Attitude Era (1997–2002) diakui sebagai salah satu periode paling revolusioner dalam sejarah promosi gulat profesional World Wrestling Entertainment (WWE). Kesuksesan era ini tidak hanya ditopang jajaran pegulat main eventer, tetapi juga dihidupkan divisi midcard (menengah) yang dipenuhi karakter unik. Sabuk kejuaraan sekunder seperti Intercontinental dan European Championship menjadi panggung mereka untuk unjuk gigi. Mengusung aksi fisik ekstrem hingga kharisma yang memikat penonton, berikut enam legenda midcard dari WWE Attitude Era:
6 Legenda Midcard WWE dari Attitude Era, Ada Eddie Guerrero dan Chyna

Take a Deeper Read
1. Eddie Guerrero dikenal karena kharisma humoris dan taktik curangnya saat bertanding
Eddie Guerrero membawa warna baru dalam divisi midcard WWE lewat motto ikonik "Lie, Cheat, and Steal". Dilansir situs resmi WWE, ia memiliki keahlian teknis mumpuni di dalam ring berpadu dengan kharisma humorisnya yang alami. Kombinasi tersebut langsung membuatnya menjadi salah satu pegulat paling dicintai penggemar saat itu.
Gaya bertarung tempo tinggi khas lucha libre menjadi jaminan kualitas tinggi tiap pertandingannya. Selama berada di divisi midcard, Eddie meraih gelar juara Intercontinental Champion, European Champion, dan Tag Team Champion. Gemilang sebagai midcard, pegulat yang meninggal dunia pada 2005 tersebut kemudian menjadi juara WWE Champion selama Februari–Juni 2004.
2. Tarian Rikishi pada akhir pertandingan selalu ditunggu dalam tiap siaran mingguan WWE
Rikishi menjelma sebagai salah satu daya tarik utama di divisi midcard berkat karakternya yang menghibur. Penampilannya yang nyentrik bersama faksi Too Cool selalu disambut riuh ribuan penonton di arena. Dilansir Pro Wrestling Fandom, tarian khasnya setelah pertandingan menjadi salah satu momen paling dinanti pada tiap siaran mingguan.
Di balik karakternya yang menghibur, Rikishi sebenarnya pegulat tangguh yang pernah meraih gelar juara Intercontinental Champion. Manuver pemungkas raksasa lincah asal Samoa ini, yang biasa disebut Stink Face, selalu memancing gelak tawa sekaligus emosi para lawan. Popularitasnya di dalam dan luar ring selama dekade 2000-an awal menjadi bukti keberhasilannya menguasai midcard WWE.
3. Chyna membuat keberadaan perempuan di kancah gulat profesional dipandang serius
Dijuluki The Ninth Wonder of the World, Chyna mengukir sejarah sebagai salah satu perempuan pionir di pentas gulat profesional. Keunggulan fisik dan kekuatannya membuat dirinya mampu bersaing secara setara di divisi pria. Dilansir CBS News, kehadirannya di atas ring selalu memberi daya pikat unik sekaigus mendobrak pakem saat itu bahwa perempuan di pentas gulat hanya berperan sebagai pendamping pegulat pria.
Ia mencatatkan rekor abadi sebagai satu-satunya perempuan yang pernah memenangi Intercontinental Champion. Dominasinya di panggung midcard juga kian kokoh sebab menjadi anggota faksi legendaris D-Generation X bersama Triple H, Shawn Michaels, X-Pac, Road Dogg, dan Billy Gunn. Warisan pegulat yang meninggal pada 2016 tersebut adalah keberadaan divisi perempuan di WWE yang kini setara dengan divisi pria.
4. Rob Van Dam merajai divisi midcard WWE sebelum akhirnya menjadi juara dunia
Bergabung di puncak storyline Invasion (2001) saat WWE diserang faksi gabungan WCW-ECW, Rob Van Dam langsung mencuri perhatian publik lewat gaya bertarung yang keras. Manuver udara berisiko tinggi dipadu teknik tendangan atletis membuatnya melejit sebagai pegulat midcard populer. Tiap penampilannya di atas ring senantiasa disambut sorakan meriah dari para penonton.
Selain itu, eksekusi gerakan pemungkas, Five-Star Frog Splash, milik Van Dam juga tak kalah ikonis. Konsistensinya menyajikan laga berkualitas membuat pemilik nama asli Robert Szatkowski tersebut selalu ditunggu-tunggu dalam program mingguan WWE. Dilansir The SmackDown Hotel, gelar juara midcard yang diraihnya, antara lain: Intercontinental Champion, European Champion, dan Hardcore Champion. Capaian puncaknya adalah meraih sabuk WWE Champion pada 2006 dengan mengalahkan John Cena.
5. Hadirnya Ken Shamrock membawa intensitas pertarungan UFC ke atas ring WWE
Mendapat julukan The World's Most Dangerous Man, Ken Shamrock membawa intensitas bertarung yang terasa realistis. Sebagai mantan petarung UFC, atribut fisik dan penampilannya di atas ring bisa membuat penonton menahas napas. Mengusung karakter berperangai dingin, ledakan emosinya selalu berhasil meneror mental tiap lawan.
Gerakan Ankle Lock miliknya menjadi salah satu kuncian paling ditakuti pada era tersebut, sebab membuat lawannya tampak kesakitan sekaligus tak berkutik. Dilansir National Wrestling Hall of Fame, puncak karier Ken Shamrock di divisi midcard WWE adalah meraih gelar Intercontinental Champion, Tag Team Champion, dan King of the Ring. Shamrock menjadi bukti suksesnya transisi atlet beladiri campuran ke panggung gulat profesional.
6. The Godfather yang nyeleneh ternyata bisa merebut gelar juara Intercontinental Champion
Charles Wright menjadi pegulat WWE sejak 1991 dan sempat bergonta-ganti persona. Mulai dari Sir Charles, Papa Shango, hingga Kama yang menjadi anggota faksi Million Dollar Corporation serta Nation of Domination. Namun, kariernya baru melejit saat mengadopsi persona The Godfather, pegulat eksentrik yang gemar berpesta serta selalu diiringi rombongan perempuan tiap menuju ring.
The Godfather terbukti ampuh memancing gelak tawa penonton bahkan lawannya. Dilansir situs resmi WWE, berkat karakter nyeleneh tersebut, Charles Wright meraih gelar juara Intercontinental Champion pada 1999. The Godfather pun dikenang sebagai legenda midcard WWE paling menghibur dalam sejarah gulat profesional.
Itu tadi enam legenda midcard WWE pada Attitude Era. Beberapa tentu masih diingat secara jelas oleh para penggemar generasi millennial. Kira-kira, siapa yang akan masuk ke deretan WWE Hall of Fame?
Curated For You
- Perempuan Penggerak Koperasi Tangguh di Tepi Rel20 Oct 2026, 09:20 WIB
- 4 Juara Bertahan Terakhir yang Kalah pada Malam Pembukaan NBA26 Oct 2026, 10:18 WIB
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
- 4 Fakta Kemenangan Kimi Antonelli di F1 GP Amerika Serikat 202626 Oct 2026, 08:14 WIB
- Profil Ilja Dragunov, Pegulat Tangguh Rekrutan Terbaru AEW26 Oct 2026, 05:28 WIB