Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pelatih Kevin/Marcus Ungkap Asal-Usul Nama The Minions

Pelatih Kevin/Marcus Ungkap Asal-Usul Nama The Minions
instagram.com/badminton.ina
Share Article

Jakarta, IDN Times - Ganda putra bulu tangkis Indonesia, Kevin Sanjaya/Marcus Gideon, sukses meraih medali emas Asian Games 2018. Kesuksesan pasangan ini tak bisa dilepaskan dari tangan dingin pelatih ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi. 

Lalu apa kata Herry IP, sapaan Herry Iman Pierngadi, tentang duet Kevin/Marcus?

  1. 1. Dipasangkan meski sebelumnya punya pasangan masing-masing

    Bola.com
    Bola.com

    Herry mengatakan Kevin dan Marcus seolah memang sudah ditakdirkan berpasangan. "Kalau saya bilang, Kevin/Marcus memang sudah ditakdirkan untuk berpasangan," kata Herry saat ditemui IDN Times di kediamannya kawasan Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (11/9).

    Herry kemudian menceritakan bagaimana akhirnya Kevin dan Marcus dipasangkan. "Pasangan Kevin waktu itu sakit paru-paru. Pada saat itu pas Marcus mau masuk Pelatnas. Makanya mereka (Kevin/Marcus) bisa ketemu dan dipasangkan," kata Herry.

  2. 2. Herry tak menduga Kevin/Marcus berkembang pesat

    BWF
    BWF

    Kevin/Marcus kini menduduki peringkat pertama dalam The Badminton World Federation (BWF). Kevin/Marcus tercatat 102.683 poin dan 15 turnamen. Prestasi ini di luar dugaan sang pelatih.

    "Saya tidak menyangka Kevin/Marcus sepesat itu kemajuannya secara internasional," kata Herry IP. Karena prestasi yang terduga ini, Herry kemudian menamai pasangan ini dengan nama salah satu burung peliharaannya, yakni 'Minions'

  3. 3. Terbaik dunia wajib berlaga di 12 turnamen

    IDN Times/Margith Juita Damanik
    IDN Times/Margith Juita Damanik

    Nama Kevin/Marcus tercatat berada di puncak list peringkat BWF. Keduanya diakui secara internasional sebagai pasangan ganda putra terbaik dunia.

    Mendapat predikat tersebut ternyata bukan hal sederhana dan mudah. Pemain-pemain terbaik dunia yang berada di perungkat 10 besar wajib mengikuti 12 turnamen dunia. "Kalau tidak nanti bisa denda," kata Herry menjelaskan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More