Bagas Maulana pernah menjadi salah satu andalan Indonesia di sektor ganda putra. Bersama pasangannya, ia beberapa kali menorehkan hasil membanggakan di berbagai turnamen internasional. Kini, Bagas bersiap membuka lembaran baru setelah PBSI memasangkannya dengan Indah Cahya Sari Jamil di sektor ganda campuran. Sebelum memulai tantangan tersebut, performa terakhir Bagas di sektor ganda putra tentu menarik untuk disorot. Seperti apa kiprahnya dalam lima edisi turnamen terakhir?
Performa Bagas Maulana dalam 5 Edisi Turnamen Ganda Putra

1. Menjadi semifinalis bersama Leo Rolly Carnando di Orleans Masters 2026
Bagas Maulana cukup lama berduet dengan Leo Rolly Carnando di sektor ganda putra. Selama berpasangan, keduanya sukses mempersembahkan beberapa gelar juara sekaligus menjadi salah satu kekuatan Indonesia di level internasional. Orleans Masters 2026 yang berlevel Super 300 pun menjadi turnamen terakhir mereka sebagai pasangan.
Perjalanan Bagas/Leo pada ajang tersebut berakhir pada semifinal. Mereka harus mengakui keunggulan pasangan China, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi, setelah kalah dalam dua game langsung. Meski menutup kebersamaan tanpa gelar, hasil itu tetap menjadi penampilan terbaik Bagas pada lima turnamen terakhirnya di sektor ganda putra.
2. Keok pada laga perdana di Thailand Open 2026
Memasuki Thailand Open 2026, Bagas Maulana memulai kerja sama baru dengan Muh Putra Erwiansyah. Di sisi lain, Leo Rolly Carnando kembali dipasangkan dengan Daniel Marthin sehingga duet Bagas/Leo resmi berakhir. Turnamen Super 500 tersebut pun menjadi debut Bagas dan Putra sebagai pasangan.
Sayangnya, langkah Bagas/Putra harus terhenti sejak babak pertama. Mereka kalah dari unggulan pertama asal India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, lewat pertarungan tiga game yang berlangsung sengit. Meski belum berhasil meraih kemenangan, penampilan mereka tetap memberikan gambaran awal tentang potensi duet baru tersebut.
3. Kembali keok pada babak 32 besar atas pasangan unggulan di Malaysia Masters 2026
Sepekan setelah Thailand Open 2026, Bagas Maulana dan Muh Putra Erwiansyah kembali berlaga di Malaysia Masters 2026. Turnamen berlevel Super 500 itu menjadi kesempatan kedua bagi keduanya untuk membangun chemistry sebagai pasangan baru. Namun, mereka langsung mendapat ujian berat sejak babak 32 besar.
Bagas/Putra harus menghadapi unggulan ketiga asal Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, pada laga pembuka. Mereka belum mampu mengimbangi permainan lawan dan akhirnya kalah dalam dua game langsung. Hasil tersebut membuat Bagas/Putra kembali harus mengakhiri perjalanan lebih cepat pada turnamen keduanya sebagai pasangan.
4. Gagal melaju ke babak kedua di Australian Open 2026
Memasuki Juni 2026, Bagas Maulana dan Muh Putra Erwiansyah kembali berkompetisi di Australian Open 2026. Turnamen BWF Super 500 tersebut menjadi ajang pertama yang mereka ikuti pada bulan itu. Kali ini, Bagas/Putra berhadapan dengan pasangan nonunggulan asal Malaysia, Chia Weijie/Teo Ee Yi.
Meski lawan sama-sama tidak berstatus unggulan, Bagas/Putra belum mampu memanfaatkan peluang untuk meraih kemenangan perdana. Mereka harus mengakui keunggulan Chia/Teo setelah kalah dalam dua game langsung pada babak pertama. Hasil tersebut membuat Bagas/Putra kembali gagal melangkah ke babak kedua.
5. Kembali angkat koper pada laga perdana di Macau Open 2026
Sepekan setelah Australian Open 2026, Bagas Maulana dan Muh Putra Erwiansyah kembali tampil pada Macau Open 2026 yang berlevel Super 500. Mereka menjadi salah satu wakil Indonesia di sektor ganda putra pada turnamen tersebut. Namun, Bagas/Putra kembali menghadapi lawan berat sejak pertandingan pertama.
Duet Bagas/Putra harus mengakui keunggulan pasangan unggulan pertama asal Malaysia, Nur Mohd Azriyn Ayub Azriyn/Tan Wee Kiong, setelah kalah dalam dua game langsung. Kekalahan itu membuat mereka kembali angkat koper pada laga perdana. Macau Open 2026 sekaligus menjadi turnamen terakhir yang diikuti Bagas Maulana di sektor ganda putra sebelum memulai babak baru di ganda campuran.
Lima turnamen terakhir menjadi penutup perjalanan Bagas Maulana di sektor ganda putra. Meski hasil yang diraih belum konsisten, ia kini bersiap memulai tantangan baru di sektor ganda campuran. Menarik untuk menantikan kiprah Bagas bersama Indah Cahya Sari Jamil pada turnamen-turnamen mendatang.
Curated For You
- Hancurnya Mimpi Logan Sargeant sebagai Pembalap AS di Formula 109 Agu 2026, 12:34 WIB
- 6 Fakta Yatagarasu, Burung Mitologi yang Jadi Logo Timnas Jepang09 Agu 2026, 12:14 WIB
- 5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan sebelum Menyusun Program Gym09 Agu 2026, 11:34 WIB