Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Performa Beregu Bulu Tangkis Indonesia di Asian Games 2022, Non Medal!

4 min read
Performa Beregu Bulu Tangkis Indonesia di Asian Games 2022, Non Medal!
ilustrasi bulu tangkis (pexels.com/Dongjie Chen)
Share Article

Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, akan segera dimulai pada September mendatang. Ajang olahraga terbesar di Asia yang digelar setiap empat tahun sekali ini kembali mempertemukan atlet-atlet terbaik dari berbagai negara, termasuk para pebulutangkis Indonesia yang akan tampil dalam nomor beregu pada 20–24 September dan perorangan pada 25–29 September 2026. Jelang bergulirnya pertandingan, menarik untuk melihat kembali catatan Indonesia pada edisi sebelumnya, khususnya di nomor beregu.

Pada Asian Games 2022 yang berlangsung di Hangzhou, China, bulu tangkis Indonesia tidak berhasil membawa pulang medali dari nomor beregu. Baik tim putra maupun tim putri harus mengakhiri langkahnya sebelum mencapai podium. Lalu, bagaimana sebenarnya performa tim beregu bulu tangkis Indonesia pada Asian Games 2022 di Hangzhou, China?

  1. 1. Tim beregu putra terhenti di babak delapan besar

    Tim beregu putra Indonesia datang ke Asian Games 2022 dengan status unggulan pertama sehingga langsung mendapat bye pada babak 16 besar. Pada perempat final, Indonesia harus menghadapi Korea Selatan yang sebelumnya menang 3-1 atas Malaysia untuk mengamankan tempat di delapan besar. Sayangnya, Indonesia harus mengakhiri langkahnya setelah takluk 1-3 dari tim Negeri Ginseng tersebut.

    Berikut hasil pertandingan Indonesia melawan Korea Selatan:

    • Anthony Sinisuka Ginting vs Jeon Hyeok Jin: 21-15, 21-17.
    • Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto vs Kang Min Hyuk/Seo Seung Jae: 21-11, 22-24, 17-21.
    • Jonatan Christie vs Lee Yun Gyu: 15-21, 16-21.
    • Leo Rolly Carnando/Daniel Martin vs Kim Won Ho/Na Sung Seung: 18-21, 17-21.

    Kemenangan Anthony pada partai pembuka sempat membawa Indonesia unggul 1-0 dan membuka peluang untuk melaju ke semifinal. Namun, tiga wakil berikutnya gagal menambah poin sehingga Korea Selatan berbalik unggul dan memastikan kemenangan dengan skor 3-1. Hasil tersebut membuat tim beregu putra Indonesia yang berstatus unggulan pertama harus terhenti di babak delapan besar.

  2. 2. Tim beregu putri juga gagal ke semifinal

    Setelah tim putra terhenti di babak delapan besar, tim beregu putri Indonesia juga menghadapi lawan berat pada fase yang sama. Gregoria Mariska Tunjung dan kawan-kawan harus berhadapan dengan China yang berstatus unggulan pertama sekaligus bertindak sebagai tuan rumah Asian Games 2022. Indonesia akhirnya gagal melangkah ke semifinal setelah kalah 0-3 dari tim Negeri Tirai Bambu tersebut.

    Berikut hasil pertandingan Indonesia melawan China:

    • Gregoria Mariska Tunjung vs Chen Yu Fei: 14-21, 12-21.
    • Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Chen Qing Chen/Jia Yi Fan: 12-21, 21-19, 20-22.
    • Putri Kusuma Wardani vs He Bing Jiao: 15-21, 19-21.

    Gregoria menjadi wakil pertama Indonesia yang turun dan harus mengakui keunggulan Chen Yu Fei dalam dua gim langsung. Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti kemudian memberikan perlawanan lebih ketat dengan merebut gim kedua, tetapi akhirnya kalah tipis pada gim penentuan dari Chen Qing Chen/Jia Yi Fan. Kekalahan Putri Kusuma Wardani dari He Bing Jiao pada partai ketiga sekaligus memastikan langkah tim beregu putri Indonesia terhenti di babak delapan besar.

  3. 3. Hasil perolehan medali pada turnamen beregu

    China berhasil meloloskan tim putra dan putrinya ke babak final turnamen beregu bulu tangkis Asian Games 2022. Tim putra China harus melewati pertandingan ketat sebelum mengalahkan India dengan skor 3-2, sedangkan tim putri justru gagal meraih emas setelah kalah 0-3 dari Korea Selatan. Hasil tersebut membuat China dan Korea Selatan berbagi gelar juara pada nomor beregu putra dan putri.

    Perolehan medali tim putra:

    • Medali emas: China.
    • Medali perak: India.
    • Medali perunggu: Jepang dan Korea Selatan.

    Perolehan medali tim putri:

    • Medali emas: Korea Selatan.
    • Medali perak: China.
    • Medali perunggu: Jepang dan Thailand.

    Bagi Indonesia, hasil di Hangzhou menjadi catatan yang perlu diperbaiki menjelang Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya. Terlebih, tim beregu putra Indonesia kembali menempati unggulan pertama pada edisi kali ini sehingga memiliki ekspektasi untuk melangkah lebih jauh dibandingkan pencapaian empat tahun sebelumnya. Menarik untuk melihat apakah status unggulan tersebut dapat dimanfaatkan Indonesia untuk kembali bersaing memperebutkan medali di turnamen beregu Asian Games 2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy

Related Articles

See More