Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Amri dan Fadia Jadi Kapten Tim Indonesia di Asian Games 2026

2 min read
Amri dan Fadia Jadi Kapten Tim Indonesia di Asian Games 2026
Siti Fadia Silva Ramadhanti jadi kapten tim beregu putri Indonesia di Asian Games 2026 (dok.PP PBSI)
  • Amri Syahnawi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti dipilih sebagai kapten tim beregu Indonesia melalui mekanisme voting.
  • Amri memimpin tim putra untuk pertama kalinya, sedangkan Fadia memimpin tim putri setelah mendapat suara terbanyak.
  • Keduanya berharap skuad beregu Merah-Putih membawa pulang medali di Asian Games 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Target medali mana yang paling kamu dukung?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Tim bulu tangkis Indonesia resmi menunjuk kapten tim untuk laga nomor beregu Asian Games 2026. Amri Syahnawi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti dipilih menjadi pemimpin skuad Garuda dalam turnamen beregu nantinya.

Amri menjadi kapten tim beregu putra sementara Fadia untuk putri. Keputusan ini didapatkan setelah melewati mekanisme voting.

  1. 1. Terhormat bisa dipilih

    Amri Syahnawi jadi kapten tim beregu putra Indonesia di Asian Games 2026 (dok.PP PBSI)
    Amri Syahnawi jadi kapten tim beregu putra Indonesia di Asian Games 2026 (dok.PP PBSI)

    Amri mengaku terhormat bisa terpilih menjadi kapten tim beregu putra Indonesia di Asian Games 2026. Dia tak menyangka, pada akhirnya bisa dipilih setelah melewati sesi voting via grup WhatsApp skuad Garuda yang akan berlaga di Asian Games 2026.

    "Di grup Whatsapp tim ada beberapa nama yang bisa divoting untuk menjadi kapten. Ternyata, saya dan Fadia yang dipilih paling banyak. Kami merasa terhormat dan siap menjalankan tugas ini," kata Amri dalam keterangan tertulis.

    Di sisi lain, Fadia mengaku terkejut bisa menang mutlak dalam pemilihan kapten tim beregu putri Indonesia.

    "Di grup itu kan campuran, ada tim putra dan putri. Pas saya lihat hasil votingnya, kaget juga kok ada 15 suara, padahal tim putri hanya 10 orang. Ternyata pemain-pemain cowok dan pelatih juga voting untuk saya," kata Fadia.

  2. 2. Sempat sungkan dengan senior

    Tim bulu tangkis Indonesia menjalani pemusatan latihan (TC) di Jepang jelang Asian Games 2026 (dok.PP PBSI)
    Tim bulu tangkis Indonesia menjalani pemusatan latihan (TC) di Jepang jelang Asian Games 2026 (dok.PP PBSI)

    Ini menjadi pengalaman pertama Amri sebagai kapten tim beregu putra Indonesia. Amri mengaku sempat sungkan pada beberapa pemain yang lebih senior seperti Jonatan Christie dan Fajar Alfian.

    "Awalnya memang agak gugup, agak tidak enak, tapi lama-lama sudah di sini kami sering bareng, jalan dan makan bareng, ternyata suasananya semua cair. Bonding di tim juga cukup baik," kata Amri.

  3. 3. Berharap dapat sumbang medali

    Nikolaus Joaquin/SIti Fadia Silva Ramadhanti, pelatih ganda campuran Nova Widianto, dan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah jelang keberangkat
    Nikolaus Joaquin/SIti Fadia Silva Ramadhanti, pelatih ganda campuran Nova Widianto, dan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah jelang keberangkatan menuju TC Asian Games 2026 (dok.PP PBSI)

    Amri dan Fadia sama-sama berharap tim beregu Indonesia bisa meraih hasil maksimal di Asian Games 2026. Keduanya ingin skuad beregu Merah-Putih bisa membawa pulang medali dari pesta olahraga terbesar se-Asia ini.

    "Kalau harapannya, pasti kami bisa membawa pulang medali emas untuk tim Putra. Semoga kami bisa selalu kompak dan semangatnya terus dinaikkan," kata Amri.

    "Untuk tim putri, kami berharap kami bisa mencapai target dengan mendapat medali, jadi harus semangat, jangan takut lawan siapa pun. Saya sebagai kapten terus berpesan kepada semua agar membaur, kompak dan tidak ada istilah senior-junior. Kami di sini satu untuk Indonesia," timpal Fadia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More