Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Performa 8 Wakil Unggulan Indonesia di Kejuaraan Dunia 2026, No Medal!
ilustrasi bulu tangkis (pexels.com/Saif71.com)

Sebanyak 14 wakil Indonesia bertanding di Kejuaraan Dunia 2026. Dari jumlah tersebut, delapan wakil di antaranya berstatus sebagai pemain unggulan. Mereka diharapkan mampu melaju jauh dan menjadi tumpuan Indonesia untuk meraih medali.

Namun, harapan tersebut belum berhasil diwujudkan oleh para wakil unggulan Indonesia. Tak satu pun dari delapan pemain unggulan yang mampu membawa pulang medali dari Kejuaraan Dunia 2026. Lantas, seperti apa performa delapan wakil unggulan Indonesia di turnamen tersebut?

1. Raymond Indra/Nikolaus Joaquin tersingkir di babak 32 besar

Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menjadi pasangan unggulan pertama yang tersingkir di babak 32 besar. Pasangan debutan ini gagal mengatasi ganda putra Malaysia, Junaidi Arif/Yap Roy King dua game langsung dengan skor 16-21 dan 19-21. Duel ganda putra di babak 32 besar ini berlangsung selama 36 menit.

2. Jonatan Christie terhenti di babak 16 besar

Jonatan Christie dipastikan harus kembali mengubur impiannya untuk bisa meraih medali Kejuaraan Dunia. Tunggal putra terbaik Indonesia yang berstatus sebagai unggulan ketiga ini kalah dari wakil Denmark, Rasmus Gemke. Sempat mengambil game pertama dengan skor yang cukup mudah, 21-11, Jonatan menyerah dalam dua game berikutnya dengan skor 13-21 dan 18-21 berdurasi 1 jam 10 menit.

3. Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani juga kalah di babak 16 besar

Satu pasangan unggulan ganda putra juga kalah di babak 16 besar. Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani gagal mengatasi perlawanan pasangan Taiwan, Lee Jhe Huei/Yang Po Hsuan dengan skor yang cukup mudah, 11-21 dan 13-21 hanya dalam 26 menit. Pasangan unggulan kesembilan tersebut masih belum bisa melangkah jauh di Kejuaraan Dunia tahun ini dan dipastikan tanpa medali.

4. Putri Kusuma Wardani juga gagal melewati babak 16 besar

Putri Kusuma Wardani berstatus sebagai unggulan keenam di turnamen ini. Sayangnya, Putri juga harus angkat koper dari Kejuaraan Dunia 2026 setelah kalah dari unggulan ke-15 asal Denmark, Line Christophersen di babak 16 besar. Putri menyerah dua game langsung dengan skor 18-21 dan 17-21 dalam durasi 37 menit dan memastikan wakil tunggal putri Indonesia tak bersisa di New Delhi.

5. Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari terhenti di perempat final

Sempat tampil memukau di babak 16 besar dengan mengalahkan pasangan unggulan kelima asal Malaysia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari gagal melanjutkan tren positif mereka. Pasangan unggulan ke-13 ini takluk dari unggulan ketiga asal Korea Selatan, Baek Ha Na/Lee So Hee dua game langsung dengan skor 11-21 dan 11-21 dalam durasi 54 menit. Meski demikian, hasil ini cukup positif mengingat status mereka yang merupakan debutan sebagai pasangan.

6. Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum juga gagal melaju ke semifinal

Hasil serupa juga dialami pasangan ganda putri Indonesia lainnya. Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum yang berstatus sebagai unggulan ke-12 ini keok atas pasangan unggulan kedelapan asal China, Li Yi Jing/Luo Xu Min. Pasangan debutan ini kalah dua game langsung dengan skor 13-21 dan 14-21 dalam pertandingan yang berlangsung selama 41 menit.

7. Alwi Farhan gagal meraih medali pertamanya

Dari sektor tunggal putra, Alwi Farhan dipastikan tanpa medali Kejuaraan Dunia 2026. Tunggal putra unggulan kesebelas ini gagal mengatasi wakil Taiwan, Chou Tien Chen yang diunggulkan di posisi keenam. Alwi kalah dua game langsung dengan skor 15-21 dan 15-21 dalam durasi 50 menit.

8. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri juga terhenti di perempat final

Sektor ganda putra juga dipastikan pulang tanpa medali dari New Delhi, India. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menjadi ganda putra terakhir yang melaju hingga perempat final di Kejuaraan Dunia 2026. Pasangan debutan yang berstatus sebagai unggulan kedua ini kalah dari ganda putra nonunggulan asal Taiwan, Lee Jhe Huei/Yang Po Hsuan dua game langsung dengan skor 19-21 dan 16-21 dalam durasi 36 menit.

Kekalahan Alwi dan Fajar/Fikri di dua pertandingan terakhir memastikan Indonesia pulang tanpa medali Kejuaraan Dunia 2026 dari pemain unggulan. Hasil ini tentu tidak sesuai dengan yang diharapkan. Meski demikian, perjuangan mereka patut diapresiasi khususnya bagi para debutan yang baru mengikuti Kejuaraan Dunia sebagai pasangan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorAtqo Sy

Related Article