7 Ragam Teknik Melukis dengan Cat Minyak atau Oil Painting, Apa Aja?

Teknik oil painting adalah teknik melukis menggunakan cat minyak sebagai media utamanya. Dengan menggunakan teknik ini, lukisan cat minyak tidak hanya bisa diaplikasikan di kanvas, tetapi juga di atas kertas dan kayu.
Meskipun teknik melukis ini hanya menggunakan cat minyak, ada beberapa teknik yang perlu diketahui untuk menciptakan sebuah lukisan. Berikut ini tujuh ragam teknik melukis dengan cat minyak atau oil painting. Apa aja, ya?
1. Teknik Scumbling
Teknik scumbling adalah teknik melukis dengan cat minyak yang cocok untuk pemula, apalagi jika ingin menggambar awan atau kabut. Sebelum menerapkan teknik scumbling, pemilihan kuas juga harus diperhatikan. Pilihlah kuas dengan tekstur yang sedikit kaku.
Untuk menghasilkan lukisan cat minyak yang baik, aplikasikan warna ke atas kanvas dengan cara ditepuk-tepuk perlahan. Teknik ini cenderung menggunakan jumlah cat yang lebih sedikit supaya warna latar di bawah tulisan tetap dapat terlihat.
2. Teknik Alla Prima
Dalam bahasa Italia, alla prima berarti “percobaan pertama”. Teknik alla prima merupakan teknik melukis di mana pelukis tidak perlu menunggu cat sebelumnya mengering.
Ketika cat minyak diaplikasikan ke atas medium, seperti kanvas, pelukis dapat langsung menambahkan warna lain dalam keadaan basah. Oleh karena itu, teknik ini juga disebut sebagai teknik wet-on-wet.
Untuk menggunakan teknik ini, pelukis dapat bekerja lebih cepat. Mulailah dengan membuat bayangan atau shadow sebagai langkah awal, kemudian pelukis dapat menambahkan highlight pada akhir pekerjaan.
3. Teknik Underpainting
Teknik underpainting menjadi teknik melukis yang memberikan ruang bagi sang pelukis untuk mengeksplor berbagai layer dan tone lukisan. Pelukis bisa memulainya dengan tone yang hangat dan membiarkannya kering sebelum menambahkan tone dingin di atasnya.
Cara ini menambahkan harmoni yang seimbang ke dalam lukisan. Namun pelukis juga harus memerhatikan tingkat ketebalan cat yang diaplikasikan ke atas kanvas. Hal ini penting untuk menjaga nuansa lukisan meskipun memiliki tone yang berbeda-beda dalam satu medium.
4. Teknik Blocking dengan Pisau Palet
Penggunaan pisau palet dalam melukis bukan lagi fenomena asing. Dalam menciptakan lukisan cat minyak, pisau ini juga dapat digunakan ketika melakukan teknik blocking. Teknik melukis yang satu ini bisa menjadi alternatif apabila pelukis tidak memiliki kuas yang tepat atau ingin menggunakannya bersamaan dengan kuas.
Pisau palet dalam teknik blocking memberikan nuansa lukisan yang abstrak. Terlepas dari hasil tekstur yang bergelombang, penggunaan pisau palet dalam teknik blocking dapat membantu sang pelukis “menyingkirkan” cat yang ingin dihapus tanpa merusak lukisannya.
5. Teknik S'fumato
Teknik s’fumato adalah teknik melukis yang dipopulerkan oleh Leonardo da Vinci. Istilah ini berangkat dari bahasa Italia, sfumare, berarti menguap seperti asap. Namun dalam aplikasi teknik melukis ini, s’fumato menghasilkan lukisan yang cenderung lembut.
Biasanya, teknik s’fumato digunakan untuk membuat transisi natural antara warna gelap dan warna terang. Pelukis dapat mengaburkan bagian-bagian pinggir lukisan untuk mengurangi sudut yang tampak tajam agar terlihat lebih lembut dan halus.
6. Teknik Dry Brushing
Mirip seperti scumbling, teknik dry brushing menggunakan kuas yang kering dan kaku serta mengaplikasikan warna sesedikit mungkin ke atas kanvas. Teknik melukis ini cocok untuk membuat lukisan dengan efek smoky atau berkabut.
Meskipun teknik dry brushing adalah teknik melukis oil painting, kuas harus bersih dari tambahan minyak yang bukan dari cat. Sebab, cat di lukisan akan memakan waktu lebih lama untuk mengering.
7. Teknik S'graffito
Dalam bahasa Italia, s’graffito berarti menggaruk. Sebagai salah satu teknik melukis dengan cat minyak, teknik s’graffito menggunakan pisau palet sebagai medianya. Namun, teknik ini berbeda dari blocking.
Dengan menggunakan teknik s’graffito, pelukis dalam menambahkan atau mengurangi layer dengan pisau palet tersebut. Selain itu, teknik ini juga dapat digabungkan dengan teknik underpainting yang dapat membuka warna di layer bawah.
Itu dia tujuh ragam teknik melukis dengan cat minyak atau oil painting yang bisa dijadikan referensi untuk mulai melukis. Untuk dapat menguasai teknik-teknik tersebut dengan baik, penting untuk rutin berlatih dan melihat celah untuk mengembangkan kemampuan.


















