“Mengenai target, yang pastinya dari kami berusaha memberikan dan memaksimalkan performa atlet yang terbaik yang sudah disiapkan jauh-jauh hari. Kalau target dari pemerintah memang kita diharapkan bisa menargetkan dua medali dan syukur-syukur katanya bisa lebih. Tapi, ya, realistisnya kita berusaha memaksimalkan target tersebut,” kata Aris.
Panjat Tebing Bicara Persiapan hingga Target di Asian Games 2026

- Tim panjat tebing Indonesia mematangkan persiapan untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 melalui program latihan dan turnamen internasional.
- Atlet telah mengikuti sekitar empat hingga lima seri turnamen, dengan jumlah yang berbeda sesuai kategori pertandingan.
- Pemerintah mengharapkan dua medali, sementara manajemen berfokus pada performa terbaik tanpa membebani psikologis atlet.
Jakarta, IDN Times - Tim panjat tebing Indonesia mematangkan persiapan menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mendatang. Manajer tim panjat tebing Indonesia, Aries Susanti, memastikan program latihan atlet telah disusun sejak jauh-jauh hari dan diarahkan untuk mencapai performa terbaik saat kompetisi.
Skuad Merah Putih juga telah menjalani sejumlah turnamen sebagai bagian dari proses persiapan menuju pesta olahraga Asia tersebut. Aries menyebut para atlet telah mengikuti sekitar empat hingga lima seri turnamen dan memastikan diri siap tarung di Asian Games 2026.
1. Persiapan sejak jauh hari

Desak Made Rita Kusuma Dewi meraih emas di World Climbing Series Chamonix (dok. World Climbig/Jan Virt) Aries mengatakan, persiapan para atlet panjat tebing Indonesia telah berjalan sesuai program yang disusun tim pelatih. Turnamen internasional yang diikuti para atlet juga menjadi bagian dari proses persiapan tersebut.
Menurut Aries, atlet panjat tebing Indonesia telah menjalani sekitar empat hingga lima seri turnamen menjelang Asian Games. Jumlah tersebut berbeda berdasarkan kategori yang diikuti, terutama antara nomor speed dan nomor lainnya. Para pelatih juga telah menentukan sejak jauh-jauh hari turnamen mana yang perlu diikuti berdasarkan kebutuhan performa atlet untuk Asian Games.
“Persiapan untuk para atlet panjat tebing menuju Asian Games yang pastinya sudah sesuai program yang telah disusun oleh para pelatih. Dimana itu sudah dipersiapkan jauh-jauh hari untuk persiapan Asian Games ini, jadi semua kesiapan memang tertuju untuk Asian Games,” kata Aries kepada IDN Times bebrapa waktu lalu.
2. Dapat beban dua medali di Asian Games

Veddriq Leonardo dan Desak Made Rita Kusuma Dewi meraih emas di World Climbing Series Chamonix (dok. World Climbig/Jan Virt) FPTI berupaya memaksimalkan persiapan seluruh atlet untuk memenuhi target yang telah ditetapkan. Aries mengatakan, pemerintah mengharapkan tim panjat tebing Indonesia mampu meraih setidaknya dua medali di Asian Games 2026.
Aries memastikan, para atlet akan menampilkan performa terbaik di Asian Games 2026.
“Dan yang pastinya, semua atlet akan memberikan dan menampilkan performa terbaik mereka selama mereka sudah menjalankan proses latihan dan persiapan untuk Asian Games ini,” ujar Aries.
3. Tak mau kasih beban pada atlet

Veddriq Leonardo meraih emas di World Climbing Series Chamonix (dok. World Climbig/Jan Virt) Sebelumnya, FPTI menargetkan tiga medali di Asian Games 2026. Namun, sebagai manajer tim,, Aries tak ingin memberikan beban berlebihan kepada para atlet.
Aries juga meyakini, para atlet secara pribadi akan memasang target personal untuk meraih medali emas di ajang olahraga terbesar se-Asia tersebut.
“Semua atlet pasti menargetkan emas karena tidak ada satu pun atlet di dunia ini yang mau kalah. Hanya saja, panjat tebing bukan matematika. Kami di manajemen juga tidak mau membebani psikologis atlet. Kami hanya mau atlet menampilkan performa terbaik. Kami yakin, medali akan mengikuti performa,” kata Aries.



















