Perjalanan Fajar/Fikri Menjuarai Japan Open 2026, Gelar Juara Perdana

- Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri menjuarai Japan Open 2026 setelah mengalahkan unggulan pertama asal Korea Selatan di final dengan skor 21-19 dan 21-17.
- Perjalanan menuju gelar juara dilalui dengan kemenangan beruntun atas pasangan dari Prancis, Taiwan, Inggris, serta laga dramatis tiga game melawan Jepang di semifinal.
- Gelar ini menjadi trofi perdana Fajar/Fikri pada tahun 2026 sekaligus pencapaian penting yang memperkuat posisi mereka di level elite BWF World Tour.
Japan Open 2026 resmi berakhir pada Minggu (19/7/2026). Gelar juara diraih lima negara berbeda, yakni China, India, Prancis, Korea Selatan, dan Indonesia. Indonesia berhasil membawa pulang satu gelar juara melalui sektor ganda putra berkat penampilan gemilang pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.
Pasangan unggulan kedua tersebut sukses menuntaskan perjuangannya dengan mengalahkan ganda putra andalan Korea Selatan pada partai final. Gelar juara ini sekaligus menjadi pencapaian penting bagi Fajar/Fikri yang terus menunjukkan performa konsisten di level elite BWF World Tour. Namun, perjalanan mereka menuju podium tertinggi tidak diraih dengan mudah karena harus melewati sejumlah pasangan tangguh sejak babak awal. Berikut perjalanan Fajar/Fikri menjuarai Japan Open 2026.
1. Membekuk ganda putra Prancis pada babak pertama
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri membuka perjalanannya di Japan Open 2026 dengan menghadapi ganda putra Prancis. Mereka dihadapkan dengan duet kakak beradik, Christo Popov/Toma Junior Popov, yang saat ini bertengger di peringkat 20 dunia. Pada laga pembuka ini, mereka mengantongi kemenangan 2 game langsung dengan skor 21-19 dan 21-13 dalam durasi 35 menit. Kemenangan itu tercatat sebagai kemenangan kedua mereka kontra Popov bersaudara setelah kemenangan pertama di Thomas Cup 2026 lalu.
2. Mengalahkan ganda putra Taiwan pada babak kedua
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri berhadpan dengan ganda putra Taiwan pada babak kedua Japan Open 2026. Uniknya, mereka kembali menghadapi duet kakak beradik layaknya babak pertama. Mereka berebut tiket perempat final kontra Fang Chih Lee/Fang Jen Lee yang saat ini menduduki peringkat 18 dunia. Dalam duel itu, mereka menang mudah 2 game langsung dengan skor 21-14 dan 21-14 dalam waktu 32 menit. Itu menjadi kemenangan keempat Fajar/Fikri secara beruntun atas Lee/Lee.
3. Menaklukkan ganda putra Inggris pada perempat final
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri masih menjumpai ganda putra nonunggulan pada perempat final Japan Open 2026. Pada babak ini, mereka menghadapi Ben Lane/Sean Vendy yang menghuni peringkat 11 dunia. Fajar/Fikri mengamankan kemenangan 2 game langsung dengan skor 22-20 dan 21-13 dalam waktu 38 menit. Hasil itu membuat mereka semakin unggul dalam rekor pertemuan dengan 2-0 setelah sebelumnya menang saat berhadapan di Denmark Open 2025.
4. Menang dramatis atas ganda putra unggulan Jepang pada semifinal
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menjalani laga sulit pada semifinal Japan Open 2026. Pada babak ini, mereka menghadapi Takuro Hoki/Yugo Kobayashi asal Jepang yang memegang status sebagai unggulan kedelapan. Mereka menang dalam drama pertarungan 3 game yang berjalan selama 74 menit dengan skor 21-14, 19-21, dan 21-18. Kemenangan itu menyeimbangkan rekor pertemuan mereka menjadi 1-1.
5. Membungkam unggulan pertama asal Korea Selatan pada final
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri bersua unggulan pertama pada final Japan Open 2026. Mereka menghadapi Kim Won Ho/Seo Seung Jae asal Korea Selatan yang sudah tiga kali mengalahkan mereka. Meski kalah dari segi peringkat dan rekor pertemuan, Fajar/Fikri tetap sukses memenangkan laga ini. Mereka bahkan menang 2 game langsung dengan skor 21-19 dan 21-17 dalam waktu 45 menit untuk memastikan gelar juara.
Bagi Fajar/Fikri, ini merupakan gelar juara perdana mereka pada 2026 sekaligus gelar juara kedua mereka sejak dipasangkan pertengahan 2025 lalu. Gelar ini juga menjadi modal berharga untuk menghadapi rangkaian turnamen berikutnya. Jika mampu mempertahankan performa tersebut, Fajar/Fikri berpeluang terus bersaing di papan atas BWF World Tour dan menambah koleksi gelar mereka pada musim 2026.



















