Atlet Wushu Indonesia, Harris Horatius, saat berlaga di Asian Games 2022 Hangzhou (dok. NOC Indonesia)
Demi memastikan standardisasi nasional setara dengan level dunia, PB WI tidak tanggung-tanggung dalam menggelar penataran ini. Mereka bekerja sama dengan Federasi Wushu Internasional (IWUF) untuk mendatangkan empat instruktur terbaik langsung dari China, negara asal olahraga wushu.
Keempat penatar tersebut akan menggembleng 106 peserta dari 17 provinsi, yang terbagi dalam kategori Taolu dan Sanda. Ketua Umum PB WI, Airlangga Hartarto, menyebut kehadiran para pakar ini adalah momentum strategis untuk meningkatkan kemampuan teknis dan pemahaman regulasi termutakhir.
"Perhatian dari IWUF ini merupakan suatu kehormatan bagi wushu Indonesia. Ini perhatian besar dari IWUF terhadap perkembangan wushu Indonesia. Untuk itu IWUF memberikan perhatian khusus untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk perwasitan dan penjurian sesuai dengan standar internasional. Penataran ini memiliki arti penting untuk meningkatkan profesionalisme, integritas, dan objektivitas sumber daya wasit dan juri yang sangat dibutuhkan karena wushu semakin kompetitif di tingkat nasional maupun internasional," kata Ketua Umum PB WI, Airlangga Hartarto, dalam keterangan resminya.