Hujan deras tidak hanya membuat jalanan tergenang atau sungai meluap. Di daerah yang memiliki banyak lereng dan perbukitan, hujan dengan intensitas tinggi juga bisa meningkatkan risiko longsor. Tak jarang, tanah baru bergerak beberapa saat setelah hujan berhenti. Mengapa bisa begitu?
Longsor terjadi ketika tanah, batuan, atau material lain di lereng kehilangan kestabilannya dan bergerak ke bawah akibat gravitasi. Salah satu pemicu yang paling umum adalah air hujan. Ketika hujan turun dengan deras atau berlangsung dalam waktu lama, air dapat meresap ke dalam tanah dan mengubah kondisi di dalam lereng. Pada titik tertentu, tanah tidak lagi cukup kuat untuk menahan beban sehingga terjadilah longsor. Mari, kita bahas lebih dalam seputar fenomena ini!
