Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

6 Laga Argentina di Final Piala Dunia sebelum 2026, Juara 3 Kali

6 Laga Argentina di Final Piala Dunia sebelum 2026, Juara 3 Kali
pendukung Timnas Argentina (pexels.com/Gaby Lopez)
Share Article

Tim Nasional Argentina kembali menegaskan status mereka sebagai salah satu kekuatan sepak bola terbesar dunia. Di Piala Dunia 2026, La Albiceleste berhasil mencapai final usai mengalahkan Inggris pada semifinal. Laga penentuan juara menghadapi Spanyol yang akan berlangsung pada 20 Juli 2026 dini hari WIB tersebut akan menjadi penampilan ketujuh bagi Argentina di final Piala Dunia. Lantas, bagaimana hasil dari enam laga sebelumnya?

1. Argentina kalah dari Uruguay pada 1930

Argentina langsung melaju ke final dalam edisi pertama Piala Dunia yang berlangsung pada 1930. Namun, perjuangan La Albiceleste berakhir tanpa trofi dengan kalah dari Uruguay. Setelah tertinggal 0-1 pada menit 12, Argentina sempat menunjukkan respons apik dengan membalikkan keunggulan menjadi 2-1 berkat gol Carlos Peucelle dan Guillermo Stabile. Namun, Uruguay bangkit hingga berhasil membalikkan keadaan dan menutup laga dengan kemenangan 4-2.

2. Argentina juara usai menang atas Belanda pada 1978

Argentina sukses mengukir sejarah dengan untuk pertama kalinya menjuarai Piala Dunia pada 1978. Dalam laga penentuan, La Albiceleste sempat unggul lebih dahulu atas Belanda lewat Mario Kempes pada menit 38. Namun, Die Oranje berhasil menyamakan kedudukan pada menit 82 dan memaksa laga berlanjut ke babak tambahan waktu. Argentina tampil dominan pada periode ini dengan mencetak dua gol. Setelah Kempes mencetak gol keduanya pada menit 105, Daniel Bertoni memastikan kemenangan Argentina dengan golnya pada menit 115. 

3. Dengan kemenangan atas Jerman pada 1986, Argentina berhasil menjadi juara

Argentina merasakan laga final Piala Dunia untuk ketiga kalinya pada 1986. Laga menghadapi Jerman di Estadio Azteca berlangsung sengit. La Albiceleste memulai laga dengan begitu baik, unggul 2-0 lebih dahulu lewat gol Jose Luis Brown (21’) dan Jorge Valdano (55’). Namun, Der Panzer tak mau menyerah begitu saja hingga menyamakan kedudukan lewat aksi Karl-Heinz Rummenigge (73’) dan Rudi Voeller (81’). Argentina akhirnya keluar sebagai juara dengan Jorge Burruchaga menjadi pencetak gol kemenangan berkat assist Diego Maradona pada menit 84. 

4. Diwarnai dua kartu merah, Argentina kalah 0-1 dari Jerman pada 1990

Setelah mengangkat trofi pada 1986, Argentina kembali tampil cemerlang hingga mencapai final pada edisi berikutnya (1990). Namun, Jerman yang kalah pada partai puncak edisi sebelumnya berhasil balas dendam dan mengalahkan La Albiceleste pada edisi kali ini. Dalam duel di Olimpico di Roma, Der Panzer unggul tipis 1-0 berkat gol Andreas Brehme pada menit 85. Laga ini juga diwarnai dengan dua kartu merah yang didapat pemain Argentina, yaitu Pedro Monzon pada menit 65 dan Gustavo Dezotti pada menit 87.

5. Argentina kalah dari Jerman 0-1 pada 2014

Jerman kembali jadi musuh yang sulit untuk dikalahkan oleh Argentina pada 2014. Dalam pertemuan di partai puncak, La Albiceleste gagal memastikan diri sebagai kampiun usai kalah tipis 0-1. Kedua tim menunjukkan pertarungan sengit hingga tak ada gol selama 90 menit laga berjalan. Lalu, Mario Goetze muncul sebagai penentu kemenangan Jerman dengan golnya pada menit 113.

6. Melalui adu penalti, Argentina membungkam Prancis pada 2022

Argentina lolos ke final Piala Dunia 2022 usai mengalahkan Kroasia dengan skor telak pada semifinal. Berduel dengan Prancis pada partai puncak, La Albiceleste mendapat perlawanan sengit dan saling berbalas gol. Kedua tim lantas harus melakoni duel adu penalti usai skor 3-3 bertahan hingga akhir babak tambahan waktu. Kali ini, Argentina mengakhiri penantian panjang untuk mengangkat trofi dengan unggul 4-2 pada adu penalti. 

Dengan catatan 3 gelar juara dari 6 penampilan sebelumnya, Argentina tentu berharap mampu menambah koleksi trofi mereka menjadi 4 pada edisi 2026. Namun, ambisi tersebut tidak akan mudah diwujudkan mengingat Spanyol datang dengan performa impresif sepanjang turnamen. Menarik untuk dinantikan apakah Lionel Messi dan kolega mampu mempertahankan gelar sekaligus mengukir sejarah baru di panggung sepak bola dunia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy

Related Articles

See More