Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Desak Made Tak Kejar Rekor di Asian Games 2026, Fokus Tampil Maksimal

2 min read
Desak Made Tak Kejar Rekor di Asian Games 2026, Fokus Tampil Maksimal
Atlet panjat tebing Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi (IDN Times/Margith Damanik)
  • Atlet panjat tebing Indonesia Desak Made Rita Kusuma Dewi menargetkan performa terbaik di Asian Games 2026, bukan mengejar rekor, demi hasil maksimal bagi Indonesia.

  • Suhu dingin di Aichi-Nagoya menjadi tantangan karena dapat membuat tangan kaku dan memengaruhi pemanasan, sehingga Desak perlu menjaga kondisi tubuh tetap optimal.

  • Desak ingin menjalani setiap tahap pertandingan dengan lancar hingga final dan meminta doa serta dukungan masyarakat Indonesia untuk dirinya dan tim nasional.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Atlet panjat tebing tim Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, tidak menjadikan rekor sebagai target utama di Asian Games 2026. Dia hanya ingin memberikan performa terbaik dalam setiap kesempatan dan membantu Indonesia meraih hasil maksimal.

Desak mengaku persiapannya menuju Asian Games 2026 tidak jauh berbeda dibandingkan edisi sebelumnya. Dia tetap memegang prinsip untuk memberikan kemampuan terbaik dalam setiap sesi latihan dan membawanya ke arena pertandingan.

"Kalau dibilang perasaannya sangat sama seperti Asian Games sebelumnya. Makanannya, penonton, terus dukungan. Dari diri sendiri juga, selalu mengusahakan dan di setiap sesi latihan selalu mengusahakan yang terbaik, latihan dengan baik, dan berharap juga Asian Games ini hasilnya juga baik," kata Desak dalam keterangan resmi.

  1. 1. Suhu dingin jadi tantangan Desak Made

    Desak Made Rita Kusuma Dewi meraih emas di World Climbing Series Chamonix (dok. World Climbig/Jan Virt)
    Desak Made Rita Kusuma Dewi meraih emas di World Climbing Series Chamonix (dok. World Climbig/Jan Virt)

    Meski persiapannya relatif sama, Desak merasakan satu perbedaan cukup signifikan di Aichi-Nagoya, yakni suhu udara yang dingin. Kondisi tersebut menjadi perhatian tersendiri bagi atlet panjat tebing.

    Desak harus memastikan tubuh, terutama tangannya, tetap berada dalam kondisi optimal sebelum melakukan pemanjatan. Menurutnya, suhu dingin cukup berpengaruh ketika melakukan pemanasan.

    "Kalau untuk pemanasan sih lumayan berpengaruh. Pertama forehand, putarnya cepat, dan mengondisikan suhu badan biar nggak dingin. Tangan kalau dingin kan agak kaku," jelas Desak.

    Meski begitu, kondisi tersebut tidak mengubah fokus Desak menghadapi persaingan di Asian Games 2026. Motivasi utamanya tetap sama, yakni menjadi yang terbaik untuk dirinya sendiri sekaligus Indonesia.

    "Motivasinya kalau dari pribadi pasti ingin selalu menjadi yang terbaik untuk diri sendiri dan Indonesia," ungkap Desak.

  2. 2. Desak Made tak jadikan rekor sebagai target

    Desak Made Rita Kusuma Dewi di podium speed putri World Climbing Series Chamonix (dok. World Climbig/Jan Virt)
    Desak Made Rita Kusuma Dewi di podium speed putri World Climbing Series Chamonix (dok. World Climbig/Jan Virt)

    Ketika ditanya mengenai target yang ingin dicapai, Desak tidak secara khusus menjadikan rekor sebagai tujuan utama. Justru, dia lebih memilih fokus memberikan penampilan maksimal ketika kesempatan bertanding tiba.

    Menurutnya, yang terpenting adalah mampu tampil tanpa menyisakan kemampuan dan melewati setiap tahapan pertandingan dengan lancar hingga babak final.

    "Bukan rekor, tapi bagaimana saya bisa all out memberikan performa terbaik. Dan mulus sampai big final," kata Desak.

  3. 3. Berharap doa dan dukungan masyarakat

    Desak Made Rita Kusuma Dewi meraih emas di World Climbing Series Chamonix (dok. World Climbig/Jan Virt)
    Desak Made Rita Kusuma Dewi meraih emas di World Climbing Series Chamonix (dok. World Climbig/Jan Virt)

    Kini, Desak berharap dukungan dan doa dari keluarga serta masyarakat Indonesia dapat menjadi energi tambahan selama perjuangannya di Aichi-Nagoya.

    Dia secara khusus meminta doa untuk dirinya dan para atlet tim Indonesia lainnya yang akan bertanding, terutama dalam menghadapi kualifikasi dan final.

    "Tolong doa sangat banyak untuk Desak dan teman-teman yang akan mengikuti kualifikasi Asian Games 2026, dan final buat saya. Semoga di setiap sesi pemanjatan mulus, lancar, sampai big final," pinta Desak Made.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More