Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

3 Pemain yang Absen karena Sanksi pada Pekan Pertama EPL 2026/2027

3 Pemain yang Absen karena Sanksi pada Pekan Pertama EPL 2026/2027
ilustrasi kartu merah (pexels.com/boom)
  • EPL 2026/2027 dimulai 21 Agustus, dengan Ryan Christie, Joachim Andersen, dan Wesley Fofana absen pada pekan pertama karena melanjutkan sanksi musim lalu.
  • Christie menjalani laga terakhir dari skors tiga pertandingan akibat kartu merah versus Fulham, sehingga tidak membela Bournemouth saat tandang ke Manchester City pada 24 Agustus.
  • Andersen absen saat Fulham menghadapi Chelsea, sedangkan Fofana menjalani skors dua laga untuk Chelsea, termasuk duel melawan Fulham dan Brighton.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

English Premier League (EPL) 2026/2027 bakal resmi kick-off pada 21 Agustus 2026. Matchday pembuka dijadwalkan berlangsung sampai 24 Agustus 2026. Menariknya, ada tiga pemain yang tidak bisa ambil bagian pada pekan perdana ini. Mereka harus menuntaskan hukuman larangan bertanding akibat pelanggaran yang dilakukan pada musim sebelumnya.

  1. 1. Ryan Christie tidak bisa membela AFC Bournemouth saat melawan Manchester City

    Ryan Christie bakal absen ketika AFC Bournemouth bermain tandang melawan Manchester City di Etihad Stadium pada 24 Agustus 2026. Pasalnya, gelandang asal Skotlandia berusia 31 tahun ini masih memiliki satu larangan bertanding akibat kartu merah yang diterimanya kala berhadapan dengan Fulham pada pekan ke-36 Premier League 2025/2026 (9/5/2026). Saat itu, Christie diusir Andrew Madley dari lapangan pada menit 42. Ia melalukan tackle dari belakang kepada Timothy Castagne. Madley awalnya hanya memberinya kartu kuning. Namun, ia mengubah keputusannya usai mengecek Video Assistant Referee (VAR). Beruntungnya, Bournemouth mampu menang 1-0.

    Christie pun terkena sanksi tiga pertandingan akibat kartu merahnya tersebut. Ia sudah menyelesaikan dua hukuman pertamanya ketika Bournemouth imbang 1-1 dengan Manchester City pada pekan ke-37 EPL 2025/2026 (20/5/2026) dan versus Nottingham Forest pada matchday pemungkas musim tersebut (24/5/2026). Namun, andai hukuman ini tidak ada, Christie kemungkinan besar tetap tidak bisa beraksi dalam laga melawan The Cityzens pada 24 Agustus 2026 nanti. Sebab, kondisi fisiknya masih meragukan. Personel setinggi 1,78 meter dengan nomor punggung 10 itu tidak terlibat dalam tiga pertandingan pramusim terakhir Bournemouth.

  2. 2. Joachim Andersen juga mendapat kartu merah pada pekan ke-36 EPL 2025/2026

    Ketika mengalahkan Fulham 1-0 pada pekan ke-36 Premier League 2025/2026 (9/5/2026), AFC Bournemouth sebetulnya tidak menjalani pertandingan 10 melawan 11. Sebab, beberapa menit setelah Ryan Christie mendapat kartu merah, ada personel Fulham yang juga menerima hukuman serupa. Joachim Andersen melakukan tackle dua kaki kepada Adrien Truffert. Bournemouth lantas mendapat gol kemenangannya dari Rayan pada menit 53.

    Seperti Christie, Andersen pun harus menjalani larangan bertanding tiga laga. Bek tengah asal Denmark tersebut sudah menuntaskan dua di antaranya ketika Fulham imbang 1-1 dengan Wolverhampton Wanderers pada 17 Mei 2026 dan menang 2-0 atas Newcastle United pada 24 Mei 2026. Pilar setinggi 1,9 meter yang kini berusia 30 tahun itu bakal melakoni sanksi ketiganya kala Fulham menjamu Chelsea di Craven Cottage pada 24 Agustus 2026.

  3. 3. Wesley Fofana tidak bisa bermain dalam dua pertandingan pertama EPL 2026/2027

    Wesley Fofana menjadi satu pemain lain yang tidak bisa bermain pada pekan pembuka Premier League 2026/2027 akibat sanksi larangan bertanding. Namun, bek tengah Chelsea asal Prancis ini bukan hanya bakal absen ketika timnya berhadapan dengan Fulham pada 24 Agustus 2026. Fofana juga tidak dapat tampil ketika Chelsea menjamu Brighton & Hove Albion di Stamford Bridge 6 hari berselang untuk melakoni matchday kedua. Sebab, Fofana memang harus menjalani hukuman dua laga. Sanksi tersebut didapatnya akibat kartu kuning via dua kartu merah yang dikantongi pada pekan terakhir EPL 2025/2026.

    Saat itu, Fofana membela Chelsea melawan Sunderland di Stadium of Light. Ia menerima kartu kuning pertamanya pada menit 54 akibat pelanggaran kepada Brian Brobbey. Cole Palmer lantas memperkecil ketertinggalan Chelsea menjadi 1-2 2 menit berselang. Naas, mereka malah harus bermain dengan sepuluh orang mulai menit 62 gara-gara Fofana yang terkena kartu kuning kedua setelah menjegal Wilson Isidor. Skor pun bertahan hingga pertandingan usai dan Sunderland menang 2-1. Dampaknya, Chelsea gagal lolos ke kompetisi Eropa karena tempat tersebut yang menjadi milik Sunderland.

    Tiga pemain di atas harus melewatkan pekan pembuka EPL 2026/2027 akibat pelanggaran yang dilakukan pada musim sebelumnya. Fofana bahkan tetap tidak bisa bermain pada matchday kedua. Namun, semuanya memang telah sesuai dengan aturan yang ditetapkan Football Association (FA).

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More