Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kimi Antonelli berselebrasi usai memenangi balapan utama GP China 2026. (commons.wikimedia.org/Liauzh)

Andrea Kimi Antonelli memandangi mobil Mercedes W17 miliknya saat berada di podium Autodromo Hermanos Rodriguez usai balapan GP Meksiko pada Senin (2/11/2026) pagi WIB. Pembalap bernomor mobil 12 itu kemudian mencium mobil yang telah membawanya kepada prestasi menakjubkan. Antonelli berhasil memastikan gelar juara dunia pembalap Formula 1 2026 usai finis ketiga di GP Meksiko.

Pencapaian tersebut menempatkan Antonelli sebagai pembalap termuda dalam sejarah kejuaraan yang sukses meraih gelar juara. Sebelumnya, ada empat pembalap yang menyandang status serupa, bahkan saat umur mereka belum menginjak 25 tahun. Siapa saja mereka?

1. Andrea Kimi Antonelli kini menyandang status sebagai juara dunia termuda dalam sejarah Formula 1

Andrea Kimi Antonelli mencatatkan namanya sebagai pembalap termuda yang meraih gelar juara Formula 1. Ia merengkuh pencapaian tersebut pada usia 20 tahun 2 bulan 7 hari. Antonelli menorehkan prestasi tersebut saat musim 2026 menyisakan empat pekan balap.

Keberhasilan Antonelli mengunci gelar juara tak lepas dari performanya di balik kemudi W17 sepanjang tahun ini. Ia berhasil menorehkan 9 kemenangan, 16 podium, dan 7 pole position. Keunggulan 119 poin atas Max Verstappen di klasemen pembalap sudah tidak mungkin terkejar dalam empat pekan balap tersisa.

Ia juga menjadi pembalap Italia ketiga yang merengkuh gelar juara Formula 1. Sebelumnya, Giuseppe Farina lebih dulu merasakan titel tersebut pada 1950. Kemudian, Alberto Ascari mencatatkan gelar juara beruntun pada 1952 dan 1953. Antonelli juga memutus puasa gelar pembalap Italia yang berlangsung selama 73 tahun.

2. Sebastian Vettel memastikan gelar juara Formula 1 2010 pada seri pemungkas di Abu Dhabi

Sebastian Vettel pernah menyandang status sebagai pembalap termuda peraih gelar juara Formula 1 selama 16 tahun sebelum tergusur oleh Andrea Kimi Antonelli. Pembalap berkebangsaan Jerman itu merengkuh titel juara untuk pertama kalinya pada 2010. Ketika itu, Vettel menjadi juara pada usia 23 tahun 4 bulan 11 hari.

Vettel memastikan gelar juara bersama Red Bull pada balapan pemungkas di GP Abu Dhabi. Ketika itu, Vettel dalam keadaan tertinggal 15 poin dari Fernando Alonso dan 7 poin dari Mark Webber di klasemen pembalap. Ia harus meraup poin lebih banyak dari kedua pembalap tersebut untuk menyabet gelar juara.

Vettel berhasil membukukan kemenangan setelah mengungguli Lewis Hamilton yang finis di posisi kedua. Sementara itu, Alonso dan Webber masing-masing finis ketujuh serta kedelapan di Sirkuit Yas Marina. Hasil tersebut mengantarkan Vettel ke puncak klasemen sekaligus mengamankan titel juara dengan keunggulan 4 poin atas Alonso.

3. Lewis Hamilton membukukan gelar juara Formula 1 untuk pertama kalinya pada 2008 bersama McLaren

Seperti Max Verstappen, Lewis Hamilton juga memastikan gelar juara Formula 1 pada balapan pemungkas. Pembalap berkebangsaan Inggris itu meraih gelar juara untuk pertama kalinya pada 2008 saat membela McLaren. Saat itu, Hamilton menjadi juara pada usia 23 tahun 9 bulan 26 hari.

Hamilton terlibat persaingan sengit dengan Felipe Massa dalam kontestasi titel juara. Menjelang GP Brasil, Hamilton mengantongi keunggulan 7 poin atas Massa. Ia perlu unggul minimal 1 poin lebih banyak ketimbang Massa pada balapan terakhir di Autodromo Jose Carlos Pace.

Massa berhasil menuntaskan balapan di hadapan publik negaranya sendiri setelah memulai balapan sebagai pole-sitter. Sorak sorai kegembiraan telah memenuhi garasi Ferrari begitu Massa melintasi garis finis. Namun, kebahagiaan itu hanya bertahan selama 39 detik.

Gelar juara dunia yang ada di depan mata Massa langsung sirna begitu Hamilton berhasil menyalip Timo Glock untuk finis di posisi kelima. Massa memang mencetak 6 poin lebih banyak daripada Hamilton di GP Brasil. Namun, keunggulan tersebut tak berhasil menggeser posisi Hamilton di puncak klasemen.

4. Fernando Alonso menuntaskan perburuan gelar juara Formula 1 2005 setelah finis ketiga di GP Brasil

Fernando Alonso merasakan manisnya gelar juara Formula 1 untuk pertama kalinya pada 2005. Pembalap asal Spanyol tersebut merengkuh titel juara saat berumur 24 tahun 1 bulan 27 hari. Alonso yang memperkuat Renault bersaing dengan Kimi Raikkonen yang membela McLaren.

Menjelang GP Brasil, Alonso memiliki keunggulan 25 poin atas Raikkonen. Ia tidak boleh mencetak defisit 5 poin atau lebih dari Raikkonen jika ingin merayakan gelar juara di Autodromo Jose Carlos Pace. Alonso menuntaskan balapan GP Brasil dengan finis di posisi ketiga, sedangkan Raikkonen melintasi garis finis di posisi kedua.

Raikkonen mencetak 2 poin lebih banyak ketimbang Alonso pada balapan tersebut. Namun, hal tersebut tidak berhasil memaksakan perebutan gelar juara berlanjut pada balapan berikutnya. Alonso merayakan pesta di Negeri Samba dengan keunggulan 23 poin atas Raikkonen meski tersisa balapan GP Jepang dan China.

5. Max Verstappen merampungkan pertarungan titel juara Formula 1 2021 setelah finis di depan Lewis Hamilton

Formula 1 2021 menjadi momen penting dalam perjalanan karier Max Verstappen. Pembalap asal Belanda itu berhasil merengkuh gelar juara untuk pertama kalinya bersama Red Bull. Verstappen mencetak prestasi tersebut ketika berumur 24 tahun 2 bulan 12 hari.

Verstappen terlibat pertarungan sengit dengan Lewis Hamilton sepanjang musim tersebut. Keduanya sama-sama mengantongi 369,5 poin setelah GP Arab Saudi. Hal ini menyebabkan penentuan gelar juara terjadi pada balapan pemungkas di Sirkuit Yas Marina.

Duel sengit berlangsung hingga lap pemungkas GP Abu Dhabi, tepatnya setelah safety car kembali ke pit usai Nicholas Latifi menabrak dinding di tikungan 14 pada lap 53. Verstappen menyalip Hamilton di tikungan 5. Hamilton sebetulnya berusaha mengambil kembali posisi terdepan di tikungan 9. Namun, usaha itu gagal membuahkan hasil.

Verstappen keluar sebagai juara dunia setelah memenangi GP Abu Dhabi. Ia finis di depan Hamilton dengan jarak 2,256 detik. Verstappen mengakhiri duel sengit melawan Hamilton dengan keunggulan 8 poin di klasemen akhir.

Kelima pembalap di atas telah membuktikan kapasitas mereka sebagai juara dunia termuda dalam sejarah Formula 1. Bukan hal mudah meraih titel tersebut di tengah persaingan ketat dalam kejuaraan yang sangat menguras tenaga dan pikiran. Tidak menutup kemungkinan ada pembalap muda lainnya yang masuk daftar tersebut pada masa mendatang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorAtqo Sy

Related Article