Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Rasa Marah yang Bawa Fernandez Menangi MotoGP Inggris 2026
Raul Fernandez pada sesi kualifikasi MotoGP di Sirkuit Mandalika, Sabtu (4/10/2025). (IDN Times/Linggauni)
  • Raul Fernandez dari Trackhouse menjuarai MotoGP Inggris 2026 di Silverstone, memimpin podium yang seluruhnya diisi motor Aprilia bersama Jorge Martin dan Marco Bezzecchi.
  • Fernandez mengaku sempat marah pada diri sendiri sebelum balapan, tetapi sesi pemanasan membantunya memahami batas ban belakang serta mengatur mental, ban, dan bensin sejak lap pertama.
  • Kemenangan ini datang bersamaan dengan perpanjangan kontrak dua tahun di Trackhouse; Fernandez menilai tim berkembang drastis dibanding 2024, saat motornya sulit bersaing di Silverstone.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Pembalap Trackhouse, Raul Fernandez, meraih hasil ciamik di MotoGP Inggris 2026. Dia sukses mengunci posisi pertama dalam balapan yang dihelat di Sirkuit Silverstone, Minggu (9/8/2026).

Fernandez melengkapi keberhasilan Aprilia yang juga mengunci posisi kedua via Jorge Martin, serta ketiga via Marco Bezzecchi di Silverstone. Dia menyebut, kemenangan ini tak lepas dari rasa marah yang di rasakan.

1. Sempat merasakan rasa marah di pagi hari sebelum balapan

Dilansir Crash, Fernandez sempat merasakan rasa marah yang besar di pagi hari sebelum balapan. Dari rasa itu, dia justru menemukan batasan motornya sendiri, terutama dari segi ban belakang.

"Pagi ini (sebelum balapan), saya marah pada diri saya sendiri, dan saya terlalu memaksakan diri. Namun, dari situ, dibantu sesi pemanasan jelang balapan, saya jadi tahu batas ban belakang motor saya," kata Fernandez.

2. Kemarahan yang berpengaruh pada mental

Fernandez juga mengakui, kemenangan di Silverstone ini didapat karena mentalnya yang tangguh. Nah, uniknya, mental itu terbentuk karena rasa marah yang dia rasakan sebelumnya.

"Saya kira balapan ini juga soal mental. Apalagi, selain ban belakang, saya juga harus mengontrol bensin motor saya. Sejak lap pertama, saya coba mengatur semua itu dan berhasil," ujar Fernandez.

3. Perbaikan drastis setelah 2024 yang mengecewakan

Kemenangan di Silverstone ini bersamaan dengan kepastian perpanjagan kontrak Fernandez di Trackhouse selama dua tahun. Dia senang, karena selama membela tim satelit Aprilia ini, banyak perkembangan terasa.

"Sekarang, saya melihat Trackhouse berkembang, setelah pada 2024 lalu di Silverstone saya sulit bersaing karena motor yang tak kompetitif. Sekarang, perkembangan itu terasa sampai ke MotoGP Inggris 2026 ini," ujar Fernandez.

Curated For You

Editorial Team

Related Article