Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Astronaut yang Sangat Berpengaruh bagi Sains dan Peradaban Manusia

5 Astronaut yang Sangat Berpengaruh bagi Sains dan Peradaban Manusia
astronaut yang bekerja di luar angkasa (unsplash.com/NASA)
Intinya Sih
  • Virgil Grissom berperan penting dalam uji coba Apollo 1 yang tragis, memicu perbaikan besar NASA hingga akhirnya misi pendaratan di Bulan dapat berhasil dilakukan.
  • Neil Armstrong menjadi manusia pertama yang menginjakkan kaki di Bulan pada 1969 bersama Buzz Aldrin dan Michael Collins, membawa pulang material Bulan seberat 21 kilogram.
  • Sally Ride dan Sultan bin Salman Al Saud mencatat sejarah sebagai astronaut perempuan Amerika pertama serta Muslim pertama di luar angkasa, memperluas representasi global dalam eksplorasi antariksa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Astronaut adalah seorang profesional yang dikirim ke luar angkasa untuk melakukan berbagai misi dan tugas yang diberikan oleh badan antariksa dari berbagai negara. Mulai dari NASA, ESA, Roscosmos, CNSA, dan sebagainya. Karena tugasnya yang sangat berat dan berisiko tinggi, tidak semua orang bisa menjadi astronaut.

Nah, dari sekian banyak astronaut yang pernah bertugas di luar angkasa, beberapa di antaranya dianggap memiliki kontribusi besar bagi sains dan bahkan peradaban manusia. Penasaran dengan mereka, kan? Yuk, disimak artikelnya!

Table of Content

1. Virgil Grissom

1. Virgil Grissom

Virgil Grissom astronaut yang sangat berpengaruh bagi sains dan peradaban manusia
Virgil Grissom dalam tugasnya di misi The Mercury-Redstone 4 (flickr.com/NASA)

Selain veteran Perang Dunia II, Virgil Grissom juga merupakan anggota pertama dari NASA Astronaut Corps. Dalam sejarah NASA, Grissom sudah dua kali ditugaskan negara untuk melakukan misi di luar angkasa. Menurut laporan laman resmi NASA, Virgil Grissom bersama dengan Ed White II dan Roger Chaffee dipercaya melakukan uji coba bagi wahana Apollo 1 pada 27 Januari 1967.

Sayangnya, pelatihan dan uji coba tersebut tidak berjalan mulus, bahkan terbilang sangat fatal. Kapsul Apollo yang mereka tumpangi terbakar dan menewaskan ketiga kru astronaut secara tragis. Pada misi pelatihan tersebut, Virgil Grissom dipercaya sebagai komandan karena ia memiliki pengalaman lebih banyak ke luar angkasa ketimbang dua rekannya yang lain.

Hasil penyelidikan menyimpulkan bahwa terdapat kesalahan rangkaian dan kerusakan pada kabel ground. Akibat hal ini, NASA melakukan perbaikan dan modifikasi total terhadap wahana Apollo yang akhirnya bisa mengantarkan astronaut berikutnya mendarat di Bulan.

2. Neil Armstrong

Neil Armstrong astronaut yang sangat berpengaruh bagi sains dan peradaban manusia
Neil Armstrong merupakan astronaut pertama yang menginjakkan kaki di Bulan (dok. NASA)

NASA terus melakukan uji coba atau pelatihan dan hasilnya adalah Neil Armstrong menjadi astronaut pertama yang menginjakkan kaki di Bulan. Apa yang ia dan Buzz Aldrin lakukan pada 1969 sudah menjadi salah satu hal penting bagi sains dan sejarah manusia.

Kala itu, Amerika mengirimkan tiga orang astronaut untuk melakukan misi pendaratan di Bulan. Mereka adalah Neil Armstrong, Buzz Aldrin, dan Michael Collins yang akhirnya sukses membawa material Bulan seberat 21 kilogram ke Bumi. Setelah mereka, NASA juga berhasil mengirimkan beberapa astronaut kembali ke Bulan di waktu-waktu selanjutnya.

3. William Shepherd

William Shepherd astronaut yang sangat berpengaruh bagi sains dan peradaban manusia
William Shepherd adalah salah satu astronaut pertama yang bertugas di ISS (dok. NASA)

Pada 2 November 2000, astronaut NASA, William Shepherd beserta kosmonaut Rusia, Yuri Gidzenko dan Sergei Krikalev, menjadi orang-orang pertama di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Shepherd menjalankan ekspedisi dan misi yang dilakukan selama 4 bulan tersebut untuk mempersiapkan ISS sebelum digunakan dalam jangka waktu panjang.

ISS merupakan pangkalan besar di luar angkasa yang bisa digunakan astronaut dari berbagai negara untuk beragam misi luar angkasa. Pada awalnya, ISS merupakan proyek gabungan yang melibatkan NASA (Amerika), JAXA (Jepang), Roscosmos (Rusia), ESA (Eropa), dan CSA (Kanada). Wahana besar tersebut sukses diluncurkan pada 20 November 1998.

4. Sally Kristen Ride

Sally Ride astronaut yang sangat berpengaruh bagi sains dan peradaban manusia
Sally Ride menjadi perempuan Amerika pertama yang berhasil ke luar angkasa (picryl.com/public domain)

Termasuk sebagai salah satu ilmuwan besar di NASA, Sally Kristen Ride menjadi perempuan asal Amerika pertama yang berhasil ke luar angkasa pada 18 Juni 1983. Well, meskipun jauh didahului oleh Valentina Tereshkova, ahli fisika asal California tersebut juga tak kalah dengan astronaut lainnya.

Bahkan, ia juga menjadi salah satu ilmuwan yang berhasil mengembangkan sistem kerja lengan robotik pada kendaraan luar angkasa milik NASA. Pada 1989, Sally Ride menjadi guru besar di bidang fisika di Universitas California. Sayangnya, ia terkena kanker pankreas dan akhirnya meninggal dunia pada 23 Juli 2012.

5. Sultan bin Salman Al Saud

Sultan bin Salman Al Saud astronaut yang sangat berpengaruh bagi sains dan peradaban manusia
Sultan bin Salman Al Saud adalah orang Arab Saudi pertama yang berhasil ke luar angkasa. (dok. NASA)

Jika biasanya astronaut dan penjelajahan luar angkasa didominasi dari dunia Barat, tapi di dalam daftar kali ini ada ilmuwan dan pilot senior bernama Sultan bin Salman bin Abdulaziz Al Saud. Ia adalah orang Arab Saudi pertama yang sukses melakukan misi luar angkasa bersama NASA.

Dilansir Britannica, kala itu ia dipercaya sebagai payload specialist pada misi luar angkasa STS-51G yang dilakukan NASA pada 17 Juni 1985. Dalam misinya selama 7 hari itu, Sultan bin Salman Al Saud juga mengambil bagian dalam tugas yang berhubungan dengan Organisasi Komunikasi Satelit Arab atau ARABSAT.

Bukan hanya itu, Sultan bin Salman Al Saud juga menjadi Muslim pertama yang menjalankan misi luar angkasa. Ia bahkan menunaikan ibadah puasa di sana. Itulah kenapa, caranya menjalankan ibadah menjadi standar bagi astronaut Muslim lainnya. 

Astronaut di atas dianggap sangat berpengaruh bagi sains dan juga peradaban manusia karena perannya yang besar dalam penelitian luar angkasa. Semoga artikel ini bisa memberi informasi baru buat kamu, ya.

FAQ seputar astronot yang. berpengaruh bagi peradaban manusia

Mengapa keberadaan astronot penting bagi penelitian medis di Bumi?

Di luar angkasa, tubuh astronot mengalami perubahan seperti pengeroposan tulang dan atrofi otot lebih cepat. Dengan mempelajari kondisi ini, ilmuwan bisa menemukan obat dan metode terapi baru untuk penyakit osteoporosis dan masalah otot bagi pasien di Bumi.

Bagaimana astronot membantu pengembangan teknologi sehari-hari?

Banyak teknologi yang kita pakai sekarang berawal dari kebutuhan astronot di ruang angkasa, seperti sensor kamera ponsel (CMOS), pemurni air praktis, hingga bahan pakaian tahan panas dan peralatan medis nirkabel.

Selain sains, apa dampak psikologis keberadaan astronot bagi peradaban?

Mereka memberikan inspirasi luar biasa. Keberanian mereka mendorong generasi muda untuk mencintai sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), serta menyadarkan kita betapa rapuhnya Bumi saat dilihat dari kejauhan (The Overview Effect).

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Izza Namira
Retno Rahayu
Izza Namira
EditorIzza Namira
Follow Us

Related Articles

See More