Menpora Erick Thohir menerima audiensi Chef de Mission (CdM) Asian Games 2026, Todotua Pasaribu, Rabu (1/7/2026). (Dok. Kemenpora).
Dari 400 lebih atlet, hanya empat medali emas yang ditargetkan. Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menyatakan pemerintah sebenarnya berharap Tim Merah Putih bisa mendapatkan lebih, namun target yang dipasang harus realistis.
Target tersebut menurun dari pencapaian Tim Indonesia di Asian Games Hangzhou 2022, yang dihelat pada September 2023 lalu. Pada edisi tersebut, Indonesia berhasil menyabet tujuh medali emas, yang dilengkapi dengan 11 perak dan 18 perunggu.
"Targetnya tentu mesti realistis kurang lebih empat emas. Kalau dulu tujuh. Tetapi, dulu tujuh itu ada tiga nomor yang sudah tidak dipertandingkan lagi di Asian Games seperti menembak dan dayung," ujar Erick.
Alasan pemerintah mematok target realistis adalah karena nomor andalan yang berhasil meraih emas dalam edisi tersebut tak dipertandingkan di Aichi-Nagoya. Persiapan banyak cabor yang kurang maksimal akibat tipisnya anggaran juga menjadi penyebab utama. Sebagian besar tak dapat mengukur kemampuan di luar negeri. Lalu, terkait cabor mana yang nantinya diyakini dapat medali emas, Erick memilih merahasiakannya.
"Kita tidak boleh lugu membuka seluruh data. Target emasnya dari cabang ini, atletnya ini, musuh sudah tahu nanti. Jadi kalau saya selalu bicara targetnya empat emas, (cabor) a, b, c, silakan wujudkan," ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PSSI tersebut.