Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Wushu Indonesia Konsisten, Berprestasi di Kejuaraan Dunia Junior 2026

Wushu Indonesia Konsisten, Berprestasi di Kejuaraan Dunia Junior 2026
Potret Clara Abigail. (Dok. IWUF).
Intinya Sih
  • Wushu Indonesia finis di posisi ketiga pada Kejuaraan Dunia Junior Wushu 2026 di Tianjin, China, menunjukkan konsistensi prestasi di level internasional.
  • Noach Daiki Santoso dan Clara Abigail jadi penyumbang medali terbanyak dengan total tiga medali masing-masing, berkontribusi pada raihan 27 medali untuk Indonesia.
  • PB WI menilai hasil ini sebagai modal penting menuju Youth Olympic 2026 di Dakkar, Senegal, sekaligus bukti keberhasilan pembinaan dan regenerasi atlet muda.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Wushu Indonesia sukses menjaga konsistensi dalam meraih prestasi. Kali ini, mereka sukses finis di peringkat ketiga dalam Kejuaraan Dunia Junior Wushu 2026, di Tianjin, China, 23-30 Maret lalu.

Noach Daiki Santoso dan Clara Abigail menjadi bintang Tim Indonesia dalam ajang tersebut. Mereka menjadi penyumbang medali terbanyak, dengan masing-masing tiga keping.

1. PB WI beri apresiasi

-
PB Wushu Indonesia. (IDN Times/Tino).

Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) pun tersenyum lebar atas capaian tersebut. Hasil di Tianjin membuktikan konsistensi Wushu Indonesia dalam mengharumkan nama bangsa di level internasional.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB WI, Ngatino, menyebut hasil tersebut merupakan buah dari kerja bersama seluruh elemen, khususnya pengurus provinsi yang berperan dalam pembinaan dan regenerasi atlet.

"Salam dari Ketua Umum Bapak Airlangga Hartarto yang saat ini masih berada di Jepang, tetapi selalu memantau kegiatan atlet atlet dan yang selalu menanyakan perkembangan," ujar Ngatino di Jakarta, Rabu (1/4/2026).

2. Raihan Wushu Indonesia

-
Atlet wushu junior Indonesia, Clara Abigail. (IDN Times/Tino).

Wushu Indonesia menutup kejuaraan tersebut dengan total 27 medali yang terdiri dari sembilan emas, 11 perak, dan tujuh perunggu. Prestasi ini mengulang pencapaian mereka pada edisi sebelumnya di Brunei Darussalam, 2024 lalu.

Noach dan Clara menjadi bintang. Keduanya kompak menyumbang dua medali emas dan satu perak.

"Senang puji Tuhan bisa menang. Semua ini karena Tuhan, pengurus, pelatih, dan orang tua. Sangat bersyukur karena ini adalah pertandingan tingkat kejuaraan dunia pertama saya," ujar Noach.

3. Modal apik untuk Youth Olympic 2026

-
Potret Clara Abigail. (Dok. IWUF).

Prestasi ini menjadi modal penting bagi Wushu Indonesia untuk mentas di Youth Olympic 2026. AJang itu akan berlangsung di Dakkar, Senegal pada Oktober-November mendatang.

"Hasil saat ini juga merupakan modal awal bagi kita semua untuk memperoleh hasil yang lebih bagus di ajang Youth Olympic 2026," ucap Wakil Ketua Umum PB WI, Gunawan Tjokro.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us

Latest in Sport

See More