Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

PBSI Incar Minimal Satu Gelar Juara dari All England 2026

PBSI Incar Minimal Satu Gelar Juara dari All England 2026
Fajar Alfian/Muhammad Shiohibul Fikri dikalahkan pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di perempat final Indonesia Masters 2026 (IDN Times/Aditya Mustaqim)
Intinya Sih
  • PBSI menargetkan minimal satu gelar juara pada turnamen bulu tangkis All England 2026 yang akan digelar di Birmingham, Inggris, dengan menurunkan 24 atlet terbaik dari berbagai sektor.
  • Pasangan ganda putra Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri menjadi andalan utama Indonesia untuk meraih gelar, setelah menjalani persiapan intensif menjelang kompetisi bergengsi tersebut.
  • Pada edisi sebelumnya tahun 2025, tim Indonesia gagal membawa pulang gelar juara dan hanya mencapai posisi runner up melalui pasangan Leo Rolly Carnando dan Bagas Maulana.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Tim bulu tangkis Indonesia bersiap menghadapi turnamen akbar Super 100 All England 2026. Skuad Garuda berharap bisa mendapat gelar juara dari ajang bulu tangkis tertua di dunia tersebut.

Sebanyak 24 atlet akan diturunkan untuk berlaga di Birmingham, Inggris pada 3-8 Maret 2026 mendatang. Termasuk para elite dunia milik Garuda dari berbagai sektor.

1. Target satu gelar juara

PBSI Incar Minimal Satu Gelar Juara dari All England 2026
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri memenangkan perang saudara menuju perempat final Indonesia Masters 2026. (IDN Times/Aditya Mustaqim)

Tim Indonesia menargetkan minimal satu gelar juara dari All England 2026. Diharapkan, gelar dari Inggris akan menjadi gelar juara Super 1000 pertama skuad Indonesia musim 2026.

“Dengan persiapan menyeluruh dan fokus penuh, Indonesia menargetkan minimalkan satu gelar juara pada All England 2026,” tulis PBSI dalam keterangan tertulis, Minggu (22/2/2026).

All England 2026 akan menjadi Super 1000 kedua yang digelar musim ini. Sebelumnya, sudah ada Malaysia Open 2026 yang sukses diselenggarakan. Namun, skuad Garuda pulang tanpa gelar juara dari ajang tersebut.

2. Fajar/Firki ditarget juara

PBSI Incar Minimal Satu Gelar Juara dari All England 2026
Pelatih ganda putra Indonesia, Antonius Budi Ariantho di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur (IDN Times/Margith Damanik)

Sebelumnya, pelatih ganda putra Indonesia, Antonius Budi Ariantho menargetkan pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri bisa keluar sebagai juara. Sebagai ganda paling potensial, target Fajar/Fikri bisa dibilang terberat ketimbang rekan-rekannya yang lain. Namun, Anton menilai Fajar/Fikri layak dibebankan target juara All England, apalagi persiapannya juga berjalan baik.

“Fajar/Fikri targetnya (juara All England) ya. Menurut saya, persiapan ini baik, ya. Karena mereka ada waktu, berapa bulan mempersiapkan diri untuk All England. Dibandingkan Raymond/Joaquin, sudah dari Thailand, Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia (BATC) 2026, pulang. Ini kan mereka persiapannya berapa minggu? Dua minggu ke Eropa. Tentu kan lebih bagus Fajar/Fikri," kata Anton ditemui di Pelatnas PBSI beberapa waktu lalu.

3. Musim lalu tanpa gelar dari All England

PBSI Incar Minimal Satu Gelar Juara dari All England 2026
Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana tembus final All England 2025 (dok.PP PBSI)

Pada edisi 2025 lalu skuad Merah-Putih pulang dengan tangan kosong. Capaian terbaik tim Indonesia pada All England 2025 adalah posisi runner up yang diraih ganda putra, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana usai kalah dari pasangan Korea Selatan, Kim Wo Ho/Seo Seung Jae.

Sementara, pada edisi 2024 Indonesia berhasil meraih dua gelar juara lewat ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan tunggal putra, Jonatan Christie yang sukses menciptakan All Indonesian Final kontra Anthony Sinisuka Ginting.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Sport

See More