Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Pebulu Tangkis Nonunggulan yang Melaju Terjauh di All England 2026
ilustrasi bulu tangkis (pexels.com/Saif71.com)
  • All England 2026 menghadirkan kejutan besar dengan enam pebulu tangkis nonunggulan berhasil menembus babak semifinal, bahkan dua di antaranya sukses merebut gelar juara.
  • Nama-nama seperti Victor Lai, Chen Bo Yang/Liu Yi, dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin tampil impresif meski akhirnya terhenti di semifinal melawan unggulan dunia.
  • Dua wakil Taiwan, Lin Chun Yi serta duet Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan, mencatat sejarah dengan menyabet gelar juara tunggal putra dan ganda campuran secara mengejutkan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

All England tidak pernah lepas dari hadirnya berbagai kejutan. Salah satunya adalah melajunya para pebulu tangkis nonunggulan hingga babak akhir. Di All England 2026, ada beberapa pebulu tangkis nonunggulan yang melaju jauh. Bahkan, di antara mereka ada yang mampu membawa pulang gelar juara.

Ada enam pebulu tangkis nonunggulan yang melaju jauh di turnamen World Tour Super 1000 ini. Mereka melenggang setidaknya hingga semifinal. Kebanyakan dari mereka berasal dari sektor putra, terutama tunggal. Berikut daftar enam pebulu tangkis nonunggulan yang melaju terjauh di All England 2026.

1. Victor Lai (Kanada) melesat hingga semifinal

Kanada secara mengejutkan meloloskan wakilnya yang berstatus nonunggulan hingga semifinal di All England 2026. Pebulu tangkis nonunggulan tersebut adalah Victor Lai dari sektor tunggal putra. Ia melesat hingga semifinal sebelum akhirnya dikalahkan pebulu tangkis nonunggulan lainnya, yakni Lakshya Sen asal India. Dalam duel sengit 3 game yang berlangsung selama 97 menit, ia kalah dengan skor 16-21, 21-18, dan 15-21. Dengan hasil itu, ia menjadi pebulu tangkis Kanada dengan performa terbaik di turnamen ini.

2. Chen Bo Yang/Liu Yi (China) menembus semifinal

Pebulu tangkis nonunggulan selanjutnya yang melaju jauh di All England 2026 adalah Chen Bo Yang/Liu Yi. Ganda putra China itu juga menembus semifinal. Langkah mereka diadang unggulan kedua asal Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Mereka keok 2 game langsung dengan skor 11-21 dan 19-21 dalam waktu 42 menit. Dengan hasil itu, mereka menjadi pebulu tangkis nonunggulan China yang melaju terjauh di All England 2026.

3. Raymond Indra/Nikolaus Joaquin (Indonesia) juga melenggang hingga semifinal

Satu lagi pebulu tangkis nonunggulan yang melaju hingga semifinal All England 2026 adalah Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Ganda putra muda Indonesia itu masuk daftar ini usai mencapai semifinal sebelum dikalahkan unggulan pertama, juara bertahan, sekaligus peringkat satu dunia, yakni Kim Won Ho/Seo Seung Jae asal Korea Selatan. Mereka tumbang 2 game langsung dengan skor 19-21 dan 13-21 dalam durasi 48 menit. Meski begitu, mereka menjadi pebulu tangkis Indonesia yang melaju terjauh di turnamen ini.

4. Lakshya Sen (India) finis sebagai runner-up

Lakshya Sen asal India juga termasuk pebulu tangkis nonunggulan yang melaju jauh di All England 2026. Tunggal putra itu mampu melaju hingga partai puncak. Sayangnya, ia gagal merengkuh gelar juara. Upayanya itu digagalkan Lin Chun Yi asal Taiwan yang mengalahkannya dua game langsung. Ia kalah dalam pertandingan yang berjalan selama 57 menit dengan skor 15-21 dan 20-22.

5. Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan (Taiwan) keluar sebagai juara

Berikutnya, pebulu tangkis nonunggulan yang melaju jauh di All England 2026 adalah Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan. Duet asal Taiwan itu secara mengejutkan keluar sebagai juara di sektor ganda campuran. Pada partai final, mereka memulangkan ganda campuran Prancis yang diunggulkan di urutan kelima, Thom Gicquel/Delphine Delrue. Mereka menang 2 game langsung dengan skor 21-19 dan 21-18 dalam waktu 46 menit.

6. Lin Chun Yi (Taiwan) juga menyegel gelar juara

Tidak hanya Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan, pebulu tangkis nonunggulan Taiwan lainnya juga ada yang menyegel gelar juara. Ia adalah Lin Chun Yi yang secara mengejutkan menjadi juara sektor tunggal putra. Pebulu tangkis peringkat 11 dunia itu menyabet gelar juara All England perdananya setelah membekuk satu-satunya wakil India pada partai final, Lakshya Sen. Ia menang 2 game langsung dalam waktu 57 menit dengan skor 21-15 dan 22-20.

Cukup mengejutkan ada 2 pebulu tangkis nonunggulan yang menjadi juara dari 5 gelar juara yang diperebutkan. Ini sudah cukup menjadi bukti magisnya turnamen bulu tangkis tertua di dunia ini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team