Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Seberapa Kuat Rudal Balistik Iran? Begini Gambarannya

Seberapa Kuat Rudal Balistik Iran? Begini Gambarannya
ilustrasi peluncuran rudal (pexels.com/SpaceX)
Intinya Sih

  • AS dan Israel melancarkan serangan ke Iran, memicu balasan berupa peluncuran rudal balistik Iran ke Israel dan fasilitas terkait AS di kawasan Timur Tengah.

  • Laporan intelijen menyebut Iran memiliki lebih dari 1.000 rudal balistik jarak pendek-menengah dengan jangkauan hingga 2.500 km, menjadikannya kekuatan rudal terbesar di Timur Tengah.

  • Selain rudal balistik, Iran juga mengembangkan rudal hipersonik seperti Fattah-2 yang mampu melaju hingga 16.000 km/jam dan dirancang untuk menembus sistem pertahanan modern.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap Iran pada Sabtu (28/02/2026). Kejadian itu memicu ledakan di Teheran dan meningkatkan eskalasi di kawasan sekitar. Serangan tersebut segera dibalas Iran dengan meluncurkan rudal balistik ke Israel serta lokasi militer yang terkait dengan AS di beberapa negara UEA.

Dalam tengah ketegangan ini, kemampuan rudal balistik Iran kembali menjadi sorotan utama. Banyak pihak mempertanyakan, seberapa kuat rudal balistik Iran? Isu ini hampir selalu muncul setiap kali konflik di Timur Tengah memanas. Simak penjelasan berikut untuk memahami gambaran kekuatannya.

Table of Content

1. Seberapa kuat rudal Balistik Iran?

1. Seberapa kuat rudal Balistik Iran?

Rudal balistik adalah senjata yang diluncurkan menggunakan roket dan dipandu pada fase awal penerbangan, lalu mengikuti lintasan bebas (free-fall trajectory) menuju targetnya. Setelah fase dorongan awal selesai, rudal tidak lagi digerakkan mesin, melainkan mengikuti hukum balistik hingga mencapai sasaran. Rudal jenis ini dapat membawa hulu ledak konvensional dan bisa membawa muatan biologis, kimia, atau nuklir.

Berdasarkan laporan U.S. Office of the Director of National Intelligence, Iran memiliki stok rudal balistik terbesar di Timur Tengah. Program aktif Iran juga disebut sebagai salah satu kekuatan rudal paling besar dan banyak dikerahkan di kawasan tersebut. Tepanya, lebih dari 1.000 rudal balistik jarak pendek dan menengah.

Laporan dari Center for Strategic and International Studies menyebutkan bahwa arsenal Iran mencakup sejumlah rudal yang mampu menjangkau Israel. Media Iran, seperti ISNA, juga pernah merilis data yang menunjukkan beberapa rudal Iran memiliki kecepatan sangat tinggi dan jangkauan hingga sekitar 2.500 kilometer. Iran mengoperasikan rudal berbahan bakar cair maupun padat di mana bahan bakar padat memungkinkan waktu persiapan peluncuran lebih singkat.

2. Berapa jarak jangkau rudal Balistik Iran?

Berapa jarak jangkau rudal Balistik Iran
ilustrasi rudal (unsplash.com/Akshat Jhingran)

Rudal balistik diklasifikasikan berdasarkan jaraknya; jarak pendek, menengah, jauh, dan antarbenua. Jarak ini dipengaruhi oleh kekuatan mesin roket dan berat muatan yang dibawa. Berikut klasifikasi umum rudal balistik berdasarkan jarak:

  • Jarak pendek: kurang dari 1.000 km
  • Jarak menengah: 1.000—3.000 km
  • Jarak jauh: 3.000—5.500 km
  • Antarbenua (ICBM): lebih dari 5.500 km

Sebagian besar rudal Iran berada dalam kategori jarak pendek dan menengah. Iran menyatakan memiliki batas jangkauan sekitar 2.000 km yang menurut pejabatnya cukup untuk menjangkau Israel dan melindungi kepentingan nasional. Dengan estimasi jangkauan maksimum tersebut, Iran mampu menjangkau hampir seluruh kawasan Timur Tengah, termasuk Israel dan sejumlah negara Teluk.

3. Jenis rudal Iran selain Balistik

Selain rudal balistik, Iran juga diketahui mengembangkan rudal hipersonik. Rudal hipersonik merupakan jenis rudal berkecepatan sangat tinggi dengan kecepatan minimal lima kali kecepatan suara (Mach 5). Kecepatan tersebut setara sekitar 6.100 kilometer per jam. Mengingat kecepatannya sangat tinggi, rudal hipersonik disebut jauh lebih sulit dideteksi oleh sistem radar. Bahkan suara ledakannya dapat terdengar setelah rudal menghantam target.

Iran saat ini memiliki sejumlah rudal hipersonik. Salah satu yang paling dikenal adalah Fattah-2. Iran mengeklaim rudal ini mampu melaju hingga sekitar 16.000 kilometer per jam. Kecepatan tinggi tersebut menjadi salah satu keunggulan utama yang membedakan rudal hipersonik dari sistem rudal konvensional.

Rudal Fattah disebut dilengkapi sistem canggih dan hulu ledak yang kuat, menurut pengamat dari International Institute for Strategic Studies, Fabian Hintz. Rudal ini juga diklaim memiliki kemampuan manuver cepat untuk menghindari sistem pertahanan seperti Iron Dome serta dapat digunakan untuk serangan jarak jauh hingga sekitar 1.400 kilometer.

Itulah penjelasan mendalam mengenai seberapa kuat rudal balistik Iran dalam konstelasi militer Timur Tengah saat ini. Semoga informasi ini memberikan wawasan baru, ya.

FAQ seputar seberapa kuat rudal Balistik Iran

Apa itu rudal balistik yang dimiliki Iran?

Rudal balistik Iran adalah senjata roket yang dipandu saat peluncuran awal, lalu mengikuti lintasan bebas untuk menyerang target pada jarak yang telah ditentukan.

Apa yang membuat kekuatan rudal Iran menonjol?

Kombinasi jumlah yang besar, variasi tipe, serta jangkauan hingga sekitar 2.000–2.500 km membuatnya menjadi salah satu kekuatan rudal regional paling diperhitungkan.

Apakah rudal Iran bisa menjangkau Israel?

Ya, beberapa laporan termasuk dari Center for Strategic and International Studies menyebutkan sejumlah rudal Iran memiliki jangkauan yang mampu mencapai Israel.

Referensi

"Worldwide Ballistic Missile Inventories". The Arms Control Association. Diakses Maret 2026.
"What Are Iran's Ballistic Missile Capabilities?". Reuters. Diakses Maret 2026.
"What Ballistic Missiles Does Iran Have in Its Arsenal?". Foundation for Defense of Democracies. Diakses Maret 2026.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Lea Lyliana
EditorLea Lyliana
Follow Us

Latest in Science

See More