Mundur karena Cedera, Axelsen Tak Hoki Bertanding di Denmark

Jakarta, IDN Times - Raja tunggal putra dunia asal Denmark, Viktor Axelsen, gagal menjadi juara di negara sendiri. Axelsen mundur menjalani babak 16 besar Denmark Open 2023.
Ini bukan kekalahhan pertama Axelsen di Denmark. Sudah nyaris dua tahun terakhir Viktor Axelsen gagal menjadi raja di negaranya sendiri.
1. Mundur karena cedera

Viktor Axelsen mundur dari turnamen BWF Super 750 Denmark Open 2023 karena cedera di bagian kaki kirinya. Informasi ini disampaikan BWF di akun Twitter resminya.
"Unggulan pertama Viktor Axelsen mundur dari Denmark Open 2023 karena cedera kaki kiri. Di babak 16 besar, Axelsen membuat pesaingnya, Lee Zii Jia melaju ke perempat final," tulis BWF.
2. Axelsen kecewa tak juara di Denmark Open 2023

Bagi Axelsen, mundur adalah keputusan terberat yang harus diambilnya di Denmark Open 2023. Dia mengaku sangat kecewa karena keputusan ini harus diambil.
"Saya sangat suka bermain di Odense dan di hadapan penonton Denmark, tapi pertandingan tidak akan aman untuk saya jalani," kata Axelsen kepada Badminton Europe.
Axelsen berharap bisa segera memulai rehabilitasi supaya, agar segera kembali mengikuti turnamen lainnya.
3. Dua tahun tak juara di Denmark

Selama dua tahun penuh, Axelsen tak menemukan cara untuk menjadi juara di Denmark. Padahal, ranking satu dunia itu selalu tampil gacor di negara lain.
Pada Denmark Open 2022 lalu, Viktor Axelsen kandas di perempat final melawan wakil Singapura, Loh Kean Yew dengan skor 17-21, 10-21.
Saat menjalani turnamen Piala Thomas 2020 yang berlangsung pada 2021, Axelsen juga tak berhasil membawa Denmark keluar sebagai juara. Skuad Denmark kalah di babak semifinal melawan tim Indonesia.
Axelsen yang turun di partai pertama, kala itu menaklukkan tunggal putra Merah-Putih, Anthony Sinisuka Ginting dengan skor 21-9, 21-15. Namun, kemenangan Axelsen tak bisa membawa Denmark ke final setelah skuad Garuda menang dengan skor akhir 3-1.
Terakhir kali Axelsen jadi juara di Denmark saat menjalani Denmark Open 2021. Axelsen kala itu berstatus unggulan kedua melawan unggulan pertama asal Jepang masa itu, Kento Momota dengan skor 20-22, 21-18, 21-12.

















