Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Makanan yang Boleh dan Tidak Boleh Dimakan Anjing

4 Makanan yang Boleh dan Tidak Boleh Dimakan Anjing
ilustrasi makanan anjing (unsplash.com/Chris Benson)
Intinya Sih
  • Pemilik anjing perlu memahami bahwa tidak semua makanan manusia aman, karena beberapa bisa menyebabkan gangguan pencernaan hingga keracunan serius pada hewan peliharaan.
  • Daging tanpa bumbu dan wortel aman dikonsumsi anjing karena kaya protein, serat, serta vitamin yang mendukung kesehatan otot, imun, gigi, dan pencernaan.
  • Coklat serta bawang merah atau putih berbahaya bagi anjing karena mengandung zat beracun yang dapat memicu kerusakan organ hingga kematian jika dikonsumsi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Memberi makanan kepada anjing peliharaan tidak semudah seperti yang kelihatannya, sebab tidak semua makanan manusia aman untuk dikonsumsi oleh hewan tersebut. Banyak pemilik anjing yang mungkin tidak sadar memberikan makanan berbahaya yang justru rentan menimbulkan gangguan pencernaan hingga keracunan serius.

Mengetahui jenis makanan yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi tentu merupakan langkah penting agar nantinya anjing tetap bisa tumbuh dengan sehat dan juga memiliki usia panjang. Oleh sebab itu, simaklah beberapa jenis makanan yang boleh dan tidak boleh diberikan pada anjing, sehingga nantinya tidak sampai keliru dalam memberikannya.

1. Boleh memberikan daging tanpa bumbu

ilustrasi daging (unsplash.com/Usman Yousaf)
ilustrasi daging (unsplash.com/Usman Yousaf)

Anjing merupakan hewan karnivora fakultatif yang memang secara alami tetap memerlukan protein hewani, seperti daging yang terdapat di dalam makanannya. Daging sapi, ayam, atau ikan yang dimasak tanpa menggunakan bumbu merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang tentunya dapat memperkuat massa otot dan juga menjaga sistem imun yang dimiliki anjing.

Sebaiknya hindari membeli daging mentah jika memang anjing belum terbiasa atau pun memiliki masalah pencernaan, sebab sangat berpotensi mengandung adanya bakteri seperti Salmonella.Pastikan bahwa daging tersebut bebas dari tulang kecil yang tajam karena dapat melukai saluran pencernaan yang dimiliki anjing.

2. Coklat tidak boleh diberikan

ilustrasi cokelat (pexels.com/Pixabay)
ilustrasi cokelat (pexels.com/Pixabay)

Coklat mengandung adanya theobromine, yaitu suatu zat yang sangat beracun bagi anjing karena tidak bisa dimetabolisme dengan baik oleh tubuh mereka. Pengonsumsian coklat dalam jumlah kecil sekali pun tetap rentan menimbulkan diare, muntah, detak jantung tidak normal, kejang, hingga berakhir pada kematian.

Semakin gelap jenis coklat tersebut, maka dianggap semakin tinggi pula kandungan theobromine yang dimilikinya dan hal ini jelas dapat semakin berbahaya apabila dikonsumsi oleh anjing. Oleh sebab itu, tidak heran apabila kamu perlu menjauhkan semua produk berbahan dasar coklat dari jangkauan hewan peliharaanmu agar nantinya anjing tidak sampai tidak sengaja mengonsumsinya.

3. Wortel boleh dimakan

ilustrasi wortel (pexels.com/mali maeder)
ilustrasi wortel (pexels.com/mali maeder)

Wortel merupakan sayuran rendah kalori yang mengandung adanya serat, vitamin A, dan antioksidan yang tentunya baik untuk menunjang kesehatan gigi dan pencernaan anjing. Selain itu, tekstur wortel juga cenderung renyah, sehingga dapat membantu untuk membersihkan plak pada gigi secara alami pada saat proses pengunyahan dilakukan.

Kamu sebetulnya bisa mulai menyajikan wortel dalam bentuk mentah sebagai camilan atau pun direbus tanpa tambahan bumbu sebagai makanan utamanya. Pastikan untuk selalu memotong wortel kecil-kecil agar tidak sampai menimbulkan potensi tersebut, terutama untuk anjing kecil.

4. Bawang merah dan bawang putih tidak boleh diberikan

ilustrasi bawang putih
ilustrasi bawang putih (unsplash.com/Surya Prakash)

Keluarga bawang-bawangan, baik itu mentah atau matang tetap saja mengandung adanya senyawa tiosulfat yang dapat berpotensi merusak sel darah merah pada anjing, sehingga menimbulkan anemia hemolitik. Gejala yang terlihat biasanya sangat serius, seperti nafas pendek, lemas, muntah, atau bahkan urine yang berwarna gelap.

Bahkan jika dikonsumsi sedikit saja secara berulang tetap bisa mengakumulasi racun yang terdapat di dalam tubuh anjing, sehingga sangat penting untuk menghindari semua bentuk olahan yang mengandung bawang. Coba periksa komposisi makanan kemasan dan juga sisa makanan manusia sebelum memberikannya pada anjing agar tetap aman.

Menjaga kesehatan anjing peliharaan bukan hanya soal perawatan fisik semata, namun juga memperhatikan terkait apa yang mereka konsumsi setiap harinya. Memberikan makanan yang tepat dapat membantu untuk menunjang pertumbuhan energi dan juga kualitas hidup yang dimiliki oleh anjing. Pastikan bahwa anjingmu tetap hidup sehat dan bahagia dengan pengonsumsian makanan yang tepat!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Achmad Fatkhur Rozi
EditorAchmad Fatkhur Rozi
Follow Us

Latest in Science

See More