Rodrigo Zalazar resmi bergabung dengan Sporting CP usai direkrut dari SC Braga dengan dana Rp521 miliar pada musim panas 2026. Selain menjadi salah satu yang termahal, transfer ini juga menambah daftar pemain asal Uruguay yang pernah membela Sporting CP. Sebelumnya, ada Maxi Araujo, Franco Israel, Manuel Ugarte, dan Sebastian Coates. Mereka mendapatkan kesempatan untuk bermain selama berstatus sebagai pemain Leoes. Namun, mayoritas dari mereka saat ini tidak lagi tinggal di Estadio Jose Alvalade.
4 Pemain Uruguay yang Bela Sporting CP sebelum Rodrigo Zalazar

- Rodrigo Zalazar resmi bergabung dengan Sporting CP dari SC Braga senilai Rp521 miliar, menambah daftar pemain Uruguay yang pernah memperkuat klub asal Lisbon tersebut.
- Sebastian Coates menjadi legenda dengan 369 penampilan, Manuel Ugarte memberi keuntungan besar lewat transfer ke PSG, sementara Franco Israel sukses persembahkan dua trofi Liga Portugal.
- Maxi Araujo tampil produktif sebagai bek kiri dengan 11 gol dan 14 assist, menunjukkan keberhasilan Sporting CP dalam memanfaatkan talenta-talenta asal Uruguay.
1. Sebastian Coates meninggalkan tim dengan menyandang status sebagai legenda
Sebastian Coates mulai menjadi bagian Sporting CP pada 31 Januari 2016. Ia saat itu adalah pinjaman dari Sunderland. Keputusan mempermanenkannya terjadi pada semusim kemudian yang didasari oleh penampilan cukup memuaskan sebagai pilar penting di barisan pertahanan.
Ini terlihat dari kepercayaan memainkan 13 pertandingan di Primeira Liga Portugal 2015/2016. Peran sentralnya dibuktikan dengan selalu menjadi starter dan bermain hingga menit akhir. Ia telah menjadi legenda bagi Sporting CP dengan koleksi 369 penampilan, 37 gol, dan 14 assist.
2. Manuel Ugarte memberikan keuntungan finansial yang fantastis bagi Sporting CP
Manuel Ugarte memutuskan cabut dari FC Famalicao pada musim panas 2021. Ini karena ia memilih untuk melanjutkan karier dengan menyeberang ke Sporting CP. Pemain yang lahir di Montevideo, Uruguay, ini diboyong oleh Leoes dengan biaya cukup mahal, yakni Rp425 miliar.
Sayangnya, banderol mahal ini hanya membuatnya bertahan selama dua musim. Ia kemudian dijual oleh Sporting CP ke klub kaya raya asal Prancis, Paris Saint-Germain, senilai Rp1 triliun. Harga ini tidak terlepas dari statistik apik pada musim terakhir yang melakoni 47 pertandingan.
3. Franco Israel sukses mempersembahkan sepasang gelar juara Liga Portugal
Franco Israel merapat ke Sporting CP pada 5 Juli 2022. Ia didatangkan dari akademi Juventus dengan mahar hanya Rp43 miliar. Kepindahan ini menciptakan sejarah baru dalam kariernya karena untuk pertama kalinya bermain di Portugal setelah menjajal atmosfer sepak bola Italia.
Franco Israel tidak menjadi pilihan utama saat Sporting CP bermain di Liga Portugal. Namun, ia berhasil mendapatkan tambahan menit bermain dari penampilan di Liga Champions Eropa (UCL) dan Liga Europa. Ia sebelum berpisah sukses mempersembahkan dua trofi Liga Portugal.
4. Maxi Araujo sebagai bek kiri yang dapat bermain sangat produktif
Maxi Araujo akan menjalani musim ketiganya bersama Sporting CP sejak dibeli dari Deportivo Toluca pada musim panas 2024. Leoes menjalin kerja sama dengannya untuk tinggal di Estadio Jose Alvalade hingga 2029. Pembelian ini merupakan keputusan yang tepat bagi Sporting CP.
Pasalnya, Maxi Araujo cepat beradaptasi dan dapat menunjukkan kualitasnya sebagai bek kiri. Ia bahkan sudah menjadi sosok sentral yang hampir tidak tergantikan pada musim debutnya. Selain itu, ia memiliki produktivitas yang tinggi dengan telah menorehkan 11 gol dan 14 assist.
Sporting CP masih menaruh kepercayaan terhadap para pemain berbakat yang berasal dari Uruguay. Ini kembali terlihat dari kedatangan Rodrigo Zalazar yang akan mulai memperkuat tim Rui Borges pada 2026/2027. Namun, gelandang berusia 26 tahun ini juga menanggung ekspektasi tinggi karena biaya pembeliannya yang sangat mahal. Akankah ia menjadi rekrutan yang berhasil atau justru gagal? Menarik untuk mengikuti kiprahnya bersama Sporting CP.



















