Target Ganda Putra Indonesia di Tur Eropa, Fajar/Fikri Juara All England
- Ganda putra Indonesia siap berlaga di tur Eropa 2026
- Pasangan Fajar/Fikri ditargetkan juara di Super 1000 All England 2026
- Persaingan ketat di ganda putra dunia, semua pemain harus siap tanding
Jakarta, IDN Times - Ganda putra Indonesia dibebankan dengan target tinggi sepanjang tur Eropa 2026 nanti. Dari tiga turnamen yang diikuti, All England (3-8 Maret 2026), Swiss Open (10-15 Maret 2026), dan Orleans Masters (17-22 Maret 2026), ganda putra Indonesia diminta buat bawa pulang gelar.
Tak tanggung-tanggung, ganda putra Indonesia setidaknya diharapkan bisa juara di All England 2026 dan pasangan senior Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dibebankan buat mewujudkan ambisi tersebut.
1. Wajib juara juga di turnamen lainnya
Pelatih ganda putra Indonesia, Antonius Budi Ariantho, menyatakan ganda putra Indonesia tak cuma ditargetkan juara di All England, tapi juga Orleans Masters dan Swiss Open. Kedua turnamen itu, menurut Anton, seharusnya bisa dimenangkan ganda putra Indonesia karena levelnya lebih rendah, apalagi yang turun merupakan pasangan potensial seperti Fajar/Fikri, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, Rahmat Hidayat/Muhammad Rian Ardianto, hingga Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
"Target Eropa tentu yang 300, Swiss sama Orleans, tentu harus juara. Memang, di All England pun targetnya berharap bisa juara. Tapi, ya kami maksimal dulu lah, maksimal," kata Anton ditemui di Pelatnas PBSI Cipayung.
2. Fajar/Fikri jadi andalan
Sebagai ganda paling potensial, target Fajar/Fikri bisa dibilang terberat ketimbang rekan-rekannya yang lain. Namun, Anton menilai Fajar/Fikri layak dibebankan target juara All England, apalagi persiapannya juga berjalan baik.
“Fajar/Fikri targetnya (juara All England) ya. Menurut saya, persiapan ini baik, ya. Karena mereka ada waktu, berapa bulan mempersiapkan diri untuk All England. Dibandingkan Raymond/Joaquin, sudah dari Thailand, Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia (BATC) 2026, pulang. Ini kan mereka persiapannya berapa minggu? Dua minggu ke Eropa. Tentu kan lebih bagus Fajar/Fikri," kata Anton.
3. Sadar persaingan bakal ketat

Terlepas dari target besar yang dibebankan, Anton menyadari persaingan ganda putra dunia saat ini tidak mudah. Untuk itu, Anton memastikan seluruh wakil Indonesia yang akan berlaga di tur Eropa berada dalam kondisi siap tanding.
"Kita kan juga tahu sendiri, ganda putra itu kan persaingannya ketat. Kami gak bisa memastikan juara. Makanya, kami berharap pasti semua pemain maunya juara. Tapi persiapan kami, ya maksimal. Sudah siap tanding, sudah gitu aja," kata Anton.

















