Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

6 Pemain Nonunggulan yang Melaju Terjauh di Kejuaraan Dunia 2026

6 Pemain Nonunggulan yang Melaju Terjauh di Kejuaraan Dunia 2026
ilustrasi bulu tangkis (pexels.com/SHVETS production)
Share Article

Kejuaraan Dunia BWF 2026 resmi berakhir pada Minggu (23/8/2026) di New Delhi, India. Selain persaingan para pemain unggulan, turnamen kali ini juga menghadirkan sejumlah kejutan dari pemain-pemain nonunggulan yang mampu melangkah jauh di tengah ketatnya persaingan.

Beberapa di antaranya bahkan mampu menyingkirkan unggulan sejak babak awal dan terus bertahan hingga fase-fase akhir. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah yang berstatus nonunggulan, tetapi berhasil mengamankan medali perunggu setelah menembus semifinal.

Kejutan serupa juga muncul dari sejumlah pemain nonunggulan lain. Berikut enam pemain nonunggulan yang melaju terjauh di Kejuaraan Dunia 2026.

  1. 1. Yeung Nga Ting/Yeung Pui Lam (Hong Kong) tembus perempat final

    Yeung Nga Ting/Yeung Pui Lam menjadi salah satu pemain nonunggulan yang melaju jauh di Kejuaraan Dunia 2026. Ganda putri Hong Kong itu secara mengejutkan menembus perempat final. Sayangnya, perjalanan mereka gagal berlanjut ke semifinal setelah dijegal unggulan pertama asal China, Liu Sheng Shu/Tan Ning. Mereka dibuat tak berkutik dalam duel 2 game yang berjalan selama 42 menit dengan skor 14-21 dan 17-21. Meskipun terhenti pada perempat final, mereka tetap mencatatkan rekor sebagai pebulu tangkis Hong Kong yang melaju terjauh di Kejuaraan Dunia 2026.

  2. 2. Rasmus Gemke (Denmark) melenggang hingga perempat final

    Rasmus Gemke melaju jauh di Kejuaraan Dunia 2026 dengan status nonunggulan. Tunggal putra berkebangsaan Denmark itu mampu melaju hingga perempat final. Langkahnya dihentikan tunggal putra muda Kanada, Victor Lai, yang akhirnya meraih perunggu. Ia kalah dalam pertempuran 2 game dengan skor tipis 19-21 dan 18-21 dalam waktu 54 menit. Dengan mencapai perempat final, Gemke menjadi pemain nonunggulan Denmark yang melaju terjauh di Kejuaraan Dunia 2026.

  3. 3. Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi (China) juga melesat hingga perempat final

    Pemain nonunggulan selanjutnya yang melaju jauh di Kejuaraan Dunia 2026 adalah Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dari China. Sama seperti dua pemain sebelumnya, pasangan ganda putra itu juga melesat hingga perempat final. Mereka gagal ke semifinal setelah dikalahkan duet kenamaan Malaysia yang diunggulkan di urutan keempat, Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Dalam pertandingan 2 game yang berdurasi 35 menit, mereka kalah dengan skor 11-21 dan 17-21.

  4. 4. Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah (Indonesia) melaju hingga semifinal

    Ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, juga termasuk salah satu pemain nonunggulan yang melaju terjauh di Kejuaraan Dunia 2026. Mereka melaju hingga semifinal sebelum akhirnya kalah dan dipastikan meraih perunggu. Laju mereka dihentikan unggulan pertama asal China, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping, dalam duel alot tiga game. Mereka kalah dengan skor ketat 22-20, 14-21, dan 20-22 dalam durasi 97 menit. Hasil itu membuat nama mereka tercatat sebagai satu-satunya pebulu tangkis Indonesia yang membawa pulang medali dari Kejuaraan Dunia 2026.

  5. 5. Treesa Jolly/Gayatri Gopichand Pullela (India) melangkah sampai semifinal

    Berikutnya, pemain nonunggulan yang melaju jauh di Kejuaraan Dunia 2026 adalah Treesa Jolly/Gayatri Gopichand Pullela. Ganda putri tuan rumah itu melangkah sampai semifinal dan mengamankan perunggu. Mereka gagal ke partai puncak setelah takluk dari Liu Sheng Shu/Tan Ning yang merupakan unggulan pertama asal China. Dalam duel panjang 3 game yang berdurasi 71 menit, mereka kalah dengan skor 21-18, 13-21, dan 8-21.

  6. 6. Lee Jhe Huei/Yang Po Hsuan (Taiwan) juga menembus semifinal

    Daftar ini ditutup oleh Lee Jhe Huei/Yang Po Hsuan asal Taiwan. Ganda putra itu juga menembus semifinal dan membawa pulang perunggu layaknya Amri/Nita dan Jolly/Pullela. Harapan mereka untuk ke final pudar setelah kalah dari unggulan ketiga asal China, Liang Wei Keng/Wang Chang, yang akhirnya keluar sebagai juara. Mereka tumbang 2 game langsung dengan skor 18-21 dan 14-21 dalam waktu 30 menit.

    Kehadiran para pemain nonunggulan di fase-fase akhir menjadi salah satu cerita menarik dari Kejuaraan Dunia 2026. Mereka mampu membuktikan bahwa status unggulan bukan satu-satunya penentu sejauh mana seorang pemain dapat melangkah dalam turnamen sebesar ini. Bahkan, beberapa di antaranya berhasil mengamankan medali setelah melewati sejumlah lawan yang secara peringkat lebih tinggi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy

Related Articles

See More