Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kenapa Marc Marquez Gagal Finis di MotoGP Thailand 2026?

Kenapa Marc Marquez Gagal Finis di MotoGP Thailand 2026?
ilustrasi balap motor (unsplash.com/Olav Tvedt)
Intinya Sih
  • Marc Marquez gagal finis di MotoGP Thailand 2026 setelah ban belakang motornya pecah pada lap 21 saat melintasi tikungan keempat di Chang International Circuit.
  • Ducati menjelaskan kerusakan pelek ban terjadi karena motor Marquez menghantam kerbs, menyebabkan kebocoran dan ledakan ban yang memaksanya menghentikan balapan lebih awal.
  • Pihak Michelin menilai suhu tinggi dan karakteristik tajam kerbs sirkuit Buriram menjadi penyebab utama banyaknya pelek rusak sepanjang pekan balap, termasuk insiden Marquez.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Balapan utama MotoGP Thailand 2026 yang berlangsung pada Minggu (1/3/2026) siang WIB berakhir antiklimaks untuk Marc Marquez. Pembalap Ducati Lenovo Team itu harus menyudahi balapan lebih awal pada lap 21. Ban belakang motor Marquez pecah saat melewati tikungan keempat.

Ducati langsung mengungkapkan permasalahan yang menjegal laju Marquez di Chang International Circuit. Masalah tersebut berkaitan dengan pelek motor yang meledak. Mengapa itu bisa terjadi?

1. Marc Marquez gagal menuntaskan balapan utama MotoGP Thailand 2026 akibat pecah ban belakang

Marc Marquez memulai balapan utama GP Thailand 2026 dari posisi kedua. Namun, pembalap asal Spanyol itu melorot ke posisi ketiga setelah disalip Raul Fernandez. Marquez kian menurun pada lap keempat usai diasapi Jorge Martin dan Pedro Acosta sehingga berada di posisi kelima.

Situasi tersebut tak lantas membuat Marquez menyerah. Pemilik tujuh gelar juara kelas utama itu memberi perlawanan terhadap Martin dan Acosta dalam perebutan posisi ketiga. Pertarungan ketiga pembalap terus terjadi hingga lap 20.

Sayangnya, Marquez tak bisa melanjutkan balapan pada lap 21. Motornya mengalami pecah ban saat melintasi tikungan keempat. Alhasil, Marquez gagal mendulang poin pada balapan tersebut.

2. Penjelasan Ducati dan Marc Marquez soal masalah pecah ban saat balapan utama MotoGP Thailand 2026

Ducati langsung menanggapi masalah yang dialami Marc Marquez pada balapan utama GP Thailand 2026. Davide Tardozzi selaku bos tim Ducati Lenovo Team menyebut ban belakang motor Marquez mengalami kebocoran karena kerusakan pelek ban. Kerusakan tersebut imbas terkena kerbs di tikungan 4.

"Sayangnya, dia melewati kerbs di tikungan 4 yang menyebabkan pelek motornya pecah. Itulah sebabnya bannya bocor sehingga terpaksa berhenti. Ban motornya pecah karena menyentuh tepi apex. Aku tidak ingat pernah melihat kejadian seperti itu sebelumnya," kata Davide Tardozzi saat wawancara dengan TNT Sports dilansir Crash.

Tak hanya Tardozzi, Marc Marquez juga membeberkan masalah pecah pelek ban yang membuyarkan balapannya. Marquez heran karena dirinya belum pernah mengalami kejadian seperti itu sebelumnya. Apalagi, bukan dirinya saja yang melintasi kerbs di tikungan yang sama sepanjang pekan balap GP Thailand.

"Kerbs dirancang agar bisa dilintasi dengan mudah. Hal terpenting adalah kehati-hatian saat kembali ke trek. Namun, aku merasakan benturan di pelek begitu diriku melintasinya. Kemudian, ban belakangku meledak," ujar Marc Marquez dikutip Speedweek.

"Aku sempat tergelincir di tikungan 4 dan memutuskan mengambil jalur di sisi luar trek walau harus kehilangan waktu. Namun, keputusan yang kelihatannya aman malah tidak optimal. Pelek makin rusak dalam kejadian itu. Pembalap melewati kerbs seperti itu ratusan kali saat sesi tes dan latihan tanpa ada masalah. Ini sangat aneh," sambungnya.

3. Bos Michelin menyebut kerusakan pelek ban saat pekan balap GP Thailand 2026 akibat suhu tinggi dan karakteristik kerbs sirkuit

Michelin menanggapi permasalahan yang menimpa Marc Marquez saat balapan utama GP Thailand 2026. Piero Taramasso selaku bos Michelin menyebut kerusakan pelek ban telah terjadi sepanjang pekan balap di Chang International Circuit. Suhu tinggi dan karakteristik kerbs sirkuit jadi biang keladi rusaknya pelek ban.

"Kami mengalami masalah ini selama akhir pekan. Banyak roda yang melengkung ketika kembali ke tenda kami. Itu karena suhu yang sangat panas. Materialnya sangat lunak dan kerbs sangat tajam," kata Piero Taramasso dikutip Crash.

Taramasso mencontohkan masalah yang menimpa Jorge Martin dan Marc Marquez. Kedua pembalap sama-sama mengalami kebocoran ban akibat melintasi kerbs. Bedanya, ban depan Martin melengkung dan kempis secara bertahap, sedangkan ban belakang Marquez langsung kempis.

Hasil buruk pada balapan utama MotoGP 2026 Thailand bikin Marc Marquez hanya membawa pulang 9 poin dari Buriram. Marquez memperoleh poin tersebut setelah finis kedua pada balapan sprint. Marquez menduduki peringkat kedelapan dan tertinggal 23 poin dari Pedro Acosta.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Sport

See More