Alwi Farhan Sadar Diri Usai Bekuk Raja Tunggal Putra Dunia

- Alwi Farhan mencetak kejutan di Singapore Open 2026 dengan menyingkirkan pemain nomor satu dunia asal China, Shi Yu Qi, lewat kemenangan sengit tiga gim.
- Selama pertandingan, Alwi berhasil membaca pola permainan lawan dan tetap tenang menghadapi kondisi sulit seperti arah angin yang tidak stabil.
- Meski bahagia atas kemenangan besar ini, Alwi memilih tidak berlebihan dalam euforia dan fokus melanjutkan perjuangan ke babak berikutnya.
Jakarta, IDN Times - Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, baru saja memulangkan ranking satu dunia asal China, Shi Yu Qi, saat berlaga di babak 16 besar Singapore Open 2026. Dalam drama tiga game, Alwi sukses membekuk Shi Yu Qi dengan skor 21-16, 19-21, 21-14.
Torehan yang menjanjikan, apalagi Alwi memang berstatus wonderkid di tunggal putra. Meski begitu, Alwi sadar kemenangannya atas Shi Yu Qi belum bisa dijadikan patokan dasar atas perkembangannya. Dia merasa masih harus memperbaiki diri demi menciptakan konsistensi di berbagai turnamen hingga rutin jadi juara.
1. Akui kesalahan sendiri

Alwi mengakui, saat menghadapi Shi Yu Qi, performanya tak terlalu stabil. Ada beberapa situasi ketika Alwi melakukan kesalahan sendiri hingga kalah di game kedua. Namun, pada game ketiga, Alwi bisa bangkit dan menang.
"Beberapa kali saya belajar dari pengalaman, ketika terlalu ingin menang malah membuat blunder. Jadi, ketika lepas game kedua, saya coba lebih tenang, mengembalikan fokusnya karena tahu pertandingan belum selesai dan masih punya kesempatan yang sama untuk menang," kata Alwi.
2. Ada kuncinya buat kalahkan Shi Yu Qi

Saat menghadapi Shi Yu Qi, Alwi mengaku menerima tekanan secara mental lewat gestur yang muncul. Shi Yu Qi, disebut Alwi, bermain seperti orang yang kelelahan. Namun, Alwi menilai hal itu sebenarnya menjadi trik Shi Yu Qi untuk menipunya.
"Gayabya seperti orang kelelahan. Tapi, memang di situ cara dia untuk membuat saya lebih bernafsu. Selain itu, kondisi angin cukup susah untuk dikontrol. Kemenangan yang penting bagi saya dengan tantangan seperti itu," kata Alwi usai pertandingan
3. Bahagia mengalahkan nomor satu dunia

Alwi tak menampik begitu gembira usai menaklukkan ranking satu dunia. Namun, Alwi menyadari langkahnya di Singapore Open 2026 masih panjang dan ingin menjaga fokus untuk menatap laga selanjutnya.
"Bahagia pastinya, bangga juga bisa mendapat pengalaman dari peringkat satu dunia. Tapi, perjalanan belum cukup, karena masih ada babak-babak yang penting selanjutnya. Saya tetap harus fokus," kata Alwi.
















