Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Penyebab Anjing Mendadak Lebih Galak dan Agresif

ilustrasi anjing husky (unsplash.com/Megan Byers)
ilustrasi anjing husky (unsplash.com/Megan Byers)
Intinya sih...
  • Anjing bisa mendadak galak dan agresif karena rasa takut atau trauma, yang membuat mereka merasa terancam dan bereaksi berlebih.
  • Rasa sakit atau gangguan kesehatan juga dapat membuat anjing lebih sensitif dan mudah marah sebagai respons alami terhadap ketidaknyamanan yang dirasakan.
  • Kurangnya sosialisasi dan pola asuh yang tidak tepat juga dapat memicu perilaku agresif pada anjing, sehingga pemilik perlu memahami faktor penyebabnya untuk memberikan penanganan yang tepat.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Perubahan perilaku pada hewan peliharaan seperti anjing mungkin akan menimbulkan kekhawatiran tersendiri, apalagi jika menjadi lebih galak dan agresif. Anjing yang sebelumnya kerap menunjukkan sikap jinak, justru bisa berubah defensif dan mudah menyerang pada situasi tertentu.

Perilaku agresif yang dialami kucing sebetulnya tidak muncul tanpa alasan, sebab bisa dipicu oleh berbagai faktor fisik hingga lingkungan. Simaklah beberapa penyebab berikut ini mengapa anjing bisa mendadak berubah lebih galak dan agresif, sehingga bisa memberikan penanganan yang tepat.

1. Rasa takut atau trauma

ilustrasi anjing labrador (unsplash.com/Angel Luciano)
ilustrasi anjing labrador (unsplash.com/Angel Luciano)

Anjing yang mungkin pernah mengalami perlakuan kasar atau kejadian yang menakutkan bukan tidak mungkin akan berubah lebih agresif. Agresivitas tersebut bisa muncul sebagai bentuk dari perlindungan diri dari hal yang dianggap bahaya bagi mereka.

Pada saat merasa terancam, maka anjing pun bisa bereaksi berlebih dengan menggonggong atau menyerang. Kondisi ini seolah menandakan bahwa anjing memang belum merasa aman dengan kondisi lingkungannya.

2. Rasa sakit atau gangguan kesehatan

ilustrasi anjing husky (unsplash.com/amanda panda)
ilustrasi anjing husky (unsplash.com/amanda panda)

Anjing yang sedang sakit atau mengalami nyeri pada tubuhnya bisa berubah lebih sensitif dan mudah sekali marah. Ketidaknyamanan tersebut memang akan membuat anjing cenderung menolak untuk disentuh atau didekati, bahkan oleh pemiliknya sendiri.

Agresivitas yang dialami anjing pada kondisi ini merupakan respons alami terhadap rasa sakit yang dialaminya. Pemeriksaan kesehatan secara rutin setidaknya bisa membantu mencegah potensi perubahan perilaku secara yang mungkin terjadi secara drastis.

3. Kurangnya sosialisasi

ilustrasi anjing (pexels.com/Johann)
ilustrasi anjing (pexels.com/Johann)

Anjing yang jarang bersosialisasi dengan manusia atau bahkan hewan lain biasanya akan lebih sulit beradaptasi dengan sekitarnya. Situasi baru sangat mungkin membuatnya merasa terancam dan bersikap lebih agresif dengan sekitarnya, bahkan pemiliknya sendiri.

Kurangnya sosialisasi turut membuat anjing tidak terbiasa untuk mengendalikan emosinya sendiri. Akibat dari hal ini akan emmbuatnya mereka lebih mudah bereaksi secara berlebihan terhadap adanya rangsangan dari sekitar.

4. Pola asuh dan latihan yang tidak tepat

ilustrasi anjing (unsplash.com/Alexandra Lau)
ilustrasi anjing (unsplash.com/Alexandra Lau)

Pola asuh yang terlalu keras atau terkesan tidak konsisten akan memicu adanya perilaku agresif yang terjadi pada anjing. Anjing akan mudah menjadi bingung dan pada akhirnya tidak memahami batasan yang jelas terkait perilakunya.

Kurangnya latihan kepatuhan turut membuat anjing semakin sulit untuk dikendalikan oleh pemiliknya sendiri. Kondisi ini akan sangat rentan meningkatkan risiko munculnya perilaku galak atau agresif, bahkan pada pemiliknya sendiri.

Perilaku agresif pada anjing pada umumnya merupakan bentuk respons terhadap kondisi tertentu yang dialaminya. Justru dengan memahami faktor penyebabnya, maka pemilik pun bisa lebih peka terhadap apa yang menjadi kebutuhan anjing. Pendekatan yang tepat dan penuh kesabaran bisa membantu anjing untuk merasa lebih nyaman.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Achmad Fatkhur Rozi
EditorAchmad Fatkhur Rozi
Follow Us

Latest in Science

See More

4 Penyebab Anjing Mendadak Lebih Galak dan Agresif

19 Jan 2026, 18:05 WIBScience