas tubuhnya.
6. Tidak semua kupu-kupu mencari mineral dari lumpur

ilustrasi kupu-kupu di atas tanah basah (pexels.com/Quang Nguyen Vinh) Meski disebut mud puddling, sumber nutrisi yang dimanfaatkan kupu-kupu sebenarnya tidak terbatas pada lumpur. Beberapa spesies juga mengisap cairan dari pasir basah, kerikil lembap, keringat, kotoran hewan, hingga buah yang membusuk.
Bahan-bahan tersebut dapat menyediakan garam, senyawa nitrogen, atau nutrisi lain yang tidak diperoleh dalam jumlah cukup dari nektar. Jenis sumber yang dipilih bisa berbeda, tergantung spesies dan kebutuhan nutrisinya.
Dengan demikian, bunga dan tanah basah memiliki fungsi yang berbeda bagi kupu-kupu. Nektar terutama menyediakan energi, sedangkan tempat lembap dapat menjadi sumber mineral tambahan yang penting bagi kelangsungan hidupnya.
Jadi, kebiasaan kupu-kupu berkumpul di tempat basah memperlihatkan bahwa kebutuhan nutrisi serangga ini jauh lebih beragam daripada sekadar mengisap nektar. Genangan kecil atau tanah berlumpur yang terlihat biasa saja ternyata bisa menjadi sumber mineral penting. Karena itu, keberadaan area lembap alami juga memiliki peran dalam mendukung kehidupan kupu-kupu di suatu ekosistem.
Referensi







![[QUIZ] Pilih Lukisan Ini, Kami Tebak Mentalmu Sekuat Baja atau Sebaliknya](https://image.idntimes.com/post/20250601/1000322455-d970b9a19a754cc9ecd9f9b6f7df74c6-21376d6b3c0ef32294f5bbfd3cbfacef.jpg)




![[QUIZ] Seberapa Tahu Kamu tentang Planet Venus? Cek di Sini](https://image.idntimes.com/post/20250130/quiz-seberapa-tahu-kamu-tentang-planet-venus-2-69abf027475f4cd55635c381de909543.jpg)

![[QUIZ] Kamu Anak Gunung atau Anak Pantai? Cari Tahu dari Kuis Ini](https://image.idntimes.com/post/20250226/quiz-kamu-anak-gunung-atau-anak-pantai-cek-berdasar-karaktermu-2-f3e3c491e4e213b376987f9e254be8a2.jpg)









