Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kenapa Tanggal Imlek Berubah Setiap Tahun? Ini Alasannya

Kenapa Tanggal Imlek Berubah Setiap Tahun
ilustrasi merayakan imlek (pexels.com/RDNE Stock project)
Intinya sih...
  • Tanggal Imlek berubah setiap tahun karena kalender China menggunakan sistem lunisolar yang memperhitungkan fase bulan dan posisi matahari.
  • Kalender lunar China diperkenalkan oleh Kaisar Kuning sekitar 2637 SM, disempurnakan pada masa Dinasti Han, dan perayaan Imlek berlangsung selama 15 hari.
  • Perayaan Imlek secara tradisional berlangsung selama 15 hari, dimulai dari malam tahun baru hingga Festival Lentera.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Imlek selalu menjadi momen yang paling dinanti oleh keluarga Tionghoa. Uniknya perayaan Tahun Baru China ini selalu "berpindah-pindah" tanggal dan tak konsisten setiap tahunnya. Misteri pergeseran tanggal ini selalu menjadi topik menarik untuk dibahas menjelang perayaannya.

Kenapa tanggal Imlek berubah setiap tahun? Hal ini berkaitan dengan kalender lunisolar yang digunakan China untuk menghitung waktu berdasarkan fase bulan sekaligus posisi matahari. Yuk, simak penjelasan lengkapnya di sini!

Table of Content

1. Kenapa tanggal Imlek berubah setiap tahun?

1. Kenapa tanggal Imlek berubah setiap tahun?

Tanggal Imlek berubah setiap tahun karena kalender China menggunakan sistem lunisolar. Hal itu berbeda dengan kalender Gregorian yang umum dipakai di dunia.

Kalender Gregorian bersifat solar, artinya 1 tahun dihitung berdasarkan pergerakan matahari selama sekitar 365,25 hari, lalu dibagi menjadi 12 bulan tetap. Sementara itu, kalender China memperhitungkan fase bulan sekaligus posisi matahari sehingga 1 bulan lunar berlangsung sekitar 29,5 hari dan 1 tahun lunar hanya sekitar 354 hari, yang lebih pendek sekitar 11 hari dibandingkan tahun solar. Jika tidak disesuaikan, perayaan Imlek akan bergeser dari musimnya seiring waktu karena tahun lunar lebih pendek daripada tahun solar.

Untuk menjaga agar Imlek tetap jatuh pada musim yang tepat, yaitu akhir musim dingin, kalender China menambahkan bulan kabisat setiap 2 sampai 3 tahun sekali. Penambahan bulan ini menyeimbangkan perbedaan antara tahun lunar dan solar sehingga tanggal Imlek bisa tetap berada dalam rentang musim yang sama. Itulah sebabnya tanggal Imlek tidak tetap, misalnya pada 2025 Imlek jatuh pada 29 Januari, sedangkan 2026 bergeser ke 17 Februari.

2. Sejarah kalender lunar China

Sejarah kalender lunar China
ilustrasi Imlek (pexels.com/Matthew Jesús)

Kalender lunar China diyakini diperkenalkan oleh Kaisar Kuning (Huangdi) sekitar 2637 SM. Seiring waktu, para astronom China menyempurnakan sistem ini dengan mengamati pergerakan matahari, bulan, dan lima planet yang terlihat dengan teliti.

Pada masa Dinasti Han (206 SM—220 M), kerangka lunisolar ini sudah matang, menggabungkan 24 istilah musim, seperti Lichun (awal musim semi) dan Dongzhi (solstis musim dingin) yang membantu mengatur kegiatan pertanian. Istilah-istilah ini jaraknya sekitar 15 hari dan menempatkan kalender lunar selaras dengan orbit Bumi sehingga Tahun Baru Imlek selalu jatuh mendekati Lichun, menandai awal musim semi secara simbolis.

Keharmonisan antara kalender lunar dan ritme alam ini menjelaskan mengapa perayaan Imlek modern masih mencerminkan kosmologi kuno. Pergeseran tanggal Imlek bukan kebetulan, melainkan hasil dari usaha menjaga keseimbangan antara kehidupan manusia, pergerakan benda langit, dan pergantian musim. Konsep ini sejalan dengan filosofi Daoisme dan Konfusianisme yang menekankan pentingnya hidup selaras dengan alam dan kosmos.

3. Berapa lama perayaan Imlek?

Perayaan Imlek secara tradisional berlangsung selama 15 hari, dimulai dari malam tahun baru hingga Festival Lentera. Struktur 15 hari ini sudah ada sejak zaman Dinasti Shang (sekitar 1600—1046 SM) ketika Imlek awalnya merupakan festival panen sekaligus ritual untuk menghormati dewa dan leluhur. Pada masa Dinasti Han (206 SM—220 M), perayaan ini mulai diatur lebih terstruktur dengan berbagai kegiatan yang berlangsung secara berurutan sepanjang periode tersebut.

Angka 15 memiliki makna simbolis penting karena menandai bulan purnama pertama setelah bulan baru yang menutup satu siklus lunar. Puncak perayaan ini ditandai dengan Festival Lentera (Yuánxiāo Jié) di mana masyarakat menyalakan lentera, bermain teka-teki, dan menyantap tangyuan (bola ketan manis) sebagai simbol kebersamaan dan kesempurnaan keluarga.

Itulah alasan kenapa tanggal Imlek berubah setiap tahun. Di balik pergeserannya, tersimpan perhitungan astronomi dan filosofi yang sudah diwariskan ribuan tahun. Semoga informasi ini membantu menjawab rasa penasaranmu, ya.

FAQ seputar kenapa tanggal Imlek berubah setiap tahun

Kenapa tanggal Imlek selalu berbeda tiap tahun?

Karena kalender Tionghoa bersifat lunisolar, menyesuaikan fase bulan dan posisi matahari.

Apakah Imlek selalu jatuh di bulan Januari atau Februari?

Ya, Imlek selalu jatuh antara akhir Januari dan pertengahan Februari sesuai kalender lunar.

Apakah tanggal Imlek sama di seluruh dunia?

Ya, seluruh komunitas Tionghoa mengikuti kalender yang sama, sehingga tanggal Imlek serentak.

Referensi

"Why Chinese New Year Date Changes Annually". Alibaba. Diakses Februari 2026.
"How Long Is Chinese New Year Celebrated? 15 Days Explained". Alibaba. Diakses Februari 2026.
"Chinese New Year". National Day Calendar. Diakses Februari 2026.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Lea Lyliana
EditorLea Lyliana
Follow Us

Latest in Science

See More

Kenapa Tanggal Imlek Berubah Setiap Tahun? Ini Alasannya

13 Feb 2026, 11:16 WIBScience