Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Bursa Pelatih Real Madrid Memanas, Guti Sebut Mourinho Sudah Habis

Bursa Pelatih Real Madrid Memanas, Guti Sebut Mourinho Sudah Habis
Kandang Real Madrid (Unsplash.com/Alfonso Aguirre)
Intinya Sih
  • Bursa pelatih Real Madrid memanas jelang musim 2026, dengan Jose Mourinho kembali masuk radar meski menuai pro dan kontra di kalangan legenda klub.
  • Guti menilai masa keemasan Mourinho telah berlalu dan menyarankan Madrid mencari pelatih yang sedang berada di performa terbaik untuk membangun tim.
  • Nama-nama seperti Klopp, Allegri, dan Pochettino disebut lebih cocok dengan kebutuhan taktik modern Madrid dalam upaya mengembalikan kejayaan klub.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Bursa pelatih Real Madrid jelang musim 2026 kian memanas. Nama Jose Mourinho kembali masuk radar, namun tidak semua pihak sepakat dengan opsi tersebut.

Legenda klub, Guti, secara terbuka meragukan Mourinho di Santiago Bernabeu kali ini. Ia menilai Madrid seharusnya mencari pelatih yang sedang berada di performa terbaik, bukan yang mengandalkan reputasi lama.

Spekulasi pergantian pelatih mencuat setelah Madrid berpotensi menutup musim 2025/26 tanpa gelar. Posisi Alvaro Arbeloa pun disebut berada di ujung tanduk.

Selain Mourinho, sejumlah nama besar masuk bursa. Mereka di antaranya Juergen Klopp, Massimiliano Allegri, hingga Mauricio Pochettino.

1. Rekam jejak Jose Mourinho di Real Madrid

Bagi Madrid, Mourinho bukan sosok baru. Ia pernah melatih Los Blancos pada periode 2010 hingga 2013.

Dalam tiga musim tersebut, Mourinho mempersembahkan satu gelar LaLiga dan satu trofi Copa del Rey. Ia juga dikenal sebagai pelatih yang mampu mengendalikan ruang ganti penuh bintang.

Pengalaman dan karakter kuat itu membuat namanya kembali dilirik. Terlebih, Madrid membutuhkan sosok tegas untuk mengelola skuad bertabur bintang.

Namun, situasi saat ini berbeda. Mourinho masih terikat kontrak dengan Benfica hingga 2027, yang membuat peluang kepindahannya tidak mudah.

2. Guti nilai Mourinho tak lagi di puncak

Di tengah spekulasi tersebut, Guti justru memberikan pandangan berbeda. Ia menilai performa Mourinho sudah tidak seperti dulu.

"Mourinho itu memang seorang pelatih hebat, tapi saya pikir masa jaya dia sudah berakhir, dalam artian dia datang dari Fenerbahce, dia tiba di Benfica di saat yang sangat buruk dan saya pikir ada pelatih yang dalam performa lebih baik daripada Mou yang akan saya rekrut sebelum dia," ujar Guti kepada DAZN.

Komentar ini mempertegas keraguan terhadap Mourinho sebagai solusi jangka panjang Madrid.

3. Real Madrid butuh pelatih yang sedang bagus

Menurut Guti, klub sebesar Real Madrid harus berpikir ke depan. Pelatih dengan tren positif dinilai lebih relevan untuk membangun kembali dominasi tim.

Nama-nama seperti Klopp, Allegri, hingga Pochettino menawarkan pendekatan berbeda. Mereka dinilai lebih sesuai dengan kebutuhan taktik modern dan dinamika sepak bola saat ini.

Keputusan manajemen Madrid dalam memilih pelatih akan menjadi penentu arah klub ke depan. Salah langkah bisa memperpanjang puasa gelar, sementara pilihan tepat bisa mengembalikan kejayaan.

Share
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us

Related Articles

See More