Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Banyak Error, Raymond/Joaquin Tumbang di 32 Besar Kejuaraan Dunia 2026
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di 16 Besar Indonesia Open 2026, Kamis (04/07/2026). (IDN Times/Aditya Mustaqim)
  • Raymond Indra/Nikolaus Joaquin tersingkir di babak 32 besar Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026 setelah kalah dua gim, 16-21 dan 19-21, dari Junaidi Arif/Yap Roy King.
  • Setelah beberapa kali memimpin pada gim pertama, Raymond/Joaquin kehilangan momentum akibat eror, bola lambung yang disambar smes lawan, serta delapan poin beruntun untuk pasangan Malaysia.
  • Pada gim kedua, mereka sempat menyamakan skor 12-12 tetapi pertahanan rapuh dan konsistensi menurun; Indonesia menyisakan Fajar/Fikri serta Sabar/Reza di ganda putra.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Ganda putra muda Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, harus menyelesai perjalanan mereka di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026 lebih awal.

Langkah Raymond/Joaquin terhenti di babak 32 besar usai menyerah dari pasangan Malaysia, Junaidi Arif/Yap Roy King, dua gim langsung 16-21, 19-21 di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, India, Rabu (19/8/2026).

Raymond/Joaquin sejatinya mengawali gim pertama dengan meyakinkan. Sempat tertinggal 1-3, ganda muda Merah Putih ini berhasil membalikkan keadaan menjadi 6-5 dan terus memimpin hingga keunggulan 10-8.

Namun, kendali permainan perlahan berbalik ke tangan pasangan Malaysia. Junaidi/Yap merebut momentum hingga balik memimpin 13-10, memaksa Raymond/Joaquin berada dalam posisi mengejar.

Raymond/Joaquin sempat merespons dan kembali memegang keunggulan 16-13. Sayang, saat berada di atas angin, mereka justru melakukan eror fatal dengan sering memberi bola lambung yang langsung disambar smes tajam lawan.

Pertahanan Raymond/Joaquin pun jebol. Di poin-poin krusial ini, mereka gagal bangkit dan harus merelakan delapan angka beruntun jatuh ke tangan lawan hingga menyerah 16-21 di gim pertama.

Memasuki gim kedua, grafik permainan Raymond/Joaquin justru menurun. Mereka terjebak mengikuti irama permainan yang dikembangkan pasangan Malaysia.

Raymond/Joaquin tertinggal cepat 0-4 sebelum perlahan menata kembali pola serangan dan mendekat di angka 5-8. Usaha keras mereka sempat membuahkan hasil saat berhasil menyamakan kedudukan menjadi 12-12.

Nahas, konsistensi mereka kembali goyah hingga kembali tertinggal 12-14. Pertahanan rapat yang biasa diperagakan Raymond/Joaquin terlalu rapuh untuk menahan gempuran smes keras ganda Malaysia.

Dalam kondisi tertekan, Raymond/Joaquin gagal mengeluarkan bentuk permainan terbaiknya. Meski sempat memangkas jarak hingga 16-19, langkah mereka akhirnya benar-benar terhenti dengan skor akhir 19-21.

Hasil minus ini memastikan Raymond/Joaquin harus angkat koper dari New Delhi. Indonesia kini bertumpu pada dua wakil tersisa di sektor ganda putra Kejuaraan Dunia 2026, yakni Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani.

Curated For You

Editorial Team

Related Article