Mercedes Rilis W14 sebagai Jagoan Baru untuk Formula 1 2023

Mercedes resmi merilis livery mobil menjelang Formula 1 2023. W14 dipilih sebagai nama untuk mobil jagoan mereka musim ini.
Berbeda dari musim lalu, Mercedes kembali menggunakan warna hitam sebagai warna utama livery. Lalu, apa yang unik dari mobil yang bakal dipakai Lewis Hamilton dan George Russell ini?
1. Mercedes kembali pakai warna hitam pada livery W14, masih ada aksen warna hijau

Tak seperti W13, livery mobil W14 menggunakan warna hitam. Warna tersebut dipilih kembali tim berjuluk Silver Arrows itu setelah dipakai pada 2020 dan 2021.
Masih tampak aksen warna hijau yang menghiasi bodi mobil. Warna tersebut merupakan warna khas Petronas, perusahaan minyak asal Malaysia yang menjadi sponsor utama tim.
2. Alasan di balik kembalinya Mercedes memakai warna livery hitam

Pemilihan warna hitam sebagai warna utama livery W14 bukan tanpa sebab. Ini berkaitan dengan upaya Mercedes menurunkan bobot mobil yang makin bertambah dalam beberapa waktu terakhir.
Melansir Racing News 365, mobil Formula 1 2023 diputuskan memiliki berat minimum sebesar 798 kg. Oleh karena itu, para tim berusaha agar mobil mereka tidak mengalami kelebihan bobot.
Salah satu cara paling mudah adalah tidak mengecat beberapa bagian bodi mobil. Alhasil, serat karbon terlihat pada area mobil yang tidak dicat. Hal tersebut bisa diamati terutama pada bodi samping mobil W14.
3. Bobot mobil di Formula 1 bukan masalah sepele, berpengaruh pada performa di lintasan

Masalah bobot mobil tak bisa dipandang sebelah mata. Sebab, bobot mobil yang kian berat memengaruhi kecepatan mobil saat melaju di atas lintasan. Hal ini diakui Toto Wolff, Team Principal Mercedes, sebagai upaya timnya agar bisa bersaing di barisan depan setelah performa buruk mereka musim lalu.
"Kami kelebihan bobot tahun lalu. Tahun ini, kami telah mencoba mencari tahu di mana kami bisa mengurangi bobot.
Jadi, sejarah kembali terulang sekarang. Anda bisa melihat mobil itu memiliki beberapa serat karbon yang terlihat bersama dengan sejumlah bagian yang dicat hitam pekat," ujar Wolff dikutip Racing News 365.
4. Sejumlah perubahan diterapkan pada W14, termasuk pada area sidepod

W14 tetap mempertahankan konsep slim sidepod seperti musim lalu. Bedanya, bagian inlet kini lebih lebar ketimbang sebelumnya.
Selain itu, beberapa bagian mobil juga mengalami perubahan. Area yang dimaksud antara lain sasis yang lebih ringan, geometri suspensi depan, sistem pendingin, dan konsep aerodinamika.
"Tahun lalu, saat kami mengetahui apa yang harus kami lakukan, butuh banyak pekerjaan untuk membuat kami bergerak maju. Menuju akhir musim, Anda bisa lihat performa kami meningkat dan saat musim dingin telah diatur ulang.
Kami telah melakukan semua hal yang kami inginkan dengan W13 tahun lalu. Namun, kami tak bisa karena kendala sumber daya atau fokus kami untuk memperbaiki masalah lainnya," jelas Mike Elliott, Direktur Teknis Mercedes dilansir Motorsport.
5. Lewis Hamilton terkesan dengan upaya tim dalam mengembangkan W14

Lewis Hamilton menyambut W14 dengan optimistis. Ia terkesan dengan upaya tim membawa sejumlah perubahan pada mobil musim ini. Pemilik tujuh gelar juara Formula 1 itu siap bersaing di barisan depan bersama Mercedes.
"Aku bersemangat untuk balapan lagi. Aku merasa tenang, bergairah, dan fokusku makin tajam. Aku siap melakukan apa yang diperlukan untuk meraih kemenangan," tegas Hamilton dikutip Formula 1.
6. George Russell termotivasi untuk melawan Red Bull dan Ferrari

Senada dengan Hamilton, George Russell juga memiliki motivasi untuk bersaing melawan Red Bull dan Ferrari. Ia percaya W14 bisa menempatkannya dalam pertarungan merebut kemenangan melawan dua pesaing kuat Mercedes musim ini.
"Kami ingin bertarung melawan (Max) Verstappen. Aku yakin Ferrari akan keluar dari blok dengan cepat. Kami ingin bertarung melawan mereka. Itulah mengapa aku bermimpi menjadi pembalap Formula 1 dan apa yang aku kerjakan tiap harinya," kata Russell.
Musim lalu, Mercedes hanya mampu meraih satu kemenangan di GP Brasil lewat George Russell. Mereka harus puas berada di posisi ketiga klasemen Formula 1 setelah mengoleksi 515 poin.



















