Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Ganda Campuran yang Juara World Tour Super 1000 2026

3 min read
4 Ganda Campuran yang Juara World Tour Super 1000 2026
ilustrasi bulu tangkis (unsplash.com/Mustafa Fatemi)
  • Empat turnamen BWF World Tour Super 1000 2026 melahirkan empat juara ganda campuran berbeda, menandai persaingan yang tersebar sepanjang musim.
  • Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping menjuarai Malaysia Open, sedangkan pasangan nonunggulan Taiwan Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan merebut gelar All England.
  • Mathias Christiansen/Alexandra Boje menang di Indonesia Open, sementara Guo Xin Wa/Chen Fang Hui mengalahkan Feng/Huang untuk menjadi juara China Open.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Persaingan sektor ganda campuran di turnamen bulu tangkis level tertinggi berlangsung kompetitif sepanjang 2026. Empat turnamen BWF World Tour Super 1000 yang digelar tahun ini menghadirkan empat pasangan berbeda sebagai peraih gelar juara. Hasil tersebut menunjukkan perebutan gelar di level Super 1000 tidak terpusat pada satu pasangan.

  1. 1. Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping (China) merengkuh gelar juara di Malaysia Open 2026

    Nama Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping tercatat sebagai ganda campuran pertama yang menjuarai turnamen World Tour Super 1000 2026. Pasangan peringkat satu dunia asal China itu merengkuh gelar juara di Malaysia Open 2026. Kemenangan mereka kala itu memastikan China keluar sebagai juara umum di turnamen bulu tangkis terbesar di Malaysia tersebut.

    Dalam laga final, Feng/Huang mengunci kemenangan atas rekan senegaranya yang diunggulkan di urutan kedua, yakni Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin. Mereka menang dalam duel sengit 2 game langsung yang berlangsung selama 45 menit dengan skor tipis 21-19 dan 21-19. Gelar juara itu menjadi gelar juara satu-satunya Feng/Huang di turnamen World Tour Super 1000 2026.

  2. 2. Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan (Taiwan) menyabet trofi juara di All England 2026

    Sektor ganda campuran menghadirkan kejutan di turnamen World Tour Super 1000 kedua yang digelar pada 2026, yakni All England 2026. Gelar juara di turnamen bulu tangkis tertua di dunia ini berhasil dimenangkan ganda campuran nonunggulan. Ini menjadi satu-satunya turnamen World Tour Super 1000 2026 yang dimenangkan pemain nonunggulan.

    Adapun ganda campuran nonunggulan tersebut adalah Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan. Ganda campuran Taiwan itu keluar sebagai pemenang setelah menaklukkan unggulan kelima asal Prancis pada laga final. Mereka menang 2 game langsung atas Thom Gicquel/Delphine Delrue dengan skor 21-19 dan 21-18 dalam waktu 46 menit. Gelar juara itu menjadi satu-satunya gelar juara yang diraih ganda campuran Taiwan di turnamen World Tour Super 1000 2026.

  3. 3. Mathias Christiansen/Alexandra Boje (Denmark) menjuarai Indonesia Open 2026

    Ganda campuran selanjutnya yang memenangkan gelar juara turnamen World Tour Super 1000 2026 adalah Mathias Christiansen/Alexandra Boje. Ganda campuran berkebangsaan Denmark itu menjadi juara di Indonesia Open 2026. Mereka menjadi satu-satunya ganda campuran Eropa yang mengamankan gelar juara di turnamen World Tour Super 1000 2026.

    Christiansen/Boje mengamankan gelar juara setelah membukukan kemenangan atas ganda campuran China pada laga final. Mereka menang atas Cheng Xing/Zhang Chi 2 game langsung dengan skor ketat 21-19 dan 23-21 dalam waktu 46 menit. Keberhasilan itu membuat nama mereka tercatat sebagai pebulu tangkis Denmark pertama dan satu-satunya yang menjuarai turnamen World Tour Super 1000 2026.

  4. 4. Guo Xin Wa/Chen Fang Hui (China) keluar sebagai juara di China Open 2026

    Guo Xin Wa/Chen Fang Hui menjadi ganda campuran terakhir yang menjuarai turnamen World Tour Super 1000 2026. Duet asal China itu merengkuh gelar juara di hadapan publiknya sendiri, yakni di China Open 2026. Mereka menjadi ganda campuran kedua China yang mengamankan gelar juara di level ini setelah Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping.

    Guo/Chen memastikan gelar juara dengan mengalahkan rekan senegara pada laga final. Mereka menang atas Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping yang berstatus unggulan pertama sekaligus juara bertahan. Dalam pertempuran sengit yang berjalan selama 88 menit, mereka menang 3 game dengan skor tipis 25-23, 20-22, dan 21-15.

    Beragamnya pasangan yang meraih gelar juara di level Super 1000 menunjukkan ketatnya persaingan sektor ganda campuran sepanjang 2026. Konsistensi menjadi tantangan tersendiri bagi setiap pasangan untuk mempertahankan performa di tengah jadwal turnamen yang padat. Menarik untuk melihat apakah persaingan tersebut akan semakin merata atau justru menghadirkan dominasi pasangan tertentu pada 2027.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More