Lebah (pexels.com/Marino Kurunić)
Siklus hidup lebah dimulai dari tahap telur yang terjadi setelah ratu lebah kawin dengan lebah jantan. Proses perkawinan lebah cukup unik, di mana lebah jantan akan memasukkan endophallus-nya pada ratu lebah lalu mengeluarkan sperma. Ketika ejakulasi selesai, endophallus jantan akan tetap menempel pada ratu lebah.
Lebah jantan hanya bisa kawin sebanyak tujuh hingga sepuluh kali. Pada akhirnya, jantan akan langsung mati karena bagian bawah perutnya robek. Proses perkawinan ini terjadi sekitar 10 hingga 40 meter di udara selama kurang dari lima detik.
Kemudian ratu lebah akan meletakkan telur yang telah dibuahi ke dalam sel-sel di dalam sarang. Ratu lebah dapat bertelur hingga 3.000 butir per hari. Selama waktu ini, telur yang diletakkan dalam sel akan berbentuk seperti butiran beras putih yang berdiri tegak.
Bagaimana cara ratu lebah meletakkan telur bisa menentukan jenis kelamin. Jika ratu meletakkan telur di dalam sel yang berukuran kecil, maka akan berkembang menjadi lebah betina (lebah pekerja atau calon ratu). Namun, jika meletakkan telur di dalam sel yang ukurannya lebih besar, maka akan berkembang menjadi jantan.