Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Butuh Perlakuan Khusus, Ini 5 Cara Merawat Kucing yang Sudah Tua

Butuh Perlakuan Khusus, Ini 5 Cara Merawat Kucing yang Sudah Tua
ilustrasi kucing (unsplash.com/Werzk Luuu)

Semua kucing layak mendapatkan perawatan terbaik, tetapi kucing senior membutuhkan perhatian khusus yang lebih daripada lainnya. Sama seperti manusia, seiring bertambahnya usia, kondisi kesehatan mereka berubah. Kucing yang sudah tua membutuhkan bantuan untuk mengembangkan kebiasaan hidup yang sesuai dengan perubahan tubuh dan mentalnya.

Menurut American Society for the Prevention of Cruelty to Animals, istilah senior biasanya digunakan untuk menggambarkan kucing berusia di atas 12 tahun. Pada usia tersebut, berikut ini beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk merawat mereka dilansir laman Pet Health Network dan International Cat Care.

1. Grooming

ilustrasi kucing (pexels.com/Cats Coming)
ilustrasi kucing (pexels.com/Cats Coming)

Kucing yang sudah tua kurang mampu merawat dirinya secara efisien sehingga kamu perlu membantu mereka. Mulai dari menyeka kotoran di sekitar mata, hidung, hingga anus menggunakan potongan kapas yang dibasahi dengan air hangat.

Kamu juga perlu menyikat bulu kucing menggunakan sikat lembut dan sisir halus. Namun pastikan kamu berhati-hati karena kucing yang sudah tua cenderung memiliki tubuh yang kurus. Gerakan sikat dan sisir yang kasar dapat melukainya.

Bagi kucing berbulu panjang, akan berguna jika kamu memangkas bulu di sekitar anus, bawah ekor, dan kaki belakangnya agar tidak gimbal. Jika kamu memiliki kekhawatiran, konsultasikan dengan dokter hewan karena bulu yang gimbal bisa terasa sangat tidak nyaman bagi kucing.

2. Pemeriksaan kesehatan rutin

ilustrasi kucing (unsplash.com/Werzk Luuu)
ilustrasi kucing (unsplash.com/Werzk Luuu)

Banyak orang yang mengabaikan pemeriksaan rutin, terutama pada kucing yang masih kecil. Tetapi, bagi kucing yang sudah tua, ini merupakan hal yang wajib dilaksanakan. Nantinya, dokter hewan akan menyarankan frekuensi pemeriksaan kesehatan yang paling sesuai dengan kucing dengan mempertimbangkan usia dan kesehatannya.

Selain memeriksakan kucing secara teratur, kamu juga perlu lebih waspada saat menemukan tanda-tanda ketidaknormalan pada mereka. Ada sejumlah tanda peringatan yang perlu mendapat perhatian dari dokter hewan, yaitu:

  • Hilangnya selera makan;
  • Perilaku yang tidak seperti biasanya, seperti bersembunyi, agresif, vokalisasi berlebihan;
  • Penurunan berat badan;
  • Minum lebih sering atau minum lebih banyak;
  • Pincang atau kesulitan melompat;
  • Kelesuan;
  • Benjolan di mana saja di tubuh;
  • Masalah keseimbangan;
  • Kesulitan buang air kecil atau besar.

3. Jangan biarkan kucing keluar rumah tanpa pengawasan

ilustrasi kucing (unsplash.com/Zoë Gayah Jonker)
ilustrasi kucing (unsplash.com/Zoë Gayah Jonker)

Salah satu hal terpenting yang dapat kamu praktikkan untuk membantu kucing senior tetap sehat adalah memastikan bahwa ia tidak keluar rumah tanpa pengawasan. Menurut American Society for the Prevention of Cruelty to Animals, kucing yang dipelihara secara eksklusif di dalam ruangan cenderung hidup lebih lama dan lebih sehat daripada mereka yang berada di luar ruangan.

Tak perlu khawatir mereka akan stres. Asalkan kamu memberikan lingkungan yang memadai, makanan yang dibutuhkan, dan kesempatan untuk menyendiri, kucing tetap bahagia. Kamu juga bisa mengizinkan mereka keluar dengan pengawasan, seperti saat berjalan-jalan di pagi hari atau berjemur.

4. Perhatikan kebutuhan nutrisi kucing

ilustrasi kucing (unsplash.com/Hulki Okan Tabak)
ilustrasi kucing (unsplash.com/Hulki Okan Tabak)

Memperhatikan nutrisi kucing bukan berarti kamu harus memberi makanan sebanyak mungkin. Bahkan, banyak pemilik kucing yang tidak sadar akan pentingnya memerhatikan berat badan kucing yang ideal. Data dari Association for Pet Obesity Prevention melaporkan bahwa 58 persen kucing memiliki kelebihan berat badan atau obesitas.

Sama seperti pada manusia, obesitas pada hewan peliharaan juga dapat merusak kesehatan. Kucing yang kelebihan berat badan memiliki banyak tekanan tambahan pada tubuh. Masalah ini juga bisa meningkatkan risiko terkena diabetes, masalah hati, dan nyeri sendi. Karena alasan ini, penting untuk memberinya diet seimbang dalam jumlah yang sesuai untuk mempertahankan berat badan yang baik.

5. Berikan mainan favoritnya

ilustrasi kucing (unsplash.com/Sarah Dorweiler)
ilustrasi kucing (unsplash.com/Sarah Dorweiler)

Tidak ada alasan untuk membuang mainan favorit "si meng" seiring bertambahnya usia. Mainan dapat berguna untuk mendorong kucing senior berbaring miring, meraih dengan kaki depan, dan menendang dengan kaki belakang. Mainan juga bisa memberikan latihan yang bagus untuk melatih tungkai belakang yang kaku.

Meskipun begitu, pastikan kamu menyesuaikan pemilihan jenisnya dengan kondisi kucing. Sebab, kucing yang sudah tua masih punya rasa ingin tahu yang besar, tapi tidak memiliki fleksibilitas untuk melompat dan bergerak.

Kebutuhan terbesar saat merawat kucing senior adalah kesabaran. Kamu juga harus peka terhadap perubahan apa pun yang terjadi padanya. Dengan menerapkan semua tips ini, harapannya kucing akan dapat menjalani usia tuanya dengan lebih sehat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Izza Namira
EditorIzza Namira
Follow Us

Related Articles

See More

7 Fakta Unik Dab, Reptil Sangar dari Asia Barat yang Aslinya Jinak

26 Apr 2026, 21:04 WIBScience