Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

3 Pemain Termahal yang Dibeli Inter Milan dari EPL per 18 Agustus 2026

3 Pemain Termahal yang Dibeli Inter Milan dari EPL per 18 Agustus 2026
ilustrasi bola sepak (pexels.com/Володимир Король)
  • Romelu Lukaku menjadi pembelian termahal Inter dari Premier League: 74 juta euro dari Manchester United pada 2019, dengan kontribusi 78 gol, 22 assist, dan gelar Serie A 2020/2021.
  • Inter membayar 30 juta euro kepada Tottenham untuk Djed Spence pada musim panas 2026. Ia dikontrak hingga 2031 dan diproyeksikan mengisi peran bek atau gelandang kanan setelah Dumfries hengkang.
  • Christian Eriksen dibeli dari Tottenham seharga 27 juta euro pada 2020, membantu Inter meraih Serie A 2020/2021, sebelum kontraknya berakhir lebih cepat pada Desember 2021.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jantung pertahanan menjadi salah satu fokus pembenahan bagi Inter Milan pada musim panas 2026. Setelah merekrut John Stones secara gratis dan mempermanenkan Manuel Akanji dari Manchester City, klub yang ditukangi Cristian Chivu ini juga telah memperoleh tanda tangan Djed Spance dengan membayar 30 juta euro (sekitar Rp618,7 miliar) kepada Tottenham Hotspur. Spance langsung mewarnai daftar tiga pemain termahal yang pernah dibeli I Nerazzurri dari klub yang berada di English Premier Leauge (EPL) per 18 Agustus 2026.

  1. 1. Romelu Lukaku diboyong dengan biaya 74 juta euro dari Manchester United

    Setelah berkarier bersama Manchester United kurang lebih selama 2 tahun, Romelu Lukaku diboyong Inter Milan seharga 74 juta euro (sekitar Rp1,5 triliun) pada musim panas 2019. Ia dipagari kontrak panjang 5 tahun yang berlaku sampai 2024. Antonio Conte selaku pelatih sering memasangnya sebagai penyerang tengah utama. Sebab, ujung tombak kelahiran Antwerpen ini dibekali fisik tangguh sehingga tidak ragu terlibat duel, penempatan posisi yang baik sehingga memudahkan rekan mengirim umpan, dan penyelesaian akhir tajam. Selain itu, dia rajin turun menawarkan opsi umpan bagi rekan dan membuka ruang di lini pertahanan lawan.

    Lukaku sendiri kemudian bertransformasi menjadi mesin gol bagi Inter Milan. Penyerang tengah yang kini berusia 33 tahun ini ikut berkontribusi membawa I Nerazzurri menjuarai Serie A Italia 2020/2021. Berkat rekam jejak impresif selama membela klub asal Lombardia tersebut, Chelsea mendaratkannya lagi ke Stamford Bridge Stadium pada musim panas 2021.

    Hanya bertahan singkat, Lukaku dipinjamkan Chelsea kepada Inter Milan seharga 7,86 juta euro (sekitar Rp162 miliar) pada musim panas 2022. Penyerang tengah bertinggi 191 cm ini dipinjam sampai Juni 2023. Kehadirannya menambah rotasi sehingga cukup sering masuk starter. Sumbangsihnya sempat terganggu cedera hamstring sehingga harus melewatkan beberapa pertandingan. Dirinya ikut membawa I Nerazzurri menjuarai Coppa Italia serta Supercoppa Italiana. Dia menyumbang 78 gol dan 22 assist dari total 132 pertandingan di berbagai kompetisi.

  2. 2. Inter Milan mendatangkan Djed Spence dari Tottenham Hotspur seharga 30 juta euro

    Inter Milan membayar Tottenham Hotspur 30 juta euro (618,7 miliar) demi mendatangkan Djed Spence pada musim panas 2026. Pemain berkebangsaan Inggris ini menandatangani kontrak jangka panjang 5 tahun yang rencananya berlaku sampai 2031. Dia diproyeksikan untuk menempati posisi bek kanan atau gelandang kanan yang ditinggalkan oleh Denzel Dumfries yang memilih hengkang ke Real Madrid. Ia ternyata tidak asing dengan atmosfer persaingan Serie A Italia karena pernah memperkuat Genoa. Ini menjadi modal berharga guna mempercepat adaptasinya bersama I Nerazzurri.

    Sebelum terbang ke kota Milan, Spence didapatkan Tottenham Hotspur dari Middlesbrough pada musim panas 2022. Dia saat itu kesulitan mendapat kesempatan merumput reguler karena ketatnya persaingan mengawal sisi kanan pertahanan. Pemain kelahiran London ini kemudian dipinjamkan kepada Stade Rennais, Leeds United, serta Genoa demi mendapat jam terbang.

    Setelah bertualang dengan status pinjaman, Spence kembali membela Tottenham Hotspur pada musim panas 2024 dan perlahan menjelma menjadi salah satu figur penting dalam skema taktik. Selain bek kanan, dirinya pernah diturunkan sebagai bek kiri atau gelandang sayap. Pemain yang kini berusia 26 tahun ini mempunyai stamina solid serta kecepatan sehingga bisa naik turun membantu pertahanan dan penyerangan. Dia ikut mengantar The Lilywhites memenangkan UEFA Europa League 2024/2025. Ia mencatatkan 2 gol dan 3 assist dari total 85 pertandingan di berbagai kompetisi.

  3. 3. Christian Eriksen ditebus dari Tottenham Hotspur dengan biaya 27 juta euro

    Dengan biaya 27 juta euro (sekitar Rp557 miliar), Inter Milan menebus Christian Eriksen dari Tottenham Hotspur pada musim dingin 2020. Pemain berkebangsaan Denmark tersebut menandatangani kontrak 4,5 tahun yang rencananya berlangsung sampai Juni 2024. Dia ketika itu diproyeksikan untuk mendongkrak kualitas sektor tengah I Nerazzurri. Ini menjadi pengalaman pertamanya mengembangkan potensi bersama klub Serie A.

    Eriksen sendiri menambah rotasi, khususnya di sektor tengah. Sebab, dia mampu diplot sebagai gelandang tengah, gelandang bertahan, atau gelandang serang. Pemain yang kini berusia 34 tahun ini memiliki visi bermain dan kreativitas guna membantu distribusi bola. Dia juga menambah opsi umpan dan membuka ruang bagi rekan. Dirinya tercatat membawa I Nerazzurri memenangkan Serie A 2020/2021. Dia mencetak 8 gol dan 3 assist dari total 60 pertandingan di berbagai ajang. Performanya ternyata terganggu lantaran mengalami cardiac arrest (henti jantung tiba-tiba) sehingga sepakat berpisah lebih cepat pada Desember 2021.

    Ketiga pemain di atas menjadi yang termahal yang pernah dibeli Inter Milan dari klub Premier League. Spence diproyeksikan menggantikan tugas Dumfries di posisi bek kanan atau gelandang kanan. Sementara, Eriksen sedang terikat kontrak bersama VfL Wolfsburg dan Lukaku mengambil kesempatan merasakan atmosfer Super Lig Turki dengan membela Fenerbahce pada musim panas 2026

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More