Jakarta, IDN Times – Bagi pelari urban, lari kini bukan lagi sekadar mengejar catatan waktu atau mencapai garis finis. Pengalaman selama berlari pun menjadi bagian yang tak kalah penting.
Mulai dari menikmati suasana kota, mengenal budaya lokal, hingga mencicipi kuliner khas daerah menjadi alasan mengapa konsep sportourism semakin diminati. Tren ini membuat ajang lari tidak lagi sekadar arena kompetisi, melainkan juga cara baru bagi masyarakat urban untuk menikmati destinasi wisata sambil berolahraga.
Konsep inilah yang dihadirkan dalam Solo Run Fest 2026, sebuah festival lari yang memadukan olahraga, budaya, dan pariwisata dalam satu rangkaian acara. Festival ini mengajak peserta menjelajahi berbagai daya tarik Kota Solo sambil menikmati pengalaman berlari, mulai dari kekayaan budaya hingga geliat ekonomi kreatif masyarakat setempat.
