Faktor yang Menyulitkan Jorge Martin di MotoGP Aragon 2026

- Jorge Martin finis kelima pada sprint dan balapan utama MotoGP Aragon 2026, setelah start kelima serta sempat bersaing di barisan depan.
- Masalah daya cengkeram sepanjang pekan menghambat Martin mengejar podium. Ia memilih menjaga poin dan menghindari risiko jatuh saat balapan utama.
- Martin mengumpulkan 256 poin dan tetap memimpin klasemen, unggul 19 poin atas Marc Marquez serta 24 poin dari Marco Bezzecchi menjelang GP San Marino.
Jorge Martin langsung memarkirkan motornya di depan garasi tim setelah balapan utama MotoGP Aragon yang dihelat pada Minggu (30/8/2026) malam WIB. Pembalap Aprilia Racing itu menuntaskan balapan di posisi kelima. Martin finis dengan jarak 3,885 detik dari Marc Marquez yang memenangi balapan.
Capaian pada balapan di Sirkuit Motorland Aragon mengalami penurunan dibandingkan saat GP Inggris. Ketika itu, Martin berhasil finis terdepan saat balapan sprint dan finis kedua pada balapan utama. Lalu, apa faktor yang menyulitkan The Martinator dalam balapan kandangnya?
1. Jorge Martin harus puas finis kelima pada balapan sprint dan utama GP Aragon 2026
Performa Jorge Martin sepanjang pekan balap GP Aragon 2026 tidaklah buruk. Pembalap bernomor motor 89 tersebut langsung lolos kepada sesi kualifikasi kedua (Q2) setelah menempati posisi ketujuh saat sesi latihan Jumat (28/8/2026) siang waktu setempat. Martin membukukan perolehan waktu 1 menit 46,027 detik.
Sayangnya, Martin tak berhasil mengamankan posisi start di barisan terdepan. Meski demikian, ia mampu menuntaskan Q2 di posisi kelima dengan catatan waktu 1 menit 45,436 detik. Capaian ini setidaknya membuka peluang Martin bersaing di barisan depan saat balapan sprint dan utama.
Martin sempat melorot ke posisi keenam pada awal balapan sprint. Namun, ia berhasil kembali ke posisi kelima pada lap kedua. Martin sempat berduel dengan Pedro Acosta untuk perebutan posisi keempat. Akan tetapi, Acosta punya kecepatan lebih unggul sehingga Martin finis kelima pada balapan berdurasi 11 lap tersebut.
Martin tentu mengincar hasil lebih baik pada balapan utama. Ia langsung merangsek ke posisi kedua selepas lampu start. Kedudukan itu tak berlangsung lama lantaran Marc Marquez menyalip Martin menjelang berakhirnya lap pertama. Martin turun ke posisi keempat setelah diasapi Pedro Acosta pada lap berikutnya.
Kemudian, Martin melorot ke posisi kelima seusai disalip Alex Marquez. Juara MotoGP 2024 itu berusaha memangkas jarak dari adik kandung Marc Marquez tersebut. Namun, usaha Martin tidak membuahkan hasil hingga bendera finis berkibar.
2. Masalah daya cengkeram menghambat performa Jorge Martin sepanjang pekan balap GP Aragon 2026
Jorge Martin mengaku tak terkejut dengan hasil yang dicapai pada pekan balap GP Aragon 2026. Ia mengaku telah mengetahui dirinya akan kesulitan dalam perebutan posisi podium sejak sesi Jumat. Hal ini menyebabkan Martin mematok target maksimal, yaitu finis di posisi lima besar. Target itu rupanya mampu Martin dapatkan pada balapan sprint dan utama.
"Perasaanku jelas sedikit lebih baik setelah GP Inggris. Jadi, aku berharap bisa bertarung untuk posisi podium. Namun, aku sudah menyadari diriku tidak bisa merealisasikannya sejak sesi Jumat. Aku tahu finis di posisi lima besar akan sulit sehingga diriku senang setidaknya jarakku dengan zona podium lebih dekat ketimbang saat balapan sprint," kata Jorge Martin dilansir Crash.
Martin memperkirakan hal tersebut berdasarkan hambatan yang dialami sepanjang pekan balap GP Aragon. Ia kesulitan mendapatkan daya cengkeram, terutama saat balapan utama. Martin mengaku performanya sedikit lebih baik pada pertengahan balapan sehingga bisa sedikit memangkas jarak dari Alex Marquez. Namun, ia tak mau ambil risiko agar tidak kehilangan poin demi menjaga kans dalam perebutan titel juara.
"Finis lima besar adalah hasil maksimal dan aku berhasil mencetak poin. Aku lebih memilih hal tersebut ketimbang mengambil risiko yang menyebabkan diriku terjatuh. Aku pikir itulah yang perlu dilakukan saat ini. Mungkin aku harus mengambil lebih banyak risiko pada balapan berikutnya, tetapi tidak untuk kali ini," ujar Jorge Martin dikutip Crash.
3. Jorge Martin masih berada di posisi puncak klasemen sementara MotoGP 2026 selepas pekan balap GP Aragon
Jorge Martin meraup 16 poin pada pekan balap GP Aragon 2026. Sebanyak 5 poin diperoleh saat finis kelima pada balapan sprint dan 11 poin pada balapan utama. Tambahan poin tersebut tetap menempatkan Martin di puncak klasemen lewat koleksi 256 poin.
Martin unggul 19 poin atas Marc Marquez. Walau begitu, ia harus mewaspadai kekuatan rivalnya tersebut jika tidak ingin tergusur dari peringkat teratas. Selain Marquez, performa Marco Bezzecchi juga tak boleh luput dari pengawasan Martin.
Bezzecchi menunjukkan hasil konsisten dalam dua balapan terakhir. Rekan setim Ia finis ketiga secara beruntun di GP Inggris dan Aragon pascacedera patah tulang selangka kiri imbas kecelakaan saat sesi kualifikasi GP Jerman. Bezzecchi kini berjarak 24 poin dari Martin selepas GP Aragon.
Seri ke-14 MotoGP 2026 akan digelar di Sirkuit Misano pada 11--13 September 2026. Seri tersebut masuk rangkaian double-header terakhir sebelum memasuki seri balap di luar Eropa. Mampukah Martin menorehkan hasil lebih baik di GP San Marino?





















