Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

3 Pertandingan Final PSG di Liga Champions hingga 2025/2026

3 Pertandingan Final PSG di Liga Champions hingga 2025/2026
ilustrasi logo PSG (unsplash.com/moahadsaqib)
Share Article

Paris Saint-Germain (PSG) menjadi klub yang diunggulkan di Liga Champions Eropa (UCL). Klub berjuluk Les Parisiens tersebut telah beberapa kali melaju hingga partai puncak. Berikut tiga pertandingan final PSG di Liga Champions.

1. PSG harus mengakui keunggulan Bayern Munich di final UCL 2019/2020

Pertandingan final Liga Champions 2019/2020 yang mempertemukan PSG dan Bayern Munich digelar tanpa penonton akibat situasi pandemi COVID-19. Sejak peluit pertama dibunyikan, PSG yang saat itu diarsiteki oleh Thomas Tuchel langsung menerapkan skema serangan balik cepat. Trio lini depan mereka yang diisi oleh Neymar, Kylian Mbappe, dan Angel Di Maria berulang kali merepotkan barisan pertahanan Die Roten. Sayangnya, ketangguhan Manuel Neuer di bawah mistar gawang membuat deretan peluang emas Les Parisiens gagal berbuah gol.

Memasuki paruh kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat setelah kedua tim papan atas Eropa ini saling jual beli serangan. Malapetaka bagi PSG tiba pada menit ke-59 akibat kelengahan di sektor kiri pertahanan mereka. Kingsley Coman menjadi pemain yang berhasil membobol gawang Keylor Navas. Memanfaatkan umpan silang terukur yang dilepaskan Joshua Kimmich, Coman berhasil mengubah papan skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Bayern Munich.

Tertinggal satu gol membuat PSG bergerak cepat dengan meningkatkan daya dobrak demi menyamakan kedudukan. Thomas Tuchel memasukkan beberapa tenaga baru seperti Marco Verratti dan Eric Maxim Choupo-Moting untuk memecah kebuntuan. Meski terus mengurung, rapatnya organisasi pertahanan skuad asuhan Hansi Flick tidak mampu ditembus oleh para penyerang PSG. Skor tipis 1-0 bertahan hingga laga usai dan memaksa PSG harus mengubur mimpi mereka untuk pertama kalinya menjuarai Liga Champions.

2. PSG juara Liga Champions 2024/2025 setelah membantai Inter Milan

PSG bertemu dengan Inter Milan di final Liga Champions 2024/2025 yang digelar di Allianz Arena. Laga tersebut menjadi panggung pembuktian PSG yang tampil dominan atas Inter Milan. Les Parisiens langsung mengambil inisiatif serangan untuk mengurung pertahanan wakil Italia tersebut. Hasilnya langsung terlihat pada menit ke-12 ketika Achraf Hakimi sukses menjebol gawang mantan klubnya setelah memanfaatkan kerja sama apik dengan Vitinha. Tidak butuh waktu lama bagi PSG untuk menggandakan keunggulan melalui sepakan Desire Doue yang sempat berbelok arah setelah mengenai badan Federico Dimarco pada menit ke-20.

Inter Milan mencoba merespons demi mengejar ketertinggalan melalui skema serangan balik pada babak kedua. Namun, lini pertahanan PSG yang dikomandoi Marquinhos tampil sangat solid dan sukses meredam setiap gelombang serangan. Alih-alih memperkecil kedudukan, Nerazzurri justru kembali kebobolan pada menit ke-62 setelah Doue mencetak gol keduanya malam itu. Sebelas menit berselang, Khvicha Kvaratskhelia semakin memperlebar jarak lewat golnya yang mengubah papan skor menjadi 4-0.

Pesta gol armada Luis Enrique akhirnya ditutup dengan manis oleh gol pemain pengganti, Senny Mayulu, menjelang akhir waktu normal pertandingan. Gol penutup pada menit ke-85 tersebut lahir berkat assist dari Bradley Barcola yang mengoyak jala Yann Sommer untuk kelima kalinya. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga, skor telak 5-0 untuk kemenangan Les Parisiens tetap tidak berubah. Hasil tersebut sekaligus memastikan trofi Liga Champions pertama bagi PSG sepanjang sejarah klub.

3. PSG menjuarai UCL 2025/2026 setelah menaklukkan Arsenal lewat adu penalti

PSG dan Arsenal saling berhadapan di final Liga Champions 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Puskas Arena berlangsung sengit sejak menit awal dengan tempo permainan yang tinggi. Arsenal mampu mengejutkan PSG lewat gol cepat Kai Havertz saat laga baru berjalan 6 menit. Keunggulan tersebut membuat The Gunners tampil lebih percaya diri dalam mengendalikan jalannya laga.

Setelah tertinggal, PSG mulai mengambil inisiatif serangan dan lebih dominan dalam penguasaan bola. Tim asuhan Luis Enrique terus menekan pertahanan Arsenal yang tampil disiplin sepanjang babak pertama. Upaya PSG akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-65 ketika Ousmane Dembele mencetak gol penyeimbang melalui titik penalti. Skor 1-1 bagi kedua tim bertahan hingga waktu normal berakhir.

Laga kemudian berlanjut ke babak tambahan waktu yang tetap berlangsung ketat. PSG maupun Arsenal gagal mencetak gol tambahan sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti. Dalam babak adu penalti, PSG memastikan kemenangan dengan skor 4-3 setelah Gabriel Magalhaes sebagai eksekutor terakhir Arsenal gagal menjalankan tugasnya. Kemenangan ini membuat Les Parisiens sukses mempertahankan gelar juara Liga Champions sekaligus meraih trofi kedua mereka secara beruntun di kompetisi tersebut.

Melaju hingga partai final Liga Champions tentu bukan hal yang mudah bagi sebuah tim. Dari seluruh pertandingan di atas, PSG berhasil menjadi juara sebanyak dua kali. Menariknya, Les Parisiens meraih kedua trofi UCL tersebut ketika dilatih oleh Luis Enrique.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy

Related Articles

See More

4 Fakta Balapan Moto3 Italia 2026, Veda Pratama Finis Kedelapan

04 Jun 2026, 07:08 WIBSport