Fenomena Hunter's Moon 26 Oktober 2026, Ini Waktu Terbaik Melihatnya

- Hunter's Moon, purnama Oktober yang berakar dari tradisi berburu di belahan Bumi utara, mencapai puncak pada 26 Oktober 2026 dan dapat diamati dari Indonesia bila cuaca mendukung.
- Fenomena ini terlihat pukul 17.55–05.56 WIB; waktu ideal menikmati ilusi Bulan tampak besar adalah sekitar 18.00–20.00 WIB saat dekat cakrawala, dengan rasi Aries di sekitarnya.
- Sebagai purnama, Hunter's Moon memicu spring tide dengan selisih pasang-surut besar yang berpotensi menyebabkan banjir rob di pesisir; warga diminta memantau ketinggian air laut.
Hunter's moon atau bulan pemburu adalah istilah yang merujuk pada bulan purnama di bulan Oktober. Kali ini, puncak hunter's moon akan terjadi pada 26 Oktober 2026. Sama seperti bulan purnama pada umumnya, hunter's moon bakal tampak lebih besar dan bersinar apabila diamati dari Bumi.
Hal itu disebut sebagai moon illusion, yakni ilusi optik di mana Bulan tampak jauh lebih besar saat berada di dekat cakrawala dibandingkan saat berada tinggi di langit. Oleh sebab itu, untuk mendapatkan visual hunter's moon yang menakjubkan, kamu perlu tahu waktu terbaik untuk mengamati fenomena ini. Terjadi pada 26 Oktober 2026, kira-kira kapan, ya, waktu yang ideal untuk mengamati hunter's moon? Yuk, cari tahu jawabannya di bawah ini!
1. Asal usul nama hunter's moon

ilustrasi hunter's moon (pexels.com/Iulian Florentin Stefancu) Sebelum membahas hunter's moon lebih jauh, kamu harus mengetahui asal usulnya terlebih dahulu. Siapa sangka, istilah hunter's moon bermula dari peralihan sebuah musim di Bumi belahan utara. Mengutip dari The Old Farmer's Almanac, hunter's moon secara tradisional dikenal sebagai cerminan peralihan musim dari musim panen ke musim menyiapkan daging untuk musim dingin.
Jadi, setelah musim panen usai di bulan September, lahan-lahan biasanya dibersihkan sehingga hewan-hewan lebih mudah terlihat di area terbuka. Menariknya lagi, pada saat yang sama, hewan buruan seperti rusa dan lainnya telah menjadi lebih gemuk setelah melewati musim panas dan awal musim gugur, menjadikannya waktu yang ideal untuk berburu. Bulan yang bersinar terang memberikan cahaya tambahan di malam hari, sehingga para pemburu dapat melacak hewan buruan lebih lama.
Itulah kenapa bulan purnama Oktober disebut hunter's moon atau bulan pemburu. Selama turun-temurun, Oktober jadi waktu yang ideal untuk berburu, mengawetkan daging, serta mengumpulkan persediaan makanan guna menopang kebutuhan keluarga selama bulan-bulan musim dingin yang panjang.
2. Waktu terbaik mengamati hunter's moon

ilustrasi hunter's moon (unsplash.com/Jonathan Marchant) Saat mencapai fase purnama, hunter's moon akan terlihat hampir sepanjang malam. Mengutip dari In-the-Sky, kamu bisa mengamati hunter's moon mulai pukul 17.55—05.56 WIB. Untuk mendapatkan moon illusion, waktu terbaik untuk mengamati hunter's moon yaitu pada saat Bulan berada di cakrawala atau sebelum ia lebih tinggi di atas langit.
Jika dilihat dari waktu terbitnya, momen tersebut diperkirakan terjadi pada sekitar pukul 18.00—20.00 WIB. Saat mencapai fase purnama, Bulan berjarak 368.000 kilometer dari Bumi. Menariknya lagi, sambil mengamati Bulan, kamu juga bisa menyaksikan bintang-bintang di rasi Aries lantaran posisinya hunter's moon berada di sekitar konstelasi tersebut.
3. Dampak fenomena hunter's moon

ilustrasi hunter's moon (pexels.com/Ben Mack) Hunter's moon adalah bulan purnama pada umumnya yang memiliki dampak terhadap pasang surut air laut. Dampak ini dikenal sebagai spring tide, yaitu pasang surut dengan selisih terbesar antara ketinggian air pasang dan air surut, yang terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi berada dalam satu garis lurus. Jadi, ketika purnama muncul, bagian Bumi yang menghadap atau dekat dengan Bulan akan mengalami pasang tinggi, sementara bagian lainnya bakal mengalami surut ekstrem.
Fenomena pasang tinggi ini bisa menyebabkan banjir rob di wilayah pesisir. Oleh sebab itu, bagi kamu yang tinggi di area pesisir, cek secara berkala ketinggian air laut saat hunter's moon terjadi. Jika air laut mulai menyentuh daratan, segeralah hindari area seperti pantai dan pindah ke tempat yang lebih tinggi.
Hunter's moon menjadi salah satu fenomena purnama yang bisa dinikmati tanpa teleskop atau peralatan khusus. Meski namanya berasal dari tradisi berburu penduduk asli Amerika, bulan purnama ini juga dapat diamati dari Indonesia selama cuaca mendukung. Jadi, siapkan waktu untuk menengadah ke langit pada malam 25–26 Oktober 2026, ya!






![[QUIZ] Seberapa Tahu Kamu tentang Planet Venus? Cek di Sini](https://image.idntimes.com/post/20250130/quiz-seberapa-tahu-kamu-tentang-planet-venus-2-69abf027475f4cd55635c381de909543.jpg)

![[QUIZ] Kamu Anak Gunung atau Anak Pantai? Cari Tahu dari Kuis Ini](https://image.idntimes.com/post/20250226/quiz-kamu-anak-gunung-atau-anak-pantai-cek-berdasar-karaktermu-2-f3e3c491e4e213b376987f9e254be8a2.jpg)













