3 Pembalap dengan Kemenangan Beruntun Terbanyak Era MotoGP

- Marc Marquez memegang rekor kemenangan beruntun terbanyak di era MotoGP modern dengan 10 kemenangan pada musim 2014, rekor yang belum mampu dipecahkan hingga kini.
- Valentino Rossi mencatat tujuh kemenangan beruntun saat membela Repsol Honda pada musim 2002, menegaskan dominasinya sebagai salah satu pembalap paling sukses di lintasan MotoGP.
- Marco Bezzecchi mencetak lima kemenangan beruntun bersama Aprilia pada akhir musim 2025 hingga awal 2026, sekaligus memimpin total 121 lap tanpa tersaingi.
MotoGP sangat kompetitif. Tak gampang meraih kemenangan di perlombaan yang diikuti para pembalap tercepat sejagat. Untuk meraih satu kemenangan saja sudah terhitung sulit. Dari 124 pembalap yang pernah menang di kelas premier sejak awal kelahirannya, ada sekitar 51 pembalap yang hanya menang sekali.
Ada juga pembalap yang harus menunggu bertahun-tahun untuk merebut kemenangan pertamanya. Aleix Espargaro, misalnya, butuh 11 tahun untuk bisa berstatus kampiun. Bahkan, Collin Edwards yang berkarier di kelas premier selama 12 tahun tak pernah menang meski bisa mengoleksi 12 podium.
Sebaliknya, beberapa pembalap justru bisa langganan menang. Para rider elite ini mampu tampil dominan pada seri-seri balap yang mereka ikuti. Hebatnya, mereka menang berkali-kali secara beruntun, suatu pencapaian yang tak bisa digapai sembarang pembalap.
Sejak era modern MotoGP dimulai pada 2002, ada tiga pembalap yang merebut kemenangan beruntun terbanyak. Jumlah kemenangan back-to-back mereka lebih dari lima kali. Siapa saja para kampiun ini? Yuk, simak ulasannya per 8 Mei 2026!
1. Jumlah kemenangan beruntun Marc Marquez sulit dilampaui
Sampai saat ini belum ada yang mampu memecahkan rekor Marc Marquez. Pembalap Spanyol ini memegang rekor pembalap yang paling banyak menang beruntun era MotoGP. Angkanya mencapai dua digit.
Pada 2014, The Baby Alien yang berstatus sophomore rider bisa tancap gas dengan ganas di panasnya lintasan Grand Prix. Berbaju Repsol Honda, Marquez merebut sepuluh kemenangan beruntun. Ia menang di sepuluh seri pembuka musim itu, yaitu seri Qatar, Amerika Serikat, Argentina, Spanyol, Prancis, Italia, Catalunya, Belanda, Jerman, dan Indianapolis. Rekor yang kini berumur belasan tahun itu masih sulit dipecahkan.
Marquez juga pernah menang tujuh kali beruntun. Pada 2025 kala berseragam Ducati Lenovo, rider bernomor 93 ini menang di Aragon, Italia, Belanda, Jerman, Ceko, Austria, dan Hungaria. Dalam standar mutakhir, jumlah kemenangan beruntun ini tetap sulit dilampaui. Hanya ada satu pembalap lain yang pernah mencapai angka kemenangan ini, yaitu Valentino Rossi.
2. Valentino Rossi bisa menang tujuh kali beruntun saat memacu Honda
Valentino Rossi mendominasi MotoGP 2002. Berada di tim Repsol Honda, Rossi merebut 11 kemenangan musim itu, termasuk 7 kemenangan beruntun. Dengan menggeber RC211V, ia menguasai seri Spanyol. Prancis, Italia, Catalunya, Belanda, Inggris, dan Jerman. Ini angka menang back-to-back terbanyak bagi The Doctor.
Dalam statistik prestasinya, Rossi juga pernah menang lima kali beruntun pada 2005 dan 2008. Kali ini ia menggeber Yamaha. Jumlah lima kemenangan beruntun juga cukup menantang untuk dipecahkan. Selain Marc Marquez dan Valentino Rossi, hanya ada satu pembalap lain yang bisa mencapainya, yaitu Marco Bezzecchi.
3. Di atas Aprilia, Marco Bezzecchi menang lima kali beruntun
Marco Bezzecchi membuat kejutan di tengah dominasi Ducati. Memanfaatkan momentum kehebatan Aprilia dengan segala inovasi aerodinamikanya, ia menyapu bersih lima kemenangan secara beruntun. Bezzecchi jadi kampiun di 2 seri terakhir pada 2025 dan 3 seri awal pada 2026. Rider yang sering disebut Simply the Bez ini menang di seri Portugal, Valencia, Thailand, Brasil, dan Amerika Serikat.
Hebatnya, Bezzecchi tak hanya menang beruntun, ia juga memimpin semua putarannya. Tak tanggung-tanggung, jumlah lap yang ia kuasai berjumah 121 lap. Angka itu menjadikannya pembalap dengan rekor memimpin putaran terlama.
4. Sebelum era 2002, beberapa pembalap bisa menang beruntun belasan kali
Sebagai bentuk penghormatan, rasanya perlu menyebutkan pembalap sebelum era 2002 yang bisa menang beruntun pada banyak seri. Jumlah kemenangan berturut-turutnya bisa mencapai puluhan kali. Giacomo Agostini, misalnya, bisa meraih 20 kemenangan beruntun pada periode 1968 hingga 1969 dengan memacu MV Agusta.
Ada juga dua pembalap lain yang bisa menang belasan kali. Mike Hailwood menang 12 kali beruntun pada 1963 hingga 1964. Pada 1958 hingga 1960, John Surtees mengemas sebelas kemenangan beruntun. Keduanya menggeber MV Agusta. Pada 1997, Mick Doohan menang sepuluh kali beruntun di atas Honda.
Periode tersebut memang berbeda dengan era mutakhir saat ini karena setiap musimnya melombakan lebih sedikit seri balap. Jumlah pembalap yang berkompetisi di kelas premier pun tak seramai saat ini. Kendati begitu, setiap pencapaian layak dirayakan.
Marc Marquez, Valentino Rossi, dan Marco Bezzecchi adalah tiga pembalap dengan kemenangan beruntun terbanyak era modern MotoGP. Di bawah mereka, pembalap lainnya baru bisa menang empat kali beruntun. Pada musim-musim berikutnya, siapa lagi yang bisa menang back-to-back terbanyak?



















