Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Rekap 3 Ganda Putra Indonesia di Kejuaraan Dunia 2026, Tanpa Medali!

Rekap 3 Ganda Putra Indonesia di Kejuaraan Dunia 2026, Tanpa Medali!
ilustrasi bulu tangkis (pexels.com/Dongjie Chen)
Share Article

Indonesia menurunkan tiga pasangan ganda putra di Kejuaraan Dunia 2026 yang berlangsung di New Delhi, India. Ketiganya berstatus unggulan sehingga diharapkan mampu bersaing hingga perebutan medali. Namun, harapan tersebut belum terwujud setelah seluruh wakil Indonesia tersingkir.

Tidak adanya wakil di podium membuat sektor ganda putra Indonesia pulang tanpa medali dari turnamen ini. Meski begitu, ketiga pasangan tetap melalui perjalanan dengan hasil yang berbeda-beda di setiap babak. Lantas, seperti apa performa ketiga ganda putra Indonesia di Kejuaraan Dunia 2026?

  1. 1. Raymond Indra/Nikolaus Joaquin langsung keok pada laga perdana

    Raymond Indra/Nikolaus Joaquin mengawali Kejuaraan Dunia 2026 dari babak 32 besar setelah mendapat bye di babak 64 besar. Sebagai unggulan ke-12, pasangan muda Indonesia yang berstatus debutan di Kejuaraan Dunia ini menghadapi Junaidi Arif/Yap Roy King dari Malaysia yang tidak diunggulkan. Namun, pada pertemuan pertama kedua pasangan, Raymond/Nikolaus harus mengakui keunggulan lawan.

    Raymond/Nikolaus kalah dua game langsung dengan skor 16-21, 19-21 dalam waktu 36 menit. Hasil tersebut membuat mereka menjadi wakil ganda putra Indonesia pertama yang tersingkir dari Kejuaraan Dunia 2026. Debut mereka di turnamen ini pun berakhir setelah hanya memainkan satu pertandingan.

  2. 2. Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani tersingkir di babak 16 besar

    Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani melaju hingga babak 16 besar Kejuaraan Dunia 2026. Berstatus sebagai unggulan kesembilan, mereka menghadapi pasangan Taiwan, Lee Jhe Huei/Yang Po Hsuan. Namun, Sabar/Reza harus mengakhiri langkahnya setelah kalah dua game langsung.

    Sabar/Reza takluk dengan skor 11-21 dan 13-21 dalam pertandingan yang berlangsung selama 26 menit. Kekalahan tersebut membuat rekor pertemuan kedua pasangan kini menjadi imbang 2-2. Dengan hasil ini, Sabar/Reza gagal melanjutkan langkah ke babak perempat final Kejuaraan Dunia 2026.

  3. 3. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri kalah di perempat final

    Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menjadi wakil Indonesia terakhir yang bertahan di sektor ganda putra. Berstatus unggulan kedua, pasangan ini juga menjalani debut sebagai pasangan di Kejuaraan Dunia 2026. Sayangnya, langkah Fajar/Fikri terhenti di babak perempat final.

    Fajar/Fikri kalah dari pasangan Taiwan, Lee Jhe Huei/Yang Po Hsuan, dalam dua game langsung dengan skor 19-21 dan 16-21. Pertandingan tersebut berlangsung selama 32 menit dan menjadi pertemuan kedua bagi kedua pasangan. Dengan hasil ini, rekor head to head mereka kini imbang 1-1, sekaligus membuat Fajar/Fikri gagal meraih medali di Kejuaraan Dunia 2026.

    Hasil di Kejuaraan Dunia 2026 menunjukkan bahwa tiga ganda putra Indonesia belum mampu membawa pulang medali dari New Delhi. Fajar/Fikri menjadi pasangan dengan pencapaian terbaik di sektor ini, yakni di babak delapan besar. Catatan ini menjadi hasil yang perlu dievaluasi untuk menghadapi turnamen-turnamen berikutnya.

    Meski belum berhasil meraih medali, perjalanan ketiga pasangan memberikan pengalaman penting, terutama bagi Raymond/Nikolaus serta Fajar/Fikri yang menjalani debut di Kejuaraan Dunia sebagai pasangan. Persaingan di New Delhi juga menunjukkan bahwa status unggulan tidak selalu menjamin perjalanan hingga babak akhir.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy

Related Articles

See More