Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Prestasi Individu Russell Westbrook Selama Berkarier di NBA
ussell Westbrook #18 of the Sacramento Kings smiles during their game against the New Orleans Pelicans at Golden 1 Center on March 05, 2026 in Sacramento, California.
  • Russell Westbrook pensiun pada Agustus 2026 setelah 18 musim NBA tanpa gelar juara, di tengah status free agent, usia 37 tahun, dan performa yang disebut menurun.
  • Westbrook meraih MVP NBA 2016/2017 bersama Oklahoma City Thunder, dengan rata-rata 31,6 poin, 10,7 rebound, 10,4 assist, serta 1,6 steal.
  • Ia menjadi All-Star sembilan kali, MVP All-Star Game 2015 dan 2016, pemegang 209 triple-double terbanyak NBA, serta peringkat kelima assist sepanjang masa dengan 10.351.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Russell Westbrook tak kunjung mendapat tim meski berstatus sebagai free agent pada jeda musim 2026. Oleh sebab itu, dia akhirnya memilih pensiun. Keputusan tersebut cukup wajar mengingat usia Westbrook sudah tidak muda (37 tahun) dan performanya kian menurun.

Westbrook pun mengakhiri kiprahnya di NBA tanpa pernah memenangkan gelar juara. Meski begitu, Westbrook telah berhasil membuat sejumlah prestasi individu bergengsi. Berikut ini keempat daftarnya.

1. Dinobatkan sebagai MVP NBA 2016/2017

Russell Westbrook sempat meraih penghargaan individu tertinggi di NBA, yaitu Most Valuable Player (MVP). Momen itu tercipta pada 2016/2017 saat puncak performanya bersama Oklahoma City Thunder. Pemain berposisi point guard ini tampil begitu impresif hingga mengemas rata-rata 31,6 poin, 10,7 rebound, 10,4 assist, dan 1,6 steal.

Statistik tersebut sukses membawanya ke daftar teratas persaingan MVP. Dia mengungguli superstar lain, seperti James Harden, Kawhi Leonard, dan LeBron James dalam pemungutan suara. Namun, itu menjadi satu-satunya titel MVP NBA yang diraih Westbrook. Dia gagal menjaga konsistensi sehingga namanya tergerus dalam persaingan MVP pada musim-musim berikutnya.

2. Terpilih NBA All-Star 9 kali dan meraih MVP All-Star Game secara beruntun pada 2015 dan 2016

Russell Westbrook bermain di NBA selama 18 musim. Sembilan musim di antaranya berhasil menyandang status All-Star. Westbrook pertama kali menembus All-Star pada 2010/2011, yang mana itu musim ketiganya di NBA. Sempat absen pada 2013/2014, Westbrook kembali terpilih dalam 5 musim berikutnya.

Bukan cuma sekadar meramaikan All-Star, Westbrook juga keluar sebagai peraih MVP All-Star Game. Itu bahkan terjadi secara beruntun pada 2015 dan 2016. Westbrook pun menjadi pemain kedua dalam sejarah yang mampu melakukan hal tersebut setelah Bob Pettit pada 1958 dan 1959 silam. Tentu itu sebuah capaian membanggakan bagi Westbrook.

3. Memimpin daftar pencetak triple-double terbanyak sepanjang masa NBA

Sebagai seorang point guard, Russell Westbrook ditunjang dengan kemampuan komplet. Dia tidak hanya piawai dalam mendulang poin dan assist, tetapi juga bisa diandalkan untuk melakukan rebound. Berkat kombinasi tersebut, Westbrook menjelma sebagai mesin pencetak triple-double. Westbrook mengambil alih daftar pencetak triple-double terbanyak sepanjang masa NBA pada 2021 dari Oscar Robertson. Hingga pensiun, dirinya mengumpulkan total 209 triple-double.

Namun, posisi Westbrook di puncak tampaknya tidak akan bertahan lama lagi. Dia dibayang-bayangi ketat oleh Nikola Jokic yang sudah mengemas 198 triple-double. Dengan selisih hanya sebelas triple-double, Jokic punya peluang besar menyalip rekor tersebut di NBA 2026/2027. Jokic sendiri pernah mencatat sebanyak 34 triple-double dalam semusim.

4. Menempati urutan kelima pemain dengan assist terbanyak di NBA

Russell Westbrook juga masuk jajaran elite dalam hal assist. Dia menempati urutan lima besar pemain dengan assist terbanyak sepanjang masa NBA. Momen itu baru tercipta pada Maret 2026 kala Westbrook menyalip dua legenda sekaligus, Mark Jackson dan Steven Nash, sehingga merangsek ke urutan kelima.
Westbrook mengoleksi total 10.351 assist.

Torehan itu hanya kalah dari milik LeBron James, Jason Kidd, Chris Paul, dan John Stockton. Bahkan, Westbrook bisa bertahan lama di posisi tersebut karena pemain aktif yang paling mendekati rekornya baru bertengger di urutan ke-12, yaitu James Harden. Banyaknya assist yang dibuat Westbrook memang tidak mengherankan. Sebab, dia pernah tiga kali menjadi pencetak assist terbanyak dalam semusim pada 2017/2018, 2018/2019, dan 2020/2021.

Russell Westbrook tidak akan beraksi lagi di NBA setelah mengumumkan pensiun pada pertengahan Agustus 2026. Westbrook sendiri menjalani karier yang cukup cemerlang. Dia mampu bertranformasi menjadi superstar hingga meraih berbagai capaian individu bergengsi. Dengan bekal tersebut, namanya juga berpeluang besar masuk dalam daftar Hall of Fame.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article