Pelatih: Peluang Ginting Masuk Skuad Thomas Cup Masih Terbuka

- Pelatih Indra Widjaja menegaskan peluang Anthony Sinisuka Ginting untuk masuk skuad Thomas Cup 2026 masih terbuka lebar dan menjadi salah satu kandidat utama yang akan dibawa ke Denmark.
- Performa Ginting dinilai meningkat setelah tampil baik di tur Eropa, termasuk mencapai semifinal Swiss Open 2026, serta dianggap masih memiliki aura dan pengalaman penting di turnamen besar.
- Indra mempertimbangkan Ginting untuk posisi tunggal ketiga dalam skuad Garuda, dengan penilaian utama berdasarkan performa terkini dibandingkan sekadar nama besar sang pemain.
Jakarta, IDN Times - Pelatih tunggal putra Indonesia, Indra Widjaja bicara soal peluang Anthony Sinisuka Ginting masuk dalam daftar skuad Thomas Cup 2026. Menurut Indra, Ginting punya peluang besar buat diboyong.
Indra menilai performa Ginting kian baik, terutama di tur Eropa beberapa waktu lalu. Hal itu jadi salah satu alasan peluang Ginting masuk dalam skuad Thomas Cup tetap terbuka. Peraih medali perunggu Olimpiade 2020 Tokyo itu dinilai masih dibutuhkan memperkuat skuad Garuda di Horsens, Denmar, pada 24 April hingga 3 Mei 2026.
1. Peluang Ginting masih terbuka

Indra menyebut Ginting merupakan salah satu pemain yang ingin dibawa berlaga di Denmark. Sehingga, peluang Ginting pun masih terbuka lebar.
“Masih terbuka banget, masih terbuka banget. Nanti kita lihat keputusan terakhir meeting yang kita akan buat, mungkin nanti juga kita akan ada meeting. Tapi menurut saya salah satu pemain yang menjadi satu kandidatnya lah,” kata Indra ditemui di Pelatnas PBSI Cipayung, Rabu (1/4/2026).
2. Auranya masih ada

Berdasarkan performa, Ginting masih mungkin dimainkan di Thomas Cup 2026. Apalagi, Ginting berhasil menembus semifinal Swiss Open 2026. Ginting juga melaju hingga 16 besar Orleans Master 2026.
Selain performa yang membaik, Indra merasa aura Ginting masih ada di lapangan.
“Performanya memungkinkan, namanya juga ada di situ dan terutama permainannya. Dan orang-orang di luaran juga melihat, boleh dibilang masih ada auranya tuh. Pengalamannya untuk di turnamen besar tuh masih kita butuhkan sekali,” kata Indra.
3. Soal posisi tunggal ketiga

Tak lagi masuk dalam jajaran elite dunia, posisi yang mungkin diisi Ginting dalam skuad adalah tunggal ketiga. Bagi Indra, ini juga menjadi alasan kuat untuk memungkinkan Ginting mengisi skuad Garuda di Thomas Cup 2026.
“(Untuk) tunggal ketiga ya. Itu juga salah satu yang kita pikirkan. Tapi lebih kepada performanya Ginting yang terakhir cukup baik. Itu juga jadi satu pertimbangan yang yang lebih harusnya. Dibanding dengan misalnya nama besarnya Ginting gitu ya, itu kita utamakan juga,” kata Indra.
Jika bicara soal kekuatan tunggal putra Indonesia di panggung dunia, skuad Garuda punya sederet nama yang menjadi andalan. Mulai dari Jonatan Christie yang sudah jadi pemain profesional, hingga tiga nama penghuni Pelatnas yang paling jadi andalan yakni Alwi Farhan, Moh. Zaki Ubaidillah, dan Ginting.


















