potret mandrill (flickr.com/Andrea Young)
Monyet terbesar di dunia adalah mandrill (Mandrillus sphinx) yang memiliki berat tubuh mencapai 54 kilogram. Mandrill mudah dikenali karena memiliki ciri khas berupa wajahnya yang warna-warni dan warna pantatnya yang cerah. Meski terlihat cantik, nyatanya hewan ini juga terkenal karena menakutkan, lho! Mandrill dapat ditemukan di hutan hujan tropis Guinea Khatulistiwa, Kamerun Selatan, Gabon, dan Kongo.
Makanan mandrill adalah buah-buahan dan tanaman. Namun tak jarang juga mandrill memakan daging dalam bentuk invertebrata kecil seperti kumbang, rayap, semut, dan siput. Meski menjadi monyet terbesar di dunia, mandrill bukanlah predator puncak. Sama seperti babon chacma, predator utama mandrill adalah macan tutul. Mandrill hidup dalam sebuah kelompok besar yang terdiri dari 615 sampai 845 ekor.
Memiliki warna bulu, bentuk tubuh, dan juga ukuran tubuh yang beragam memang menjadi salah satu keunikan bagi hewan terutama bagi spesies monyet. Itulah kesepuluh spesies monyet terbesar yang ada di dunia, yang mana beberapa di antaranya memiliki berat yang menyamai bobot tubuh manusia dewasa.
Apa perbedaan antara monyet terbesar dan kera terbesar? | Secara teknis, primata terbesar yang masih hidup adalah Gorila, namun gorila termasuk dalam kelompok kera (tidak berekor). Jika kategori yang dimaksud adalah "monyet" (umumnya berekor), maka Mandrill adalah juaranya. |
Pernahkah ada primata yang ukurannya jauh lebih besar dari gorila? | Ya, ada primata purba bernama Gigantopithecus blacki. Hewan yang telah punah ini diperkirakan memiliki tinggi mencapai 3 meter dengan berat hingga 500 kilogram. Ia sering dianggap sebagai inspirasi nyata di balik legenda Bigfoot atau Yeti. |
Di mana habitat asli Mandrill dan bagaimana mereka hidup? | Mereka hidup di hutan hujan tropis Afrika Barat (seperti Gabon dan Kamerun). Mereka hidup dalam kelompok besar yang disebut hordes yang bisa terdiri dari ratusan individu, dipimpin oleh seekor jantan dominan yang memiliki warna wajah paling cerah. |